Aturan Insentif Kendaraan Listrik Masih Digodok, Menteri ESDM: Lagi Dimatengin

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 13 Januari 2023 | 16:46 WIB
Aturan Insentif Kendaraan Listrik Masih Digodok, Menteri ESDM: Lagi Dimatengin
Model memperagakan cara pengisian ulang daya pada mobil listrik selama pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (11/11/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah saat ini masih menggodok aturan pemberian insentif bagi pembelian mobil atau motor listrik. Insentif tersebut akan diberikan kepada pembelian kendaraan listrik, baik mobil maupun motor, yang diproduksi oleh perusahaan yang memiliki pabrik di Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungapkan aturan tersebut belum bisa dikeluarkan secepatnya dalam waktu dekat, karena masih dilakukan pembahasan lebih lanjut.

"Lagi dimatengin," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/1/2023).

Sayangnya Arifin tak menjelaskan lebih lanjut terkiat proses pembahasannya sudah sampai mana, dia hanya bilang aturan final terkait pemberian insentif kendaraan listrik ini perlu sedikit lagi.

"Perlu sedikit lagi. Iya, mekanismenya masih perlu dibahas," katanya.

Sementara itu ditempat yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dalam waktu dekat ini aturan terkait insentif ini akan diumumkan ke publik, jika semua aturan insentif ini sudah difinalisasi.

"Nanti akan diputuskan segera," kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan bahwa pemerintah berencana memberikan insentif untuk pembelian mobil listrik besarnya sekitar Rp80 juta, dan untuk mobil listrik berbasis hybrid sekitar Rp40 juta. Sedangkan untuk jenis kendaraan roda dua, pembelian motor listrik memperoleh insentif sekitar Rp8 juta. Sementara, motor konversi menjadi motor listrik mendapat insentif sekitar Rp5 juta. Total anggaran yang disiapkan pemerintah pun mencapai Rp5 triliun.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar: Insentif Kendaraan Listrik Sebaiknya Dialokasikan Sebagai Subsidi Transportasi Umum

Pakar: Insentif Kendaraan Listrik Sebaiknya Dialokasikan Sebagai Subsidi Transportasi Umum

Otomotif | Senin, 09 Januari 2023 | 20:23 WIB

Menteri ESDM Segera Bahas Pembatasan Penggunaan Pertalite

Menteri ESDM Segera Bahas Pembatasan Penggunaan Pertalite

Bisnis | Senin, 09 Januari 2023 | 08:07 WIB

Di Balik Wacana Insentif Kendaraan Listrik, Ada Potensi Macet yang Kian Kronis

Di Balik Wacana Insentif Kendaraan Listrik, Ada Potensi Macet yang Kian Kronis

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 13:10 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional 18 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.150 per Kilogram

Harga Pangan Nasional 18 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.150 per Kilogram

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:33 WIB

Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya

Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 09:32 WIB

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:28 WIB

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:25 WIB

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

×