Pengamat: Indonesia Jangan Terpaku Ekspor ke Eropa, Ekonomi Mereka Lagi Susah!

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 17 Januari 2023 | 10:59 WIB
Pengamat: Indonesia Jangan Terpaku Ekspor ke Eropa, Ekonomi Mereka Lagi Susah!
Kegiatan ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Priok. (Dok: IPCC Terminal Kendaraan)

Suara.com - Pengamat dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyarankan agar pemerintah mencari tujuan ekspor baru guna mempertahankan surplus neraca perdagangan.

Lebih spesifik lagi, Indonesia menurutnya, harus segera memetakan negara mana saja yang pertumbuhan ekonominya tetap stabil atau minimal penurunannya tidak terlalu signifikan, terutama di luar wilayah Eropa.

Pasar alternatif ekspor Indonesia diharapkan tidak lagi hanya terpaku pada negara tertentu saja di wilayah Eropa. Terlebih saat ini kondisi ekonomi wilayah itu tengah terguncang.

"Strategi perdagangan kita minimal dalam jangka pendek ini cari pasar alternatif lain. Karena Eropa lagi mandek, ya kita cari negeri lain untuk kita jual beli dan saling dagang. Itu sih kunci utamanya," kata pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Dzulfian Syafrian, Selasa (17/1/2023).

Tidak hanya itu, memperkuat peran atase perdagangan melalui kedutaan besar Indonesia di luar negeri dalam memetakan barang apa yang dibutuhkan oleh pasar global, dinilai dapat mempertahankan surplus neraca perdagangan Indonesia.

Menurut Dzulfian, pemetaan sangat penting agar Indonesia bisa memasok komoditas yang langka di negara tertentu.

"Itulah sebabnya kita mesti memperkuat peran atase perdagangan itu di luar negeri. Jadi mereka mesti memetakan, misalnya negara A enggak punya barang nih, sedangkan kita punya. Pasti mereka dengan senang hati membeli barang kita, atau sebaliknya juga," ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (16/1) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2022 surplus 3,89 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 23,83 miliar dolar AS dan impor 19,94 miliar dolar AS.

Neraca perdagangan Indonesia ini mencatatkan surplus selama 32 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Neraca perdagangan komoditas non-migas tercatat surplus 5,61 miliar dolar AS, di mana komoditas penyumbang terbesarnya yaitu bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Perlu Cari Tujuan Ekspor Baru Guna Pertahankan Surplus Neraca Perdagangan

Indonesia Perlu Cari Tujuan Ekspor Baru Guna Pertahankan Surplus Neraca Perdagangan

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 10:51 WIB

Moduit dan Finansialku Bersinergi Jangkau Investor Pemula

Moduit dan Finansialku Bersinergi Jangkau Investor Pemula

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 10:41 WIB

Usut Dugaan Korupsi Bansos Era Anies, DPRD DKI Segera Panggil Pasar Jaya

Usut Dugaan Korupsi Bansos Era Anies, DPRD DKI Segera Panggil Pasar Jaya

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 10:35 WIB

Masih Ngegas, IHSG Pagi Ini Dibuka Naik ke Level 6.699, Saham Blue Chip Jadi Andalan

Masih Ngegas, IHSG Pagi Ini Dibuka Naik ke Level 6.699, Saham Blue Chip Jadi Andalan

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 09:17 WIB

Sejak Pandemi 2020, Penjualan Mobil Astra dan Nasional Catat Pertumbuhan Tertinggi pada 2022

Sejak Pandemi 2020, Penjualan Mobil Astra dan Nasional Catat Pertumbuhan Tertinggi pada 2022

Otomotif | Senin, 16 Januari 2023 | 20:34 WIB

Sempat Tak Berdaya Diawal Sesi, IHSG Sukses Melesat 46,2 Poin

Sempat Tak Berdaya Diawal Sesi, IHSG Sukses Melesat 46,2 Poin

Bisnis | Senin, 16 Januari 2023 | 16:39 WIB

Terkini

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:42 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP

LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:35 WIB