Gandeng Kelompok Tani, Mak Ganjar Jatim Beri Edukasi soal Pertanian Organik kepada Petani di Nganjuk

Iwan Supriyatna

Kamis, 09 Februari 2023 | 07:22 WIB
Gandeng Kelompok Tani, Mak Ganjar Jatim Beri Edukasi soal Pertanian Organik kepada Petani di Nganjuk
Pertanian organik kini makin dikenal masyarakat luas, apalagi sekarang ada tren hidup sehat.

Suara.com - Pertanian organik kini makin dikenal masyarakat luas, apalagi sekarang ada tren hidup sehat. Masyarakat peduli terhadap makanan yang dikonsumsinya sehari-hari.

Selain bernilai ekonomis, pertanian organik diketahui dapat memperbaiki ekosistem pertanian yang kian rusak karena terpapar bahan kimia sintetis atau kimia.

Petani organik mulai bermunculan seiring dengan pangsa pasar yang makin terbuka sehingga penyuluhan dan edukasi tentang pentingnya pertanian organik gencar dilakukan.

Melihat hal tersebut, relawan Ganjar Pranowo di Jawa Timur yang tergabung dalam Mak Ganjar menggelar kegiatan penyuluhan dan edukasi tentang pertanian organik, khususnya penggunaan pupuk organik untuk padi, kepada petani di Desa Bandung, Kecamatan Prambon, Nganjuk, Jatim, pada Rabu (8/2/2023).

Korwil Mak Ganjar Jatim Harizah Farwah menyatakan pihaknya mengadakan penyuluhan edukasi pertanian organik di Desa Bandung, Nganjuk, Jatim, karena mayoritas masyarakatnya adalah petani.

"Kami dari Mak Ganjar Jatim berkolaborasi dengan Kelompok Tani Sumber Pangan untuk memberikan edukasi tentang pertanian organik kepada petani di sini," katanya setelah kegiatan penyuluhan di Desa Bandung, Kecamatan Prambon, Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (8/2/2023).

Harizah mengungkapkan kebanyakan masyarakat di Desa Bandung, Nganjuk, adalah petani padi, bawang merah, dan cabai. Dengan demikian, menurut dia, petani di kawasan ini perlu diberi penyuluhan dan edukasi tentang pentingnya penggunaan pupuk organik

"Kami rasa sangat bermanfaat untuk masyarakat yang merupakan petani padi, bawang merah, dan cabe. Kami adakan penyuluhan ini untuk mengedukasi para petani di sini agar bisa menanam secara organik dengan pemberian pupuk organik," ujarnya.

Harizah menambahkan masyarakat makin sadar akan pentingnya pola hidup sehat sehingga tanaman organik makin digandrungi.

baca juga

"Pangsa pasar tanaman organik makin luas sehingga ini menjadi kesempatan para petani untuk makin berkembang," ungkapnya.

Setelah penyuluhan ini, Harizah berharap para petani mulai membuat pupuk organik dan mengurangi penggunaan pupuk berbahan kimia

"Harapannya, petani mulai sadar pentingnya penggunaan bahan organik seperti pupuk yang terbuat dari rempah-rempah. Petani juga diharapkan nanti mulai mengurangi penggunaan bahan kimia seperti pupuk kimia dalam mengolah pertanian mereka," ucapnya.

Harianto yang merupakan penyuluh pertanian organik yang juga seorang petani menyatakan pupuk untuk bertani sebaiknya menggunakan bahan organik karena banyak keuntungannya.

"Kami menggunakan pupuk organik fermentasi sendiri. Ini bisa menghemat pengeluaran, lalu bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia. Petani diuntungkan. Pupuk kimia cenderung lebih mahal dan memiliki dampak tertentu bagi tanaman," kata Harianto.

Setelah penyuluhan yang diberikan, Harianto berharap petani di daerah tersebut memahami cara membuat pupuk organik. Apalagi, bahan-bahannya mudah ditemukan.

"Intinya, kami tadi menanam bersama petani sehingga mereka mengerti cara menanam tanaman dengan bahan organik. Gunakan pupuk organik karena kita bisa buat sendiri dengan bahan-bahan seperti kunir dan temulawak. Ini demi kesehatan tanaman dan manusia yang mengonsumsinya," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Empat Petani asal Desa Pakel Banyuwangi Ditahan Polda Jawa Timur, Kok Bisa ? Begini Kronologinya

Empat Petani asal Desa Pakel Banyuwangi Ditahan Polda Jawa Timur, Kok Bisa ? Begini Kronologinya

Purwokerto | Rabu, 08 Februari 2023 | 23:47 WIB

Tegas Tolak Revisi PP 109, Para Tokoh NU Minta Pemerintah Jangan Beratkan Buruh-Petani Tembakau

Tegas Tolak Revisi PP 109, Para Tokoh NU Minta Pemerintah Jangan Beratkan Buruh-Petani Tembakau

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2023 | 10:10 WIB

PT Darmex Agro Group: Sejarah dan Kontribusi dalam Industri Agribisnis Indonesia

PT Darmex Agro Group: Sejarah dan Kontribusi dalam Industri Agribisnis Indonesia

Cianjur | Selasa, 07 Februari 2023 | 19:26 WIB

Terkini

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

×