Pipa yang Terbakar di Kilang Minyak Dumai Telah Berumur 41 Tahun

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 04 April 2023 | 14:36 WIB
Pipa yang Terbakar di Kilang Minyak Dumai Telah Berumur 41 Tahun
Kumpulan warga di lokasi kilang Pertamina Dumai meledak, Sabtu (1/4/2023) malam. [Antara/Tangkapan Layar]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) meengungkapkan pipa hydrodgen di Kilang minyak Dumai yang alami kebakaran telah berumur puluhan tahun. Pipa itu telah dipasang sejak tahun 1982.

"Jadi pipa yang pecah itu dari tahun 1982 datanya, artinya data instalasinya di tahun 1982 dipasang. Produk domestik carbon steel schedul 1980 itu," ujar Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Taufik Aditiyawarman saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Selasa (4/4/2023).

Lebih lanjut, kebakaran pipa hydrohen itu terjadi pada pipa berukuran 6 inci di compressor 212-C-2. Pipa itu terbakar, diakibatkan adanya kebocoran has hydrogen.

Namun, kebakaran itu tidak berlangsung lama, sebab kebakaran yang terjadi pada pukul 22.42 WIB itu bisa dipadamkan pada pukul 22.51 WIB. "Letak bocorannya pada line 2nd stage discharge compressor," kata Taufik.

Sementara, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menambahkan, tidak hanya pipa saja yang telah berumur, Kilang minyak Dumai juga telah berumur lebih dari setengah abad atau 52 tahun.

"Kilang Dumai ini dibangun tahun 1971 dengan segala ininya, tapi kita harus operating operational availability karena kita ingin mengurangi menekan impor. Untuk itu kita tidak boleh mengesampingkan faktor kehandalan termasuk salah satunya safety di dalamnya," kata dia.

Sebelumnya, Taufik menuturkan, kebakaran di Kilang Minyak Dumai juga menimbulkan getaran dan dentuman keras yang bisa dirasakan hingga radius 1 kilometer.

Kemudian setelah terjadi kebakaran, Taufik bilang, emergency shutdown system berfungsi untuk mematikan 2 unit compressor. Lalu, pemadaman dan pendinginan langsung dilakukan dan api berhasil padam dalam waktu 9 menit setelah terjadinya kebakaran yaitu pada pukul 22.51 WIB.

"Rekan-rekan di lapangan koordinasi berjalan dengan baik sehingga pada jam 22.51 api sudah berhasil dipadamkan. Evaluasi lebih lanjut pada 23.30 kondisi sudah dinyatakan aman," tutur dia.

baca juga

Namun demikian, Taufik menyebut, akar permasalahan kebakaran pipa di Kilang Dumai ini masih misteri dan perlu dilakukan investigasi. Investigasi ini akan melibatkan, Pertamina Group, Direktorat Jenderal Migas ESDM, dan kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Blak-blakan Soal Kilang Dumai yang Meledak: Bermula Kebocoran Gas

Pertamina Blak-blakan Soal Kilang Dumai yang Meledak: Bermula Kebocoran Gas

Bisnis | Selasa, 04 April 2023 | 13:53 WIB

Ini Penyebab Saham PGEO Ambles, Buy or Bye?

Ini Penyebab Saham PGEO Ambles, Buy or Bye?

Bisnis | Selasa, 04 April 2023 | 13:04 WIB

Pertamax Tetap, Harga BBM Pertamina Ada yang Turun Hari Ini

Pertamax Tetap, Harga BBM Pertamina Ada yang Turun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 04 April 2023 | 10:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×