Melihat Potensi Perempuan Garap Bisnis UMKM

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 05 April 2023 | 17:51 WIB
Melihat Potensi Perempuan Garap Bisnis UMKM
Ilustrasi Wanita Bekerja (freepik.com/freepik)

Suara.com - Perempuan kini kerap kali dipandang sebelah mata dalam sebuah bisnis. Padahal potensinya sangat besar, apalagi menggarap bisnis UMKM. Dengan kekuatan emak-emak, UMKM yang digarap perempuan bisa sangat berkembang.

Ketua Dewan Pengawas Koperasi The Investors, Hariadhi mengatakan, Selama ini perempuan memang sering ditempatkan di kasta lebih rendah dalam manajemen bisnis. Seolah perannya hanya terbatas sebagai sekretaris atau resepsionis saja. Itulah yang akhirnya para perempuan rentan terjebak dalam relasi kuasa dan pelecehan.

"Padahal urusan makanan, terutama dalam kebudayaan Indonesia, perempuan adalah pemeran utama. Bukan hanya soal keahlian masak, namun juga berhitung bagaimana dengan penghasilan yang minimal, bisa memenuhi kebutuhan nutrisi satu keluarga. Itu sudah dasar bagus dalam manajemen bisnis," ujar Hariadhi yang juga CEO PT Semoga Segera IPO seperti dikutip, Rabu (5/4/2023).

sementara, Dewan Penasihat sekaligus komisaris PT Semoga Segera IPO, Abdulla Emir menyatakan bahwa peranan perempuan,khususnya dalam bidang bisnis harusnya jauh lebih besar dari yang ada saat ini.

"Karena itu saya sangat selektif dalam menanamkan investasi, diperhatikan apakah perusahaan ini punya value yang menghormati potensi perempuan atau tidak. Tidak boleh lagi dijadikan sasaran eksploitasi, mereka harus aktif mengambil keputusan," kata dia.

Ia mengungkapkan, keputusan PT Semoga Segera IPO untuk mendahulukan perempuan dalam kepemimpinan membuatnya tertarik untuk ikut berinvestasi. "Awalnya ada komitmen setidaknya 50 persen top management harus perempuan. Kenyataannya malah lebih baik, 2 dari 3 posisi di eksekutif ditempati perempuan. Semangat ini yang kemudian ditularkan ke koperasi, 100 persen pengambil keputusannya adalah perempuan," imbuh dia.

Namun, Emir juga menyadari bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi kaum perempuan,terutama dalam dunia bisnis."Literasi finansial dan akses ke produk-produk finansial masih sangat kurang dimana menurut riset dari OJK yang melibatkan 14.634 orang dengan metode multistage random sampling pada bulan Juli hingga September 2022 di 76 kota/kabupaten yang tersebar di 34 provinsi, sebanyak 50,33% perempuan memiliki literasi keuangan yang baik.Walaupun lebih unggul dari laki-laki yang hanya sebesar 49,05%,tetapi saya merasa angka ini masih harus ditingkatkan lagi," ujarnya dengan penuh semangat.

Untuk bisa memecahkan masalah tersebut, digunakan strategi urunan, pendekatan teknologi,dan pembinaan komunitas,sehingga diharapkan impactnya bisa dirasakan lebih besar.

"Bagi kami di Suluh Perempuan, meyakini bahwa perjuangan perempuan tak bisa hanya dilakukan oleh satu dua orang atau organisasi akan tetapi membutuhkan kolaborasi atau kerja-kerja bersama dan itu tak hanya kaum perempuan semata namun juga seluruh unsur masyarakat di dalamnya dan kami menyambut baik serta sepakat dengan apa yang menjadi misi utama project ini selama ada follow up yang kongkrit terkait program pemberdayaan korban," ungkap Milla Nabilah, Community Manager PT Semoga Segera IPO yang juga aktif menjadi Wasekjen Suluh Perempuan.

baca juga

Terkait penggunaan teknologi, Jean-Daniel Gauthier, CEO myriad.social, memberikan pendapat bahwa apps sederhana dan umum sebenarnya bisa saja mengefisienkan kerja perempuan dalam mengelola bisnis.

"Sejarah awalnya teknologi informasi yang kita nikmati sekarang dibangun oleh perempuan-perempuan tangguh, namun kemudian harus disesuaikan untuk bisa melayani keperluan laki-laki yang mendominasi dunia kerja. Sekarang hal tersebut harusnya dilenyapkan, banyak apps sederhana yang bisa digunakan untuk memberdayakan siapapun yang menggunakannya. Literasi digital sangat penting saat ini, tidak boleh ada yang kesulitan mengaksesnya," ungkap Danny.

Selain penggunaan teknologi sederhana, blockchain sebenarnya juga potensial untuk memudahkan kerja mereka dalam memasarkan produk dan menghimpun dana, karena prinsip kerja urun daya dalam blockchain sangat sesuai dengan budaya perempuan Indonesia yang juga senang mengerjakan banyak hal secara kolektif.

"Myriad.social menyediakan akses permodalan dengan menyediakan media sosial yang bisa mendatangkan fundraising. Selain itu metaverse yang kita kembangkan juga potensial digunakan sebagai tempat berjualan," ungkap Hariadhi, yang juga menjadi Business Development Manager di myriad.social.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atome Perluas Penetrasi Bisnis di Tahun 2023 Dengan Tambah Banyak Merchant

Atome Perluas Penetrasi Bisnis di Tahun 2023 Dengan Tambah Banyak Merchant

Bisnis | Rabu, 05 April 2023 | 12:41 WIB

Daftar Bisnis Dito Ariotedjo Sebelum Jadi Menpora

Daftar Bisnis Dito Ariotedjo Sebelum Jadi Menpora

Bisnis | Selasa, 04 April 2023 | 11:57 WIB

Kisah Wanita Muda, Anak Dosen yang Sukses Bangun Bisnis Omzet Miliaran

Kisah Wanita Muda, Anak Dosen yang Sukses Bangun Bisnis Omzet Miliaran

Bisnis | Senin, 03 April 2023 | 18:49 WIB

Terkini

Berawal Dikejar Deadline, Review Novel Progresnya Berapa Persen?

Berawal Dikejar Deadline, Review Novel Progresnya Berapa Persen?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:30 WIB

Novel Sabtu Bersama Bapak: Hangatnya Pesan Seorang Ayah

Novel Sabtu Bersama Bapak: Hangatnya Pesan Seorang Ayah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:20 WIB

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 11:08 WIB

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 10:58 WIB

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

×