Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Usai Nonton Final Piala Dunia, Saham-saham Ini Bisa Jadi Santapan Investor Pagi Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 19 Desember 2022 | 09:29 WIB
Usai Nonton Final Piala Dunia, Saham-saham Ini Bisa Jadi Santapan Investor Pagi Ini
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini kembali dibuka melemah tipis ke level 6.810 setelah pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup pada level 6.812. Meski begitu sejumlah saham masih bisa jadi santapan para investor pada hari ini usai menyaksikan partai final Piala Dunia tadi malam.

Mengutip data RTI, Senin (12/12/2022), IHSG dibuka turun tipis  1,9 basis poin atau melemah 0,03 persen ke posisi 6.810.

Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG terus merangkak turun hingga posisi 6.781 atau telah mengalami pelemahan sebesar 0,44 persen.

Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 355 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp245 miliar dan volume transaksi mencapai 25 ribu kali.

Sebanyak 126 saham berhasil menguat, 126 saham bergerak melemah dan 240 saham bergerak stagnan.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas mengatakan pola gerak IHSG terlihat masih berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi kenaikan terbatas.

Salah satu alasannya adalah aliran dana asing yang masuk ke dalam pasar modal Indonesia masih menunjukkan minat investasi cukup besar.

"Dari sisi fundamental, perekonomian juga masih memperlihatkan kestabilan dari data perekonomian yang terlansir," kata William dalam analisanya.

William optimistis faktor tersebut akan menopang pertumbuhan IHSG baik dalam jangka pendek-menengah maupun panjang. Ia pun menyarankan investor untuk melihat faktor-faktor ini sebagai bahan pertimbangan berinvestasi di pasar modal dalam negeri.

Adapun, prediksinya indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.681 dan resistance 6.871. Dengan saham pilihan, William merekomendasikan TBIG, HMSP, UNVR, ICBP, WIKA, GGRM, BBCA, dan BINA. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Mendadak Jual Triliunan Saham Tesla, Mau Borong Bitcoin dan DOGE?

Elon Musk Mendadak Jual Triliunan Saham Tesla, Mau Borong Bitcoin dan DOGE?

Bisnis | Minggu, 18 Desember 2022 | 10:32 WIB

Sepanjang Tahun Ini, Investor Asing Catatkan Beli Bersih Rp 66,2Triliun

Sepanjang Tahun Ini, Investor Asing Catatkan Beli Bersih Rp 66,2Triliun

Bisnis | Minggu, 18 Desember 2022 | 08:41 WIB

Perusahaan Raksasa AS Borong 29 Persen Saham GOOD Senilai Rp6,2 Triliun

Perusahaan Raksasa AS Borong 29 Persen Saham GOOD Senilai Rp6,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2022 | 19:38 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB