Jadi Kekuatan Besar Kendaraan Listrik Dunia, DPR: Indonesia Miliki Posisi Tawar Tinggi

Iwan Supriyatna

Sabtu, 03 Desember 2022 | 15:54 WIB
Jadi Kekuatan Besar Kendaraan Listrik Dunia, DPR: Indonesia Miliki Posisi Tawar Tinggi
Ilustrasi kendaraan listrik [Foto: ANTARA]

Suara.com - Pemerintah terus menunjukkan keseriusan membangun ekosistem industri kendaraan listrik alias electric vehicle (EV). Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkirakan, apabila ekosistem ini jadi, sebanyak 60 persen pangsa pasar kendaraan listrik akan bergantung pada produksi Indonesia.

Keseriusan pemerintah mengembangkan industri baterai kendaraan listrik diperkuat melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Edy Soeparno mendukung penuh langkah pemerintah beralih dari penggunaan energi fosil menuju ke energi yang lebih ramah lingkungan.

“Dalam rangka mendukung proyek strategis pemerintah untuk mengembangkan baterai kendaraan listrik, maka perlu didorong pengembangan smelter HPAL dengan hidrometalurgi yang mampu mengolah nikel kadar di bawah 1,7 persen,” kata Eddy Soeparno seperti dikutip pada, Sabtu (3/12).

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Indonesia merupakan negara dengan jumlah cadangan nikel terbesar di dunia. Artinya, Pemerintah dengan gampang bisa menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi baterai kendaraan listrik di dunia.

“Sebagai negara dengan jumlah cadangan nikel terbesar dunia, serta mineral logam lainnya seperti tembaga, mangan, aluminium yang saat ini sedang membangun ekosistem industri kendaraan listrik berbasis baterai,” ucapnya.

“Bahkan Indonesia memiliki posisi tawar yang tinggi dalam menguasai rantai pasok untuk kebutuhan kendaraan listrik berbasis baterai,” jelasnya.

Senada dengan Edy Soeparno, Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun meminta agar Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya perusahaan BUMN sektor energi untuk mengembangkan ekosistem industri baterai kendaraan bermotor listrik.

“Pemerintah dan BUMN bisa memanfaatkan potensi nikel untuk kepentingan dalam negeri. Salah satunya pembuatan baterai kendaraan listrik. Jadi Indonesia ikut dalam menciptakan ekosistem kendaraan listrik,” ujarnya.

baca juga

Dikatakan politisi Partai Nasdem itu, perusahan BUMN bisa memanfaatkan momentum dalam rantai pasok Electric Vehicle (EV) global, dan menjadi pemain utama, karena besarnya cadangan nikel di Indonesia mampu menghasilkan bahan utama dalam produksi baterai.

“Nah, Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan BUMN energi harus bisa memanfaatkan momentum tren transisi energi ini,” sarannya.

Menurut Rudi Bangun, jika pengembangan baterai kendaraan listrik ini berjalan baik, maka Indonesia akan menjadi pemain utama dalam pengembangan industri kendaraan listrik, maka masyarakat akan beralih pada kendaraan listrik dan anggaran untuk BBM akan berkurang.

“Selama ini sebagian besar uang negara dikeluarkan untuk kebutuhan subsidi BBM. Tapi nantinya dengan masyarakat menggunakan kendaraan listrik dan transisi ke bahan bakar yang ramah lingkungan, tentu ini juga akan mengurangi anggaran subsidi BBM,” ungkapnya.

“Kalau Indonesia bisa memaksimalkan sumber daya nikel itu, bukan cuma untuk kebutuhan dalam negeri, tapi juga bisa ekspor baterai kendaraan listrik ke dunia. Ini juga kan dampaknya ke penerimaan negara,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ingin Indonesia Jadi Negara Ekosistem Kendaraan Listrik

Jokowi Ingin Indonesia Jadi Negara Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2022 | 20:17 WIB

Pertamina Uji Coba Pembelian BBM Solar Bersubsidi Menggunakan QR Code Agar Tepat Sasaran

Pertamina Uji Coba Pembelian BBM Solar Bersubsidi Menggunakan QR Code Agar Tepat Sasaran

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2022 | 05:06 WIB

Luhut Sebut Pemerintah Mau Subsidi Warga Pembeli Motor Listrik, Sri Mulyani: Dibahas Dulu

Luhut Sebut Pemerintah Mau Subsidi Warga Pembeli Motor Listrik, Sri Mulyani: Dibahas Dulu

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 16:45 WIB

Terkini

Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar

Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:23 WIB

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:20 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:19 WIB

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:17 WIB

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Health | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:11 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

×