Orang Indonesia Ternyata Banyak yang Raup Cuan di Pasar Modal AS, Ini Buktinya

Selasa, 10 Januari 2023 | 19:46 WIB
Orang Indonesia Ternyata Banyak yang Raup Cuan di Pasar Modal AS, Ini Buktinya
Ilustrasi investasi saham.(Pexels/Anna Nekrashevich)

Suara.com - Data publikasi Kementerian Keuangan Amerika Serikat memperlihatkan tingginya animo masyarakat Indonesia berinvestasi di Amerika Serikat (AS). Aset long term securities investor Indonesia di pasar modal AS mengalami peningkatan hingga 9,87 kali lipat dalam kurun waktu September 2018 hingga September 2022.

Nilai aset naik dari 358 juta dolar AS di tahun 2018 menjadi 3,5 miliar dolar AS di tahun 2022. Peningkatan aset ini terjadi justru di saat negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand mengalami penurunan.

Kementerian Keuangan AS (US Department of Treasury) secara rutin mempublikasikan data aset sekuritas (efek) termasuk saham lintas batas yang diperdagangkan oleh penduduk luar negeri. Termasuk juga efek luar negeri yang diperdagangkan oleh penduduk AS. Publik bisa mengaksesnya di https://home.treasury.gov/data/treasury-international-capital-tic-system-home-page/tic-forms-instructions/securities-b-portfolio-holdings-of-us-and-foreign-securities.

Vice President Gotrade Indonesia Ajisatria Suleiman mengatakan bahwa penduduk Indonesia sudah sejak lama memanfaatkan produk keuangan di Amerika Serikat sebagai sarana mengelola diversifikasi risiko investasi.

Aji menilai ketidakpastian ekonomi global juga menjadi pendorong kebutuhan diversifikasi risiko tersebut.

“Statistik ini menunjukkan buktinya. Namun sayangnya, selama ini opsi penting diversifikasi investasi ini hanya dimiliki oleh kalangan terbatas saja," kata dia dikutip Selasa (10/1/2023).

Aji menambahkan bahwa data yang dipublikasikan oleh US Department of Treasury ini sesuai dan konsisten dengan data internal investasi yang dimiliki Gotrade.

Menurutnya, hampir 90 persen nasabah Gotrade yang berinvestasi di NASDAQ dan NYSE, juga memiliki portofolio bursa saham lokal di Indonesia.

“Dari total portofolio tersebut, mereka rata-rata mengalokasikan hanya sekitar sepertiga investasinya untuk produk keuangan di AS. Mayoritasnya tetap berinvestasi di berbagai saham di Bursa Efek Indonesia. Artinya, pengguna Gotrade sudah secara sadar melakukan praktik diversifikasi risiko antara bursa lokal dan global,” pungkasnya.

Baca Juga: Saham GOTO Masih Jadi Rekomendasi Buy Investor, Diprediksi Naik Lebih dari 100%

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI