Perusahaan BUMN Mau Jual Saham di Tahun Resesi, Nasibnya Bagaimana?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 12 Desember 2022 | 09:25 WIB
Perusahaan BUMN Mau Jual Saham di Tahun Resesi, Nasibnya Bagaimana?
Ilustrasi saham.

Suara.com - Sejumlah perusahaan BUMN dikabarkan akan melakukan Intial Public Offering (IPO) pada tahun 2023 mendatang. Keputusan untuk menjual saham ke publik ini juga ditengah ancaman resesi ekonomi yang akan datang.

Diketahui empat BUMN bersiap melantai di bursa saham, keempatnya adalah PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Pertamina Hulu Energi (PHE), PalmCo, dan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).

Lantas bagaimana nasib saham perusahaan BUMN tersebut, apakah menarik atau tidak?

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan keputusan IPO tentunya telah mempertimbangkan berbagai aspek. 

"Timing yang tepat menjadi salah satu komponen penting dalam pengambilan keputusan," kata Nyoman kepada media ditulis, Senin (12/12/2022). 

Terkait ancaman kondisi krisis pada tahun depan, Nyoman menyebutkan bahwa berdasarkan data yang ada, Indonesia telah mengalami berbagai krisis dan terakhir dialami saat terjadinya pandemic Covid-19 pada 2020. Pandemi Covid-19 telah melanda hampir seluruh wilayah di dunia dan telah meluluh lantakkan perekonomian negara-negara di dunia.

Berdasarkan data BPS lanjut Nyoman ekonomi Indonesia tahun 2020 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,07 persen dibandingkan tahun 2019. Dan pada triwulan ketiga 2022 terhadap triwulan ketiga 2021, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,72 persen.

Tahun 2020 saat pendemi Covid-19, perusahaan yang menerbitkan saham berjumlah 51 perusahaan dengan total perolehan dana sebesar Rp5,6 triliun. Tahun 2021 meningkat menjadi 54 perusahaan atau naik 5,9 persen. 

"Sedangkan pada 2022 ini, sampai dengan 9 Desember 2022 perusahaan yang menerbitkan dan mencatatkan saham di BEI telah mencapai 107 persen dibandingkan tahun 2021, yaitu dari 54 perusahaan menjadi 58 perusahaan, pada sistem e-IPO juga masih terdapat 1 perusahaan yang sedang dalam proses penawaran umum," katanya.

baca juga

Sedangkan data KSEI, ditinjau dari jumlah investor di pasar modal pada 2020 jumlahnya naik 56,2 persen dibandingkan 2019, dan pada 2021 naik tajam 92,9 persen. Pada November 2022, jumlah investor pasar modal telah menembus angka 10,2 juta investor atau naik 35,4 persen dibandingkan tahun 2021. Hal tersebut tentunya mengindikasikan kepercayaan investor dalam berinvestasi di pasar modal masih terjaga baik.

Sementara di tahun 2023 dapat menjadi tahun yang penuh tantangan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi para pelaku usaha untuk bertumbuh mengembangkan bisnis. Prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kondisi yang ada. 

"Kita telah mengalami situasi yang sulit pada saat pandemic Covid-19 terjadi dan diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Kembali Dibuka Meriang, Saham-saham Ini Jadi Pilihan

IHSG Kembali Dibuka Meriang, Saham-saham Ini Jadi Pilihan

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 09:13 WIB

Terbuka Terhadap Kritik, Erick Thohir Dinilai Publik Menteri Terbaik

Terbuka Terhadap Kritik, Erick Thohir Dinilai Publik Menteri Terbaik

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 08:10 WIB

Economic and Market Outlook Capital 2023: Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja

Economic and Market Outlook Capital 2023: Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 06:57 WIB

Terkini

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 07:25 WIB

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

×