Buat Orang Kaya: Vaksin Covid-19 Bakal Berbayar Ke Depan, Biaya Rp 100 Ribu

Jum'at, 10 Februari 2023 | 19:17 WIB
Buat Orang Kaya: Vaksin Covid-19 Bakal Berbayar Ke Depan, Biaya Rp 100 Ribu
Warga mendapatkan vaksinasi booster Covid-19 kedua di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Masyarakat perlu menyiapkan uang lebih ke depannya terkait dengan vaksin. Sebab, pemerintah akan mematok biaya bagi masyarakat yang ingin vakin booster kedua atau vaksis dosis keempat.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, penerapan vaksin berbayar ini baru berlaku, jika Indonesia memasuki masa transisi dari pandemi menjadi endemi.
Adapun, biaya untuk mendapatkan vaksin booster kedua sekitar Rp 100 ribu.

"Karena vaksin ini sebenarnya (harganya) di bawah Rp100 ribu, belum pakai ongkos, harusnya ini pun bisa di-covered oleh masyarakat secara independent. Tiap enam bulan sekali Rp 100 ribu menurut saya sih suatu angka yang masih make sense," ujarnya di Jakarta yang ditulis Jumat (10/2/2023).

Menkes menegaskan, vaksin berbayar ini diperuntukan bagi warga yang mampu ekonominya. Sedangkan warga yang tidak mampu, jika terdaftar BPJS Kesehatan, maka masih ditanggung pemerintah.

Di sisi lain, dia menilai kondisi pandemi di dalam negeri sangat terkendali. Hal ini dibuktikan dari lonjakan kasus covid-19 yang tidak mengalami lonjakan.

Menurut dia, hal ini disebabkan karena kekebalan masyarakat yang dinilai tinggi. Berdasarkan Survei serologi yang dilakukan pada Januari 2023, mengungkapkapkan bahwa tingkat kekebalan masyarakat sudah mencapai 99%.

"Intervensi pemerintah berkurang. Jadi kita gak terlalu mengatur masyarakat kita, tapi partisipasi masyarakat, kesadarannya yang perlu kita tingkatkan. Sama seperti influenza, atau DB (demam berdarah), kan pemerintah tidak intervensi ke kehidupan kita banyak," imbuh dia.

"Masyarakat sudah menyadari kalau lagi musim DB, ya kita musti semprot misalnya. Itu adalah cara terbaik di sistem kesehatan masyarakat untuk mengendalikan penyakit menular dengan cara partipasi, kesadaran masyarakat, edukasi masyarakat," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI