Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.285

KAI Bakal Tambah Feeder di Stasiun Manggarai, Ampuh Urai Kepadatan?

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 14 Februari 2023 | 08:13 WIB
KAI Bakal Tambah Feeder di Stasiun Manggarai, Ampuh Urai Kepadatan?
Kepadatan calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) saat jam pulang kerja Di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (2/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - PT KAI Commuter memanfaatkan kereta feeder untuk mengurai kepadatan di Stasiun Manggarai. Setidaknya ada, 31 perjalanan commuter line feeder relasi Manggarai – Angke/Kampung Bandan PP dan Manggarai – Bekasi PP.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, rata-rata penumpang yang melakukan transit di Stasiun Manggarai mencapai 125 -160 ribu orang per harinya.

"Sedangkan di Stasiun Tanah Abang sebanyak 100 – 130 ribu orang per hari, dan di Stasiun Duri sebanyak 45 -65 ribu orang per hari yang transit di stasiun tersebut," kata Anne dalam keterangannya, Selasa (14/2/2023).

Selain itu, KAI juga meminta kepada penumpang KRL untuk bisa mencari alternatif rute jika terjadi kepadatan. Misalnya,  bagi penumpang KRL dari arah Jakarta Kota tujuan Bekasi/Cikarang bisa memilih alternatif  dengan transit di Stasiun Kampung Bandan.

"Sedangkan, bagi pengguna KRL tujuan Bekasi/Cikarang sore hari di Stasiun Sudirman atau Tanah Abang bisa melakukan perjalanannya menggunakan dengan skema pola operasi full racket dengan relasi Manggarai – Angke – Kampung Bandan – Pasar Senen –Jatinegara untuk menuju Bekasi/Cikarang," imbuh dia.

Anne juga mengingatkan, agar penumpang KRL selalu mengikuti arahan dari petugas di stasiun serta selalu perhatikan petunjuk-petunjuk arah untuk pengaturan arus penumpang di stasiun.

"Senin 6 Februari 2023 lalu tercatat volume pengguna commuter line Jabodetabek pada minggu kemarin sebanyak 814.048 orang. Sementara itu, hingga pukul 15.00 WIB tercatat volume pengguna sebanyak 444.404 orang," kata dia.

Stasiun Manggarai Makan Korban

Kerasnya Stasiun Manggarai dirasakan salah satu karyawan yang sampai mengundurkan diri atau resign dari pekerjaannya karena tidak kuat melawan ganasnya kerumunan penumpang KRL atau Commuter Line saat dan setelah jam pulang kerja.

Seperti dilansir dari akun instagram @giladiskon, karyawan yang bernama Siti setiap hari harus berdesakan hingga bertarung mendapatkan kereta dengan penumpang lain.

Kemudian, Siti juga menilai waktu antar kereta sangat terbatas untuk bisa naik kereta tepat waktu. Kadang kala, fasilitas di Stasiun Manggarai juga tidak berfungsi, seperti lift.

"Seorang karyawan bernama Siti memutuskan untuk resign dari kantornya karena gak mau lagi transit di Stasiun Manggarai pada jam-jam sibuk," tulis akun tersebut seperti yang dikutip, Senin (13/2/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Barang Ketinggalan di Kereta Api Nilainya Lebih dari Rp 4 Miliar Sepanjang 2022

Jumlah Barang Ketinggalan di Kereta Api Nilainya Lebih dari Rp 4 Miliar Sepanjang 2022

Bisnis | Selasa, 14 Februari 2023 | 06:30 WIB

Demi Kesehatan Mental, Siti Resign untuk Hindari Kerasnya Stasiun Manggarai

Demi Kesehatan Mental, Siti Resign untuk Hindari Kerasnya Stasiun Manggarai

Bisnis | Senin, 13 Februari 2023 | 11:14 WIB

KAI Buka Lowongan Kerja, SMA Bisa Daftar

KAI Buka Lowongan Kerja, SMA Bisa Daftar

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 11:18 WIB

Terkini

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB