Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

5 Alasan Orang Indonesia Mudah Tertipu Investasi Bodong

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 13:21 WIB
5 Alasan Orang Indonesia Mudah Tertipu Investasi Bodong
Ilustrasi Investasi Bodong (OJK)

Suara.com - Investasi terkadang menjadi kata yang menggiurkan bagi orang Indonesia. Bagaimana tidak, kegiatan ini sering diasumsikan dengan melipatgandakan uang.

Tidak heran, banyak orang tertipu dengan investasi bodong. Apalagi jika investasi tersebut menawarkan modal kecil namun dengan keuntungan yang berlipat. Kejadian ini sering dialami masyarakat Indonesia. Ada banyak alasan orang Indonesia mudah tertipu investasi bodong. Berikut lima di antaranya. 

1. Kurangnya Literasi Finansial

Sudah menjadi rahasia umum jika masyarakat Indonesia termasuk dalam kelompok dengan literasi terendah di seluruh dunia, termasuk dalam literasi finansial.

Akibatnya, orang lebih gampang tertipu investasi bodong. Misalnya, keputusan berinvestasi hanya didasarkan pada cerita teman atau keluarga, yang lebih parah hanya dengan melihat cara marketing yang menggiurkan. Tak banyak masyarakat yang mencari tahu dengan detail sebelum keputusan investasi tersebut diambil. 

2. Gampang Tergiur Keuntungan Besar

Masyarakat Indonesia sangat gampang tergiur keuntungan besar dengan sedikit usaha. Akibatnya, jika ada tawaran investasi dengan iming-iming gampang mendapatkan timbal balik, orang Indonesia pasti mudah tergiur. Apalagi bagi kelas menengah dengan himpitan ekonomi, di mana mereka membutuhkan dana dengan cepat. 

3. Tidak Memerika Pihak Terkait

Bagaimana orang Indonesia memperoleh informasi mengenai investasi? Kebanyakan dari mereka membaca komentar-komentar di media sosial tanpa kroscek ke sumber terpercaya.

Akibatnya, calon investor hanya memperoleh potongan informasi dari skema investasi yang ingin mereka lakukan. Dengan demikian, pertimbangan atas risiko dari investasi tersebut tidak terlalu matang. 

4. Salah Prioritas Finansial

Prioritas finansial juga menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Investasi bodong yang menawarkan keuntungan besar seringkali mendesak kebutuhan prioritas yang lain padahal jumlah uang terbatas. Padahal, investasi seharusnya baru dilakukan setelah semua kebutuhan tercukupi, termasuk dana darurat.

Namun, yang terjadi di masyarakat Indonesia justru sebaliknya. Alih-alih memenuhi semua kebutuhan, mereka lebih memprioritaskan investasi karena iming-iming keuntungan yang besar. Akibatnya, selain merugi prioritas finansial pun jadi terganggu. 

5. Tidak Tahu Modus Investasi yang Berkembang

Banyak sekali modus investasi bodong yang berkembang di luar sana. Perkembangan teknologi juga menjadi faktor makin banyaknya modus investasi bodong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Malaysia Ingin Investasi dan Bangun Resort di Pantai Temajuk Sambas

Pengusaha Malaysia Ingin Investasi dan Bangun Resort di Pantai Temajuk Sambas

Bisnis | Minggu, 06 November 2022 | 13:02 WIB

Profil dan Kekayaan Reza Paten, Crazy Rich Tersangka Investasi Bodong Net89

Profil dan Kekayaan Reza Paten, Crazy Rich Tersangka Investasi Bodong Net89

Lifestyle | Minggu, 06 November 2022 | 11:45 WIB

Menjaga Persawahan Karawang dari Bangunan Beton di Tengah Laju Investasi

Menjaga Persawahan Karawang dari Bangunan Beton di Tengah Laju Investasi

Jabar | Sabtu, 05 November 2022 | 19:41 WIB

Wawancara Dubes Jepang untuk RI (Part 2-Habis): Bagi Jepang, Indonesia Masih Merupakan Pasar yang Atraktif

Wawancara Dubes Jepang untuk RI (Part 2-Habis): Bagi Jepang, Indonesia Masih Merupakan Pasar yang Atraktif

Video | Senin, 07 November 2022 | 08:00 WIB

Bertemu Syekh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, Wapres Ajak Dubai Holding Berinvestasi di IKN

Bertemu Syekh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, Wapres Ajak Dubai Holding Berinvestasi di IKN

| Jum'at, 04 November 2022 | 16:22 WIB

Nilai Tukar Rupiah Tertekan Dolar AS, Bahana TCW Tekankan Pentingnya Diversifikasi Investasi

Nilai Tukar Rupiah Tertekan Dolar AS, Bahana TCW Tekankan Pentingnya Diversifikasi Investasi

Bisnis | Jum'at, 04 November 2022 | 13:54 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB