Campuran 40% Minyak Sawit di BBM Akan Dikembangkan, Pemerintah Akui Masih Terkendala

M Nurhadi

Kamis, 22 Desember 2022 | 17:38 WIB
Campuran 40% Minyak Sawit di BBM Akan Dikembangkan, Pemerintah Akui Masih Terkendala
Penggunaan Biodiesel B30 pada kendaraan komersial sebagai bagian dari uji coba sepanjang 2019 [ANTARA Foto].

Suara.com - Rencana pemerintah untuk mencampur minyak sawit sebesar 35 persen di BBM solar atau B35 pada tahun 2023 nanti dikonfirmasi oleh Kepala Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurachman.

"Mengenai B35 kewenangan memang ada di Kementerian ESDM. Yang saya tahu, mereka menyatakan mulai Januari tahun depan akan diterapkan B35. Artinya biosolar di masyarakat di dalamnya akan tercampur 35 persen biodiesel. Akan diterapkan sejak 1 Januari 2023," ungkap Eddy dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/12/2022).

Ia menambahkan, berkaitan dengan pengembangan B40, pemerintah belum memutuskan kapan akan diimplementasikan, namun yang jelas pihaknya memberikan dukungan uji coba B40.

"Hasilnya cukup baik meski ada perhatian dari kapasitas produksi produsen-produsen biodiesel," ungkap dia.

Selain itu, ia menyebut, produsen belum mampu memenuhi apabila dilakukan penerapan B40, sehingga hal tersebut menjadi pertimbangan pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM untuk menggunakan B35 dahulu pada 2023.

"Ada beberapa hal yang jadi pertimbangan kami, hal itu terkait dengan kapasitas produksi produsen biodisel. Kapasitas produksinya masih dipikirkan jangan sampai, karena B40 volumenya kan naik, kurang lebih berada di 15 juta kiloliter. Sedangkan kapasitas produksi dari produsen biodiesel itu 16 juta. Sangat rentan," ungkapnya, dikutip dari Antara.

Meski begitu, pemerintah tidak menutup kemungkinan penggunaan B40.

Adapun program biodiesel merupakan mandatori Presiden Joko Widodo, sehingga tugas BPDPKS dalam hal ini adalah memberikan dukungan pendanaan untuk pengembangan serta memberikan insentif kepada pengusaha biosolar.

Dalam laporannya, sejak pemberlakuan mandatori biodiesel 2015 lalu, BPDPKS telah menyalurkan dana sebesar Rp 144,59 triliun yang digunakan untuk memberikan pendanaan terhadap penyaluran biodiesel sebesar 42,98 juta KL.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Depan, BBM Akan Dicampur dengan 'Minyak Goreng'

Tahun Depan, BBM Akan Dicampur dengan 'Minyak Goreng'

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2022 | 14:56 WIB

Ternyata Minyak Sawit Bisa Diproduksi Tanpa Pohon Kelapa Sawit, Ini Buktinya

Ternyata Minyak Sawit Bisa Diproduksi Tanpa Pohon Kelapa Sawit, Ini Buktinya

Video | Senin, 28 November 2022 | 10:45 WIB

99 Pabrik Kelapa Sawit di Kaltim, Terbanyak di Kutai Timur

99 Pabrik Kelapa Sawit di Kaltim, Terbanyak di Kutai Timur

Kaltim | Jum'at, 25 November 2022 | 12:08 WIB

Makin Ngegas, Harga Sawit Riau Pekan Ini Tembus Rp2.848 per Kg

Makin Ngegas, Harga Sawit Riau Pekan Ini Tembus Rp2.848 per Kg

Riau | Kamis, 17 November 2022 | 07:40 WIB

China Beli 1 Ton CPO dari Indonesia Dengan Nilai Capai 1,5 Miliar Dolar AS

China Beli 1 Ton CPO dari Indonesia Dengan Nilai Capai 1,5 Miliar Dolar AS

Sulsel | Jum'at, 11 November 2022 | 14:59 WIB

Top! China Teken Kesepakatan Beli Satu Juta Ton CPO dari Indonesia

Top! China Teken Kesepakatan Beli Satu Juta Ton CPO dari Indonesia

Riau | Jum'at, 11 November 2022 | 14:54 WIB

Terkini

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×