Jelang Idul Fitri 1444 H, PGN Pastikan Pembangunan Pipa Distribusi Gas Bumi Semarang - Kendal Sesuai Target

Fabiola Febrinastri

Rabu, 12 April 2023 | 14:43 WIB
Jelang Idul Fitri 1444 H, PGN Pastikan Pembangunan Pipa Distribusi Gas Bumi Semarang - Kendal Sesuai Target
PGN tengah membangun pipa distribusi gas bumi Semarang - Kendal. (Dok: PGN)

Suara.com - Agar segera dapat dioptimasi untuk distribusi gas bumi di area Kendal dan sekitarnya, PT PGN Tbk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur pipa gas bumi Kendal tetap berjalan. Pengerjaan tetap dilakukan walau menjelang Idul Fitri 1444 H.

PGN berkomitmen dapat menyelesaikan pekerjaan ini sesuai target, yakni Triwulan III 2023,

Pipa distribusi Kendal, yang mulai dibangun awal Desember 2022 telah berprogres, diantaranya mobilisasi pipa, yang dilanjutkan dengan pekerjaan penjajaran pipa (stringing), welding untuk section Horizontal Directional Drilling (HDD) di KP3+850, serta perijinan untuk penempatan di ruas jalan tol crossing.

“Meskipun tengah menjalani bulan suci Ramadan dan menjelang hari Raya Idul Fitri 1444 H, pelaksanaan pengembangan infrastruktur pipa gas distribusi area Kendal tetap berlanjut. Pengadaan pipa sudah selesai dan secara bertahap sedang dalam proses pengiriman ke stockyard,” jelas Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar, saat Management Walk Through, beberapa waktu lalu.

Ia didampingi Direktur Sales dan Operasi PGN, Faris Aziz.

Pararel perizinan untuk penempatan pipa di ruas jalan tol, PGN berkoordinasi dengan Jasa pemilik ruas tol. Kemudian perizinan juga tengah berproses untuk crossing. Ruas pipa yang melintas pada jalur transportasi publik, PGN menjaga pekerjaan agar tetap tertib dan aman sesuai dengan aspek-aspek HSSE.

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target sebelum pipa transmisi Semarang - Batang selesai,” kata Achmad, Jakarta, Selasa (11/4/2023).

Melalui pipa distribusi Semarang - Kendal, tahap awal PGN akan melayani kebutuhan gas bumi di Kawasan Industri Kendal (KIK), sekaligus sebagai pemanfaatan Pipa Transmisi Cirebon Semarang (Cisem). Dengan kapasitas pengangkutan gas sebesar 13 MMSCFD, sumber gas berasal dari PEPC Jambaran Tiung Biru.

Menurut Achmad, PGN melengkapi infrastruktur di KI Kendal melalui pipa distribusi ini. Infrastruktur gas bumi ini bersama dengan infrastruktur penunjang KI lainnya, diharapkan semakin menarik investor, sehingga bisa menambah pemasukan investasi daerah.  Efek positif lainnya adalah menopang pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

baca juga

Secara bertahap, pipa distribusi yang terintegrasi dengan KI Kendal akan dibangun agar dapat melayani kawasan industri lainnya dan dapat melayani komersial, transportasi, dan rumah tangga di sekitarnya.

“Selama ini, PGN telah melayani kebutuhan gas bumi di Semarang dan sekitarnya. Namun masih sebagian besar masih menggunakan CNG. Utilisasi pipa distribusi Semarang - Kendal dan Batang nanti, diharapkan ketahanan energi gas bumi bisa meningkat. Dengan begitu, bisa lebih besar volume gas yang didistribusikan dan semakin bervariasi sektor pengguna gasnya,” ujar Achmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Progres Pembangunan Pipa Gas Senipah - Balikpapan Sudah Mencapai 80%

Progres Pembangunan Pipa Gas Senipah - Balikpapan Sudah Mencapai 80%

Bisnis | Rabu, 05 April 2023 | 10:44 WIB

Peran Strategis Gas Bumi di Masa Transisi Energi

Peran Strategis Gas Bumi di Masa Transisi Energi

Bisnis | Minggu, 19 Maret 2023 | 10:27 WIB

Sleman dan Yogyakarta Tersambung Jaringan Gas Bumi PGN Sepanjang 75,26 kilometer

Sleman dan Yogyakarta Tersambung Jaringan Gas Bumi PGN Sepanjang 75,26 kilometer

Semarang | Sabtu, 11 Maret 2023 | 19:06 WIB

Keandalan Infrastruktur Menjadi Salah Satu Penentu Pemenuhan Kebutuhan LNG PLTG Sambera

Keandalan Infrastruktur Menjadi Salah Satu Penentu Pemenuhan Kebutuhan LNG PLTG Sambera

News | Jum'at, 10 Maret 2023 | 08:50 WIB

PGN Mudahkan Warga Daftar Layanan GasKita

PGN Mudahkan Warga Daftar Layanan GasKita

Tantrum | Kamis, 02 Maret 2023 | 17:52 WIB

Selain Listrik, Gas Bumi Bisa Jadi Bahan Bakar Alternatif untuk Transportasi

Selain Listrik, Gas Bumi Bisa Jadi Bahan Bakar Alternatif untuk Transportasi

Bisnis | Selasa, 21 Februari 2023 | 17:01 WIB

Terkini

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:30 WIB

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

×