Olah Maggot jadi Pakan Ikan, Desa Panembangan Cuan Rp20 Juta Seminggu

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 23 Desember 2022 | 13:16 WIB
Olah Maggot jadi Pakan Ikan, Desa Panembangan Cuan Rp20 Juta Seminggu
Kepala Desa Panembangan, Untung Sanyoto (Fadil)

Suara.com - Persoalan pasokan pakan ikan sejak lama sudah dirasakan oleh para pembudi daya ikan di wilayah Banyumas Jawa Tengah, harga pakan ikan produksi pabrik yang terus merangkak naik jadi persoalan.

Kondisi ini dilihat menjadi peluang besar oleh Desa Panembangan, Kecamatan Cilongkok, Banyumas, Jawa Tengah yang sudah beberapa tahun terakhir melakukan pengembangan pembudidayaan maggot yang berasal dari larva lalat Black Soldier Fly (BSF) sebagai bahan baku alternatif untuk pembuatan pakan ikan.

Menumpuknya sampah di Desa Panembangan ternyata menjadi berkah karena menjadi media utama pengembangan budidaya maggot.

Kepala Desa Panembangan, Untung Sanyoto mengatakan di desanya terdapat tempat pengolahan sampah yang dipisahkan antara organik dan non organik.

"Sampah-sampah organik ini di pilah pilih menjadi satu dan dikirim ke kelompok budidaya maggot di desa kami," ungkap Untung Sanyoto kepada suara.com disela-sela acara Nugraha Karya Desa Brillian di Menara Brillian, Jakarta, Kamis malam (22/12/2022).

Sampah-sampah organik yang telah menghasilkan maggot tersebut lantas akan dibuat tepung pakan ikan yang memiliki nilai protein yang tinggi. Dalam proses ini dikatakan Untung ada 2 manfaat yang langsung dirasakan, pertama sampah-sampah organik menghilang karena termakan oleh maggot, dan manfaat kedua maggot-maggot yang berjumlah ribuan tersebut langsung dibuat tepung pakan ikan.

"Keunggulan itu, di antaranya karena maggot mengandung protein tinggi dan berkualitas yang dibutuhkan oleh ikan, pembuatan yang mudah dilakukan oleh siapa saja dengan biaya produksi yang murah dan terjangkau karena media utamanya adalah sampah organik," paparnya.

Untung pun mengungkapkan setiap minggunya maggot yang bisa diproduksi menjadi tepung pakan ikan ini mencapai 2,5 ton dengan nilai jual Rp8.000 per bungkus.

"Kalau setiap minggu kita itu bisa produksi maggot sekitar 2,5 ton tepung maggot dengan harga Rp8.000 per bungkus, kalau pakan ikan pabrik kan lebih mahal disana itu bisa Rp13.000 per bungkus," papar Untung.

Dirinya pun bilang, produksi tepung pakan ikan maggot tersebut selalu ludes terjual setiap minggunya, karena sudah ada pembeli tetap yang selalu datang ke BUMDes-nya.

"Kalau seminggu itu sudah pasti habis terjual, kira-kira bisa menghasilkan Rp20 jutaan/minggu," katanya.

Kedepannya Untung berharap bisa lebih meningkatkan produksi maggot untuk pakan ikan ini, demi meningkatkan pendapatan bagi masyarakat desa. Sehingga ekonomi masyarakat sekitar bisa lebih baik lagi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ditutup Tokcer, Saham GOTO Jadi Buruan Investor

IHSG Ditutup Tokcer, Saham GOTO Jadi Buruan Investor

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2022 | 15:56 WIB

Jokowi Larang Ekspor Bauksit, Negara Bisa Cuan Hingga Rp62 Triliun

Jokowi Larang Ekspor Bauksit, Negara Bisa Cuan Hingga Rp62 Triliun

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2022 | 13:18 WIB

Tren & Strategi Digital Marketing 2023: Konten Kreator & Influencer Masih Jadi Kunci Sukses untuk Raup Cuan

Tren & Strategi Digital Marketing 2023: Konten Kreator & Influencer Masih Jadi Kunci Sukses untuk Raup Cuan

Lifestyle | Rabu, 21 Desember 2022 | 09:13 WIB

Terkini

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB