Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Gara-gara Gagal Bayar, Bos Properti Evergrande Kini Jatuh Miskin, Jual Rumah dan Jet Pribadi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 23 Januari 2023 | 14:31 WIB
Gara-gara Gagal Bayar, Bos Properti Evergrande Kini Jatuh Miskin, Jual Rumah dan Jet Pribadi
Pendiri Evergrande Jual Aset. [ANTARA]

Suara.com - Beberapa tahun terakhir orang super kaya di China mendadak jatuh miskin, terutama para pengusaha yang berkecimpung dalam bisnis properti.

Salah satunya adalah Hui Ka Yan, bos pengembang real estat China Evergrande, dimana kekayaan Hui telah anjlok hampir 93%, menurut data Bloomberg Billionaires Index.

"Pernah menjadi orang terkaya kedua di Asia, kekayaan Hui turun dari USD42 miliar pada puncaknya pada 2017 menjadi sekitar USD3 miliar," kata Bloomberg dikutip CNN, Senin (23/1/2023).

Evergrande adalah pengembang paling berutang di China dengan liabilitas USD300 miliar, dan telah menjadi pusat masalah real estat negara itu sejak 2021. Demi menyelamatkan usahanya Hui bahkan menggunakan kekayaan pribadinya untuk menopang perusahaannya yang sedang berjuang, menjual rumah miliknya dan jet pribadi.

Tapi itu jauh dari cukup dan Evergrande gagal membayar obligasi dolar AS pada Desember 2021 setelah berjuang selama berbulan-bulan untuk mengumpulkan uang tunai untuk membayar kreditur, pemasok, dan investor. Tahun lalu, perusahaan gagal menyampaikan rencana awal restrukturisasi utangnya , yang menyebabkan kekhawatiran lebih lanjut tentang masa depannya.

Evergrande sangat besar Ia memiliki sekitar 200.000 karyawan, meraup lebih dari USD110 miliar penjualan pada tahun 2020 dan memiliki lebih dari 1.300 pengembangan di lebih dari 280 kota.

Analis telah lama khawatir bahwa jatuhnya Evergrande dapat memicu risiko yang lebih luas untuk pasar properti China, merugikan pemilik rumah dan sistem keuangan yang lebih luas. Real estat dan industri terkait menyumbang sebanyak 30% dari PDB.

Tapi Hui bukan satu-satunya yang mengalami kehancuran kekayaan besar-besaran akhir-akhir ini. Elon Musk, CEO Tesla, SpaceX, dan Twitter, telah menjadi orang pertama yang kehilangan kekayaan $200 miliar, menurut Bloomberg bulan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mimpi Punya Apartemen, Konsumen Ini Justru Kena Tipu Bakrie Cs

Mimpi Punya Apartemen, Konsumen Ini Justru Kena Tipu Bakrie Cs

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2023 | 20:23 WIB

Bisnis Properti Bakal Meroket Tahun 2023 Berkat Proyek Pemerintah Jokowi

Bisnis Properti Bakal Meroket Tahun 2023 Berkat Proyek Pemerintah Jokowi

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2023 | 12:59 WIB

Tahun Lalu Gen Z Dominasi Pencarian Rumah, Sektor Properti Optimistis pada 2023

Tahun Lalu Gen Z Dominasi Pencarian Rumah, Sektor Properti Optimistis pada 2023

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2023 | 15:09 WIB

Terkini

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:09 WIB

Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor

Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:41 WIB

Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun

Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:38 WIB

Purbaya Tak Masalah Jika Gaji Menteri Dipotong, Perkirakan Sampai 25%

Purbaya Tak Masalah Jika Gaji Menteri Dipotong, Perkirakan Sampai 25%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:35 WIB

IHSG Akhirnya Perkasa Naik 4 Persen, Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Perkasa Naik 4 Persen, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:15 WIB