Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Studi Fenometer: Netizen Bangga Keberhasilan Presidensi G20 Indonesia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 07 Desember 2022 | 12:07 WIB
Studi Fenometer: Netizen Bangga Keberhasilan Presidensi G20 Indonesia
Teguh Handoko selaku Founder Fenometer.

Suara.com - Kepemimpinan Indonesia melalui Presidensi G20 mencontohkan peran positif Indonesia dalam menavigasi kepentingan nasional di tengah ketegangan politik internasional saat ini.

Sebagai Presiden G20 tahun 2022, Indonesia menetapkan tiga agenda prioritas yang tidak hanya mewakili kepentingan nasional Indonesia tapi juga kepentingan G20 dan negara-negara di dunia yaitu (1) Penguatan tata kelola kesehatan global, (2) Menciptakan nilai tambah melalui ekonomi digital, dan (3) Mencapai persetujuan global di bidang transisi energi.

Namun upaya menggalang kerjasama G20 untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dunia yang tercermin dalam tiga agaenda prioritas tersebut terhadang oleh krisis geopolitik yang dipicu serangan Rusia ke Ukraina pada bulan Februari 2022.

Akibatnya, terjadi perpecahan dalam G20 dan membuat Kerjasama dalam institusi global ini amat sulit.

Presidensi G20 yang telah dijalankan Indonesia sejak 1 Desember 2021 mencapai puncaknya dengan penyelenggaraan KTT G20 di Bali tanggal 15 dan 16 November 2022.

Terlepas dari sulitnya para menteri dan pemimpin G20 mencapai konsensus tentang komunike bersama, kepemimpinan Indonesia telah memastikan partisipasi semua anggota, termasuk di tingkat pemimpin dan menjaga peran G20 sebagai forum utama untuk kerja sama ekonomi internasional.

Puncak keberhasilan Indonesia adalah disepakatinya Leaders’ Declaration yang diumumkan Presiden Joko Widodo pada penutupan KTT G20 Bali ini.

Ini adalah hasil dari kerja keras diplomasi dari seluruh tim G20 Indonesia di lapangan baik pada Finance Track maupun Sherpa Track. Peran Presiden Joko Widodo juga sangat vital sebagai pemimpin tertinggi untuk terus meyakinkan para pemimpin negara anggota G20 lainnya, akan arti penting KTT G20 di saat ini dan pentingnya menyelamatkan kerjasama multilateral dalam usaha mengatasi persoalan dunia yang demikian banyak dan berat.

Penyelenggaraan KTT G20 oleh Indonesia pada tanggal 15 sampai 16 November 2022 sangat menarik perhatian masyarakat Indonesia secara umum.

Percakapan digital di media sosial Indonesia menjadi isu trending dengan beberapa top hashtag selama periode 10 sampai 20 November 2022.

Tanggapan warga Indonesia terhadap penyelenggaraan dan kesuksesan KTT G20, terekspresikan dengan sentimen positif dan negatif di media sosial.

Hasil pengumpulan dan kategorisasi data tentang percakapan digital dalam periode 10 sampai 20 November 2022 tentang KTT G20 yang dilakukan oleh Fenometer.

“Prioritas urusan internasional terkadang duduk canggung dalam politik nasional Indonesia. Namun dengan proses G20 2022, telah melihat apresiasi yang lebih besar dari Pemerintah tentang betapa pentingnya penyelarasan kepentingan nasional Indonesia dengan peran regional dan internasionalnya untuk mengamankan ambisinya untuk pembangunan nasional," ujar Teguh Handoko selaku Founder Fenometer.

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Professor Evi Fitriani, mengatakan, tingginya percakapan digital netizen Indonesia tentang KTT G20 pada periode ini mengindikasikan perhatian dan keterlibatan yang cukup tinggi netizen Indonesia terhadap pertemuan high profile yang diselenggarakan Indonesia tersebut.

"Adanya fenomena sentimen positif yang dominan menunjukkan dukungan dan persetujuan terhadap langkah dan sikap Indonesia terkait isu-isu substantif yang dibahas dalam G20. Kebanggaan, kelegaan dan kebahagiaan (joy) atas keberhasilan Indonesia menyelenggarakan tugas sebagai presiden G20 secara sukses terutama atas kelancaran, keamanan dan kualitas kegiatan selama KTT G20 di Bali. Apresiasi terhadap Presiden Joko Widodo dan jajaran pemerintahannya yang telah berhasil menjembatani berbagai kepentingan guna mendorong kerjasama dan menghasilkan Leaders’ Declaration. Di sisi lain, terdapat juga fenomena sentimen negatif yang cukup banyak (mengalahkan jumlah sentimen netral) memperlihatkan adanya ketidaktahuan dan ketidakpahaman terhadap G20 dan dinamika yang terjadi di dalamnya; juga terdapat pemikiran kritis terhadap kesenjangan antara sikap pemerintah Indonesia dalam G20 dengan kebijakan yang dipraktekan jajaran pemerintah misalnya dalam isu mekanisme transisi energi, keamanan digital, atau kebebasan mengekspresikan pendapat; Ada pula upaya politisasi melalui framing negatif di media sosial," tutup Evi Fitriani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Fokus Pada Isu Inklusi Keuangan, Menteri BUMN Erick Thohir Apresiasi Peran BUMN Sukseskan Presidensi G20

BRI Fokus Pada Isu Inklusi Keuangan, Menteri BUMN Erick Thohir Apresiasi Peran BUMN Sukseskan Presidensi G20

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2022 | 14:25 WIB

Tak Berhenti di G20, Erick Tohir Siap Tingkatkan Kolaborasi Berkelanjutan dengan PNM

Tak Berhenti di G20, Erick Tohir Siap Tingkatkan Kolaborasi Berkelanjutan dengan PNM

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 19:11 WIB

Erick Thohir Apresiasi Dukungan BUMN Dalam G20

Erick Thohir Apresiasi Dukungan BUMN Dalam G20

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 06:32 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB