Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Kemnaker Sukses Bangun 3.757 BLK Komunitas, Jadi Solusi dalam Mengatasi Ketertinggalan SDM

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 10 Februari 2023 | 22:30 WIB
Kemnaker Sukses Bangun 3.757 BLK Komunitas, Jadi Solusi dalam Mengatasi Ketertinggalan SDM
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dalam acara peresmian BLK Komunitas Program Pembangunan Tahun 2022 dan Festival Kemandirian BLK Komunitas, di Yayasan Ponpes Manhalul Ma`arif Darek, Lombok Tengah, Jum'at, (10/2/2023). (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyampaikan sebagai lembaga pelatihan berbasis masyarakat, BLK Komunitas menjadi solusi untuk mengatasi ketertinggalan sumberdaya manusia dan kesenjangan kompetensi warga masyarakat di perdesaan dan wilayah-wilayah pinggiran dengan mempercepat pengembangan kompetensi masyarakat menghadapi pasar kerja yang berubah cepat.

Dihadapan Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, Menaker Ida mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah membangun 3.757 BLK Komunitas (BLKK) periode tahun 2017 s.d 2022. Hal ini disampaikannya saat memberikan laporan pada acara peresmian BLK Komunitas Program Pembangunan Tahun 2022 dan Festival Kemandirian BLK Komunitas, di Yayasan Ponpes Manhalul Ma'arif Darek, Lombok Tengah, Jum'at, (10/2/2023).

Urgensi dan manfaat BLK Komunitas dalam mengatasi kesenjangan kompetensi itu terbukti nyata, salah satunya di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Setelah ditetapkannya KEK Mandalika menjadi salah satu destinasi pariwisata superprioritas, maka pasar kerja dan peluang usaha terbuka lebar. Tetapi masalahnya, pasar kerja dan peluang usaha itu tidak serta-merta menyerap tenaga kerja lokal untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di kawasan tersebut.

Hal ini terjadi karena masyarakat lokal umumnya belum memiliki kompetensi yang sesuai dengan pasar kerja di hotel-hotel, restoran dan lain-lain. Kesenjangan inilah yang menyebabkan keberadaan kawasan strategis nasional itu belum dapat menyerap tenaga kerja lokal. Jika hal ini dibiarkan, maka masyarakat lokal akan tereksklusi dalam deru pembangunan kawasan.

Dalam situasi seperti itu, BLK Komunitas tampil mengatasi kesenjangan kompetensi tersebut. Dengan keberadaan BLK Komunitas di kawasan Mandalika, maka anak-anak muda dan warga desa di Kawasan Mandalika dalam mengikuti pelatihan yang sesuai dengan pasar kerja di kawasan.

" Alhamdulillah, sebagai contoh adalah BLK Komunitas Nurul Islam, dengan kejuruan perhotelan, yang alumninya telah bekerja di Hotel Pullman dan hotel-hotel lain di Kawasan Mandalika ini," ungkap Menaker Ida.

Lebih lanjut, Menaker Ida menyampaikan Kementerian Ketenagakerjaan terus berinovasi mencari cara terbaik, mencari terobosan yang inovatif, baik dalam teknis pelaksanaan pembangunan BLK Komunitas, maupun dalam pengembangan kurikulum pelatihan vokasi yang dapat diimplementasikan di BLK Komunitas.

"Tentu saja terobosan pengembangan kurikulum pelatihan vokasi ini menyesuaikan dengan kondisi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini," jelas Menaker Ida.

Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan ini juga selaras dengan langkah strategis, transformatif dan inovatif Kementerian Ketenagakerjaan untuk menghadapi masalah dan tantangan dalam pembangunan Ketenagakerjaan, sebagaimana yang tercantum dalam Sembilan Lompatan Besar Ketenagakerjaan yang didalamnya mencakup transformasi BLK, link and match ketenagakerjaan, serta pengembangan talenta muda.

baca juga

Sebagai informasi kepada Bapak Wakil Presiden, Kemnaker telah mengklasifikasi 3.757 (tiga ribu tujuh ratus lima puluh tujuh) BLK Komunitas menjadi tiga klasifikasi, yakni Klasifikasi Tumbuh sebanyak 1.752 BLK Komunitas dengan kriteria BLK telah menyelenggarakan pelatihan dengan baik. Klasifikasi Berkembang sebanyak 876 BLK Komunitas dengan kriteria BLK Komunitas telah menyelenggarakan pelatihan dan menjalin kemitraan untuk pendanaan pelatihan dan pemberdayaan alumni, sedangkan Klasifikasi Mandiri sebanyak 283 BLK Komunitas dengan kriteria BLK Komunitas tersebut telah memproduksi barang maupun jasa dan telah menghidupi lembaganya, serta sisanya 846 BLK Komunitas yang baru selesai dibangun yang akan di resmikan pada saat ini.

Pada kesempatan ini juga, Menaker Ida Fauziyah mendampingi Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, berkeliling untuk melihat stand pameran produk Kemandirian BLK Komunitas serta berbincang dengan para alumni yang telah berhasil mengembangkan hasil produknya.

Turut hadir pada acara ini, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Tengah, pengasuh pondok pesantren Manhalul Maarif Nahdlatul Ulama,TgH Lalu Ma’arif, serta Pimpinan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas dari seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Sindikat Pekerja Migran, Kemnaker Imbau Jangan Mudah Terbujuk Bekerja di Luar Negeri

Waspada Sindikat Pekerja Migran, Kemnaker Imbau Jangan Mudah Terbujuk Bekerja di Luar Negeri

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 21:45 WIB

SDM harus Miliki Kualitas dan Kapabilitas, Wapres Resmikan 846 BLKK di NTB

SDM harus Miliki Kualitas dan Kapabilitas, Wapres Resmikan 846 BLKK di NTB

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 13:28 WIB

Hadapi Era Society 5.0, Kemnaker: Organisasi Pengusaha harus Dapat Dorong Anggotanya Tingkatkan Produktivitas

Hadapi Era Society 5.0, Kemnaker: Organisasi Pengusaha harus Dapat Dorong Anggotanya Tingkatkan Produktivitas

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 13:18 WIB

Presiden Grab Apresiasi Sejumlah Kebijakan Kemnaker di Forum CEO Indonesia

Presiden Grab Apresiasi Sejumlah Kebijakan Kemnaker di Forum CEO Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2023 | 19:36 WIB

Sekjen Kemnaker: BUMN Diharapkan Menjadi Pemeran Utama untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sekjen Kemnaker: BUMN Diharapkan Menjadi Pemeran Utama untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2023 | 21:06 WIB

Butuh Loker? BPVP Bandung Barat Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch 2 Tahun 2023, Simak Alur Daftarnya

Butuh Loker? BPVP Bandung Barat Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch 2 Tahun 2023, Simak Alur Daftarnya

Bandungbarat | Selasa, 07 Februari 2023 | 06:00 WIB

Terkini

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:24 WIB

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

×