Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Perusahaan BUMN Mau Jual Saham di Tahun Resesi, Nasibnya Bagaimana?

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 12 Desember 2022 | 09:25 WIB
Perusahaan BUMN Mau Jual Saham di Tahun Resesi, Nasibnya Bagaimana?
Ilustrasi saham.

Suara.com - Sejumlah perusahaan BUMN dikabarkan akan melakukan Intial Public Offering (IPO) pada tahun 2023 mendatang. Keputusan untuk menjual saham ke publik ini juga ditengah ancaman resesi ekonomi yang akan datang.

Diketahui empat BUMN bersiap melantai di bursa saham, keempatnya adalah PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Pertamina Hulu Energi (PHE), PalmCo, dan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).

Lantas bagaimana nasib saham perusahaan BUMN tersebut, apakah menarik atau tidak?

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan keputusan IPO tentunya telah mempertimbangkan berbagai aspek. 

"Timing yang tepat menjadi salah satu komponen penting dalam pengambilan keputusan," kata Nyoman kepada media ditulis, Senin (12/12/2022). 

Terkait ancaman kondisi krisis pada tahun depan, Nyoman menyebutkan bahwa berdasarkan data yang ada, Indonesia telah mengalami berbagai krisis dan terakhir dialami saat terjadinya pandemic Covid-19 pada 2020. Pandemi Covid-19 telah melanda hampir seluruh wilayah di dunia dan telah meluluh lantakkan perekonomian negara-negara di dunia.

Berdasarkan data BPS lanjut Nyoman ekonomi Indonesia tahun 2020 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,07 persen dibandingkan tahun 2019. Dan pada triwulan ketiga 2022 terhadap triwulan ketiga 2021, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,72 persen.

Tahun 2020 saat pendemi Covid-19, perusahaan yang menerbitkan saham berjumlah 51 perusahaan dengan total perolehan dana sebesar Rp5,6 triliun. Tahun 2021 meningkat menjadi 54 perusahaan atau naik 5,9 persen. 

"Sedangkan pada 2022 ini, sampai dengan 9 Desember 2022 perusahaan yang menerbitkan dan mencatatkan saham di BEI telah mencapai 107 persen dibandingkan tahun 2021, yaitu dari 54 perusahaan menjadi 58 perusahaan, pada sistem e-IPO juga masih terdapat 1 perusahaan yang sedang dalam proses penawaran umum," katanya.

Sedangkan data KSEI, ditinjau dari jumlah investor di pasar modal pada 2020 jumlahnya naik 56,2 persen dibandingkan 2019, dan pada 2021 naik tajam 92,9 persen. Pada November 2022, jumlah investor pasar modal telah menembus angka 10,2 juta investor atau naik 35,4 persen dibandingkan tahun 2021. Hal tersebut tentunya mengindikasikan kepercayaan investor dalam berinvestasi di pasar modal masih terjaga baik.

Sementara di tahun 2023 dapat menjadi tahun yang penuh tantangan. Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi para pelaku usaha untuk bertumbuh mengembangkan bisnis. Prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kondisi yang ada. 

"Kita telah mengalami situasi yang sulit pada saat pandemic Covid-19 terjadi dan diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Kembali Dibuka Meriang, Saham-saham Ini Jadi Pilihan

IHSG Kembali Dibuka Meriang, Saham-saham Ini Jadi Pilihan

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 09:13 WIB

Terbuka Terhadap Kritik, Erick Thohir Dinilai Publik Menteri Terbaik

Terbuka Terhadap Kritik, Erick Thohir Dinilai Publik Menteri Terbaik

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 08:10 WIB

Economic and Market Outlook Capital 2023: Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja

Economic and Market Outlook Capital 2023: Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 06:57 WIB

Terkini

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB