Harita Nickel Tingkatkan Kehidupan Biota Laut Obi Melalui Terumbu Karang Buatan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 11 November 2022 | 19:02 WIB
Harita Nickel Tingkatkan Kehidupan Biota Laut Obi Melalui Terumbu Karang Buatan
Salah satu area perairan Obi tempat terumbu karang buatan. (Dok: Harita Nickel)

Suara.com - Kerusakan terumbu karang menjadi salah satu keprihatinan dunia. Terumbu karang merupakan ekosistem di perairan laut dangkal yang sebagian besar terbentuk oleh hewan karang yang bersimbiosis dengan alga zooxanthellae. Terumbu karang memiliki peran penting sebagai habitat dan tempat pemijahan ikan dan biota laut lainnya, serta sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup di laut.

Terumbu karang dapat terdegradasi keberadaannya, baik akibat faktor alam maupun aktifitas yang merusak dalam memanfaatkan terumbu karang tersebut. Kerusakan terumbu karang akan  mempengaruhi kehidupan masyarakat pesisir, salah satunya  mata pencaharian mereka sebagai nelayan tentunya akan terganggu akibat habitat ikan yang rusak.

Kepedulian akan hal tersebut membuat Harita Nickel, industri tambang dan hilirisasi nikel di Pulau Obi, terpanggil untuk menjaga kelestariannya. Harita menyadari bahwa terjaganya kehidupan dan biota laut di dalamnya sangat dipengaruhi oleh kondisi terumbu karang.

Penanggung Jawab Teknis dan Lingkungan (PTL) perusahaan, Rico W Albert, mengatakan bahwa pihaknya sangat menyadari kondisi terumbu karang yang baik akan mampu menjaga kehidupan ikan karang dan biota laut lainnya. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Kesadaran akan pentingnya manfaat terumbu karang bagi masyarakat pesisir menjadikan Harita Nickel memperkuat program pelestarian lingkungan dengan penempatan terumbu karang buatan di sekitar wilayah operasional di Pulau Obi," katanya.

Penggunaan Kubus Berongga

Harita Nickel membuat terumbu karang buatan dari bahan yang aman bagi lingkungan laut berbentuk kubus berongga. Bentuk ini dipilih karena kemudahan sistem pengangkutan dan penempatannya. Kubus berongga tersebut disusun sesuai perencanaan dan diharapkan memiliki rongga yang cukup untuk rumah ikan.

Tim pemantau lingkungan laut Harita menyusun terumbu karang di perairan Obi. (Dok: Harita Nickel)
Tim pemantau lingkungan laut Harita menyusun terumbu karang di perairan Obi. (Dok: Harita Nickel)

Rumah karang model kubus ini diharapkan akan memudahkan masyarakat membuat terumbu buatan sejenis. Harita Nickel telah menempatkan sekitar 1000 buah kubus berongga. Ukurannya 40 x 40 x 40 cm dengan ukuran rongga didalamnya 20 x 20 x 20 cm.

Terumbu karang buatan ini ditempatkan di kedalaman laut yang bervariasi, yaitu 3 -5 meter, berdasarkan ukuran air surut terendah. Penempatannya dipilih di lokasi yang kondisi terumbu alaminya sudah terdegradasi atau relatif rusak atau lokasi yang tidak ada terumbu karangnya.

baca juga

Sebelum ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan, tim pemantau laut Harita Nickel melakukan pengamatan kondisi lingkungan laut disekitarnya agar pertumbuhan karangnya optimal. Pemantauan pun rutin dilakukan untuk mengamati pertumbuhan karang di terumbu buatan.

Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat dan Ajak Perguruan Tinggi

Untuk menjaga keberlangsungan habitat ikan karang dan biota laut ini, Harita Nickel juga ingin mengajak akademisi dan masyarakat di pantai barat Pulau Obi. Tujuannya agar semua pihak memiliki kesadaran sama tentang pentingnya terumbu karang.

"Dalam melaksanakan sejumlah program pemantauan dan perlindungan lingkungan, sejauh ini rencana program artificial reef kita melibatkan perguruan tinggi dan masyarakat, baik dalam pembuatan maupun pemantauannya belum terealisasi," ujar Rico.

Dalam beberapa tahun mendatang, kubus-kubus berongga diharapkan bisa menjadi terumbu karang baru, yang dihuni ikan karang dan beragam biota lainnya. Pada saat bersamaan, masyarakat akan memperoleh manfaat ekonomis dan kemudahan memperoleh ikan karang dan biota lainnya.

Pemahaman yang diberikan kepada masyarakat tentang upaya pelestarian lingkungan tentunya akan terus berlanjut, termasuk juga upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah kerusakan ekosistem laut di perairan Pulau Obi, bagi keberlangsungan alam dan manusia saat ini dan tahun-tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Indonesia Grup Dukung Rehabilitasi Terumbu Karang

Pupuk Indonesia Grup Dukung Rehabilitasi Terumbu Karang

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 20:33 WIB

Berbagai Upaya Bersama Jaga Kelestarian Ekologi di Kepulauan Seribu

Berbagai Upaya Bersama Jaga Kelestarian Ekologi di Kepulauan Seribu

News | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 19:39 WIB

Gubernur Sulsel Selamatkan Ekosistem di Laut Dengan Tenggelamkan Apartemen Ikan

Gubernur Sulsel Selamatkan Ekosistem di Laut Dengan Tenggelamkan Apartemen Ikan

Sulsel | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 09:25 WIB

Kembalikan Keindahan Terumbu Karang Sulsel, DKP Rehabilitasi Terumbu Karang Pulau Salebbo Pangkep

Kembalikan Keindahan Terumbu Karang Sulsel, DKP Rehabilitasi Terumbu Karang Pulau Salebbo Pangkep

Sulsel | Minggu, 17 Juli 2022 | 12:35 WIB

Aksi Peduli Lingkungan, Penggemar BTS Transplantasi Terumbu Karang di Laut Lombok Utara

Aksi Peduli Lingkungan, Penggemar BTS Transplantasi Terumbu Karang di Laut Lombok Utara

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 04:25 WIB

4 Tingkatan Umum Rantai Makanan di Laut, Contohnya pada Terumbu Karang

4 Tingkatan Umum Rantai Makanan di Laut, Contohnya pada Terumbu Karang

Lifestyle | Jum'at, 31 Desember 2021 | 16:06 WIB

Terkini

Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Lingkungan Kerja

Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Lingkungan Kerja

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:24 WIB

Bentuk Bumi Semakin Membulat Akibat Perubahan Iklim, Ini Dampaknya Bagi Manusia

Bentuk Bumi Semakin Membulat Akibat Perubahan Iklim, Ini Dampaknya Bagi Manusia

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 21:22 WIB

Apakah Desil 5 Bisa Dapat PIP? Ini Cara Cek Desil Bansos Kemensos.go.id 2026

Apakah Desil 5 Bisa Dapat PIP? Ini Cara Cek Desil Bansos Kemensos.go.id 2026

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 21:09 WIB

Usia 40 Tahun Tensi Normal Berapa? Ini Angka Ideal untuk Pria dan Wanita serta Cara Menjaganya

Usia 40 Tahun Tensi Normal Berapa? Ini Angka Ideal untuk Pria dan Wanita serta Cara Menjaganya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 21:01 WIB

Review Film All of You: Ketika Sains Ikut Campur dalam Urusan Cinta

Review Film All of You: Ketika Sains Ikut Campur dalam Urusan Cinta

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 21:00 WIB

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

×