Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Badai PHK Terus Berlanjut, Giliran PayPal Pangkas 2.000 Karyawan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 01 Februari 2023 | 10:12 WIB
Badai PHK Terus Berlanjut, Giliran PayPal Pangkas 2.000 Karyawan
Apa Itu PayPal (Freepik)

Suara.com - Badai PHK belum menunjukkan tanda surut, sebab perusahaan-perusahaan dunia masih memangkas para karyawannya. Kini giliran perusahaan jasa keuangan PayPal yang memberhentikan 2.000 karyawannya atau 7% dari total karyawannya.

Presiden dan CEO Dan Schulman mengatakan, saat ini PayPal tengah berjuang bertahan id tengah ekonomi makro yang menantang. Dia mengatakan perusahaan telah membuat kemajuan dengan memfokuskan sumber daya pada prioritas inti dan menyesuaikan struktur biayanya, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

“Perubahan bisa jadi sulit terutama jika melibatkan kepergian kolega dan teman yang berharga. Kami akan menghadapi ini bersama-sama, memanfaatkan skala platform global kami yang tak tertandingi, investasi strategis yang telah kami lakukan untuk memperkuat kemampuan inti kami, serta kepercayaan dan loyalitas pelanggan kami," ujar Schulman seperti dikutip dari CNBC, Jakarta, Rabu (1/2/2023).

Badai PHK perusahaan menandai putaran terakhir pemutusan hubungan kerja di industri teknologi, karena Workday juga mengumumkan rencana untuk memangkas 525 karyawan pada waktu yang sama.

Awal bulan ini, Google mengumumkan rencana untuk memberhentikan lebih dari 12.000 pekerja, Microsoft mengumumkan rencana untuk memangkas 10.000 karyawan dan Salesforce mengumumkan rencana untuk memberhentikan 7.000 pekerja.

Dalam laporan pendapatan kuartal ketiganya, PayPal mengalahkan ekspektasi pendapatan, tetapi saham turun setelah estimasi pendapatan kuartal perusahaan berada di bawah ekspektasi analis.

Sementara, Penjabat CFO Gabrielle Rabinovich mengungkapkan tentang proyeksi perusahaan untuk tahun 2023.

"Kami beroperasi di lingkungan di mana kami pikir kami akan terus mengalami tekanan inflasi, di mana pertumbuhan upah riil akan terus menjadi negatif untuk jangka waktu tertentu, di mana pengeluaran diskresioner akan berada di bawah tekanan," kata Rabinovich.

"Kami menavigasi lingkungan itu sebaik mungkin, dan kami telah mempertimbangkan berbagai hasil pada pertumbuhan volume dan pertumbuhan pendapatan yang terkait dengan apa yang menurut kami dapat kami berikan dari sudut pandang margin operasi dan EPS," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PHK Karyawan dan Bakal Berhenti Beroperasi Mulai 31 Maret, Siapa Pemilik JD.ID?

PHK Karyawan dan Bakal Berhenti Beroperasi Mulai 31 Maret, Siapa Pemilik JD.ID?

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2023 | 15:04 WIB

Gelombang PHK Belum Reda, OLX Indonesia Pangkas Ratusan Karyawannya

Gelombang PHK Belum Reda, OLX Indonesia Pangkas Ratusan Karyawannya

Bisnis | Senin, 30 Januari 2023 | 11:19 WIB

Badai PHK Terus Menerjang, Perusahaan Komputer Ini PHK 3.900 Karyawan

Badai PHK Terus Menerjang, Perusahaan Komputer Ini PHK 3.900 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2023 | 17:03 WIB

Terkini

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:07 WIB

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:52 WIB

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:35 WIB

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB