Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Bos Bulog Ngambek ke Mendag Zulhas Karena Dilarang Impor Beras: Batalin Aja!

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 17 Januari 2023 | 11:44 WIB
Bos Bulog Ngambek ke Mendag Zulhas Karena Dilarang Impor Beras: Batalin Aja!
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) tampaknya tak satu suara soal rencana impor beras gelombang kedua yang akan dilakukan pada Februari 2023 mendatang sebanyak 300 ribu ton.

Pasalnya, Mendag Zulhas mewanti-wanti bahwa keran impor beras terakhir akan dilakukan pemerintah sampai akhir bulan Januari ini.

"Kalau dibatalin (impor beras) ya tidak apa-apa, kan tanggung jawab bukan saya, ini kan semua perintah negara," kata Buwas di Gedung DPR RI dikutip Selasa (17/1/2023).

"Kalau diminta dibatalin ya batalin, gitu kita mah, tidak ada masalah, tidak usah dibikin pusing," tambah Buwas.

Diketahui rencananya Perum Bulog bakal mendatangkan impor beras gelombang kedua pada Februari 2023 sebanyak 300 ribu ton, setelah sebelumnya melakukan impor beras pada Desember 2022 lalu sebanyak 200 ribu ton. Sehingga total ada sekitar 500 ribu ton beras impor dengan nilai Rp4,4 triliun untuk pemenuhan cadangan beras pemerintah (CBP).

Sebelumnya Mendag Zulhas menoak mentah-mentah rencana impor beras yang akan dilakukan Perum Bulog terebut.

Dia mengemukakan, untuk impor beras akan disetop pada akhir Januari 2023 ini.

"Beras Januari end, enggak boleh lagi (impor beras). Januari. Enggak bisa lagi, saya kasih izin sampai Januari. Abis itu enggak bisa lagi," ujar Mendag dikutip Senin (16/1/2023).

Mendag pun mengaku tidak mau ambil pusing soal rencana Bulog yang akan mendatangankan impor beras sebanyak 300 ribu ton tersebu. Dia bilang saat ini sejumlah daerah di Tanah Air sudah melakukan panen raya, sehingga lebih baik menyerap hasil tani dalam negeri.

"Ya salahin sendiri dong. Kita beli petani lah, kan udah panen. Beli ke petani yang banyak baru setelah itu kita operasi pasar," kata Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Mau Impor Beras 300 Ribu Ton Lagi, Mendag Langsung Tolak Mentah-mentah: Enggak, Kita Beli Panen Petani

Bulog Mau Impor Beras 300 Ribu Ton Lagi, Mendag Langsung Tolak Mentah-mentah: Enggak, Kita Beli Panen Petani

Bisnis | Senin, 16 Januari 2023 | 11:51 WIB

Zulhas Panen Padi Pertama 2023 di Mulyaharja Bogor

Zulhas Panen Padi Pertama 2023 di Mulyaharja Bogor

Bisnis | Sabtu, 14 Januari 2023 | 11:57 WIB

Zulkifli Hasan Ngeles Soal Bagi-bagi Minyak Goreng Gratis Buat Kampanye Anak: Kan Belum Jadi Caleg...

Zulkifli Hasan Ngeles Soal Bagi-bagi Minyak Goreng Gratis Buat Kampanye Anak: Kan Belum Jadi Caleg...

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB