Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Kementerian PUPR Akan Pasang Early Warning System di Bendungan Kuwil Kawangkoan

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 31 Januari 2023 | 19:29 WIB
Kementerian PUPR Akan Pasang Early Warning System di Bendungan Kuwil Kawangkoan
Direktur Sungai dan Pantai Ditjen SDA Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombagia saat meninjau Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat, (27/1/2023). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) akan memasang Early Warning System (ESW) banjir atau sistem peringatan dini di Bendungan Kuwil Kawangkoan, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut). Adanya fasilitas tersebut diharapkan dapat memitigasi bencana banjir yang kerap melanda Kota Manado.

"Untuk bendungan ini, ke depan akan ditambahkan Early Warning System," tutur Direktur Sungai dan Pantai Ditjen SDA Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombagia kepada awak media saat meninjau Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat, (27/1/2023).

EWS merupakan suatu metode yang digunakan untuk mendeteksi bencana banjir dan memantau titik daerah yang sering mengalami banjir. Metode ini menggunakan instrumen berupa sensor-sensor yang dipasang di titik-titik yang sering mengalami banjir. Selain sensor, kamera juga dipasang guna mengetahui estimasi waktu banjir.

"Early warning system yang ditambahkan di sini nantinya akan terintegrasi dengan early warning system yang ada di hilir agar supaya pola operasi dari bendungan ini dapat dimonitor melalui media yang ada di control room," jelas Bob Arthur.

Eearly warning system akan dioperasikan oleh Unit Pengelola Bendungan (UPB) yang baru saja dikukuhkan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono pada Oktober 2022 lalu.

"Tahun kemarin oleh Pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) untuk seluruh Indonesia yangg punya bendungan. Jadi memang harus ada 1 unit yang melihat perilaku bendungan ini," tutur Kepala Sub Direktorat Wilayah III Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan (OP) Kementerian PUPR, Mohamad Kontra Nizam Lembah.

Kepala Sub Direktorat Wilayah III Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan (OP) Kementerian PUPR, Mohamad Kontra Nizam Lembah saat meninjau Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat, (27/1/2023). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)
Kepala Sub Direktorat Wilayah III Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan (OP) Kementerian PUPR, Mohamad Kontra Nizam Lembah saat meninjau Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat, (27/1/2023). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Nizam menjelaskan, UPB merupakan unit yang bertugas secara langsung melaksanakan pengelolaan bendungan beserta waduknya. Selama ini, bendungan yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola secara ad hoc dan ex-officio dalam suatu Unit Pengelola Teknis atau Balai Wilayah Sungai (BWS/BBWS). Sehingga, fungsi, manfaat dan layanan bendungan belum terkelola secara optimal.

"Sebelumnya ini tanggungjawab Balai. Hanyakan balainya repot, apalagi kalau balainya kecil. Karena selain mengurus bendungan, balai juga harus mengurus irigasi, sungai, air tanah dan air baku juga. Makanya dibentuk satu unit khusus," terang Nizam.

Lebih jauh Nizam menjelaskan, UPB nantinya akan diisi oleh 10 hingga 15 orang yang secara profesional akan mengelola bendungan beserta waduknya. Secara teknis, pengelola UPB harus menyiapkan pedoman opeasi dan pemeliharaan bendungan dan bangunan pelengkapnya, membuat rencana kerja, koordinasi pelaksanaan kegiatan, pemantauan dan evaluasi serta pelaporan dan tindak darurat dalam keadaan berbahaya.

Selain itu, UPB juga harus terus bersiaga mengamati data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) karena bencana alam, perumahan iklim dan cuaca khususnya musim hujan memiliki pengaruh langsung yang besar terhadap pengoperasian bendungan di Indonesia.

Pada Jumat, 27 Januari 2023, Kota Manado dilanda banjir dan longsor. Setidaknya, ada 8 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan di Kota Manado yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yakni Kecamatan Sario, Singkit, Malalayang, Wanea, Tuminting, Wenang, Bunaken, Mapanget, Wori dan Tikala. Dari 10 kecamatan tersebut, terdapat 3.866 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Selain harta benda yang tersapu, bencana banjir dan longsor ini juga menelan lima korban jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Banjir, Kementerian PUPR Akan Bangun Tanggul dan Normalisasi 3 Sungai di Kota Manado

Cegah Banjir, Kementerian PUPR Akan Bangun Tanggul dan Normalisasi 3 Sungai di Kota Manado

Bisnis | Minggu, 29 Januari 2023 | 23:45 WIB

Wali Kota Manado Minta Masyarakat di Bantaran Sungai Segera Pindah

Wali Kota Manado Minta Masyarakat di Bantaran Sungai Segera Pindah

News | Minggu, 29 Januari 2023 | 21:15 WIB

Manado Diterjang Banjir Meski Sudah Ada Bendungan Kuwil Kawangkoan, Ini Kata Kementerian PUPR!

Manado Diterjang Banjir Meski Sudah Ada Bendungan Kuwil Kawangkoan, Ini Kata Kementerian PUPR!

News | Minggu, 29 Januari 2023 | 20:05 WIB

Komedian Mongol Stres Sambut Bahagia Banjir Manado, Begini Aksinya

Komedian Mongol Stres Sambut Bahagia Banjir Manado, Begini Aksinya

Sulsel | Selasa, 26 Januari 2021 | 13:50 WIB

Warga dan Petugas Mulai Membersihkan Sisa-Sisa Banjir Manado

Warga dan Petugas Mulai Membersihkan Sisa-Sisa Banjir Manado

Sulsel | Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:34 WIB

Banjir Manado Sebabkan 3 Warga Meninggal Dunia dan 1 Hilang

Banjir Manado Sebabkan 3 Warga Meninggal Dunia dan 1 Hilang

News | Sabtu, 23 Januari 2021 | 06:33 WIB

Terkini

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:57 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB