Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Badai PHK Industri AS, Kini General Motors Pangkas Lagi Karyawan

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 03 Mei 2023 | 08:56 WIB
Badai PHK Industri AS, Kini General Motors Pangkas Lagi Karyawan
Logo General Motors di sebuah gedung di Amerika Serikat. (Shutterstock)

Suara.com - Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kini tengah melanda sejumlah sektor industri di Amerika Serikat (AS). Terbaru perusahaan multinasional otomotif AS General Motors (GM) kembali mengumumkan akan melakukan PHK terhadap ratusan pekerja kontrak penuh waktu, termasuk di pusat tekniknya di pinggiran Detroit, AS.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya terbaru oleh pembuat mobil AS itu untuk merampingkan operasi.

Mengutip Reuters, Rabu (3/5/2023) kontraktor yang kehilangan pekerjaan berada dalam pengembangan produk global di lokasi seperti Warren Tech Center perusahaan.

Pada April lalu, GM mengatakan sekitar 5.000 pekerja bergaji telah memilih untuk keluar dari perusahaan. GM juga melakukan PHK terhadap ratusan karyawannya pada Maret lalu demi penghematan biaya besar-besaran dalam rangka transisi ke kendaraan listrik.

Tidak dijelaskan jumlah persis karyawan yang kena PHK, tetapi pemecatan ini disebut menyasar para pekerja keras putih.

Dalam sebuah memo internal kepada staf, Chief People Officer GM Arden Hoffman menulis PHK akan dilakukan pekan ini kepada sejumlah eksekutif global, serta karyawan yang dirahasiakan.

GM sendiri memiliki 58 ribu staf berbasis gaji standar Amerika Serikat (AS) serta 46 ribu pekerja yang dibayar per jam.

Dalam laporan keuangan 2022, GM berencana memangkas US$2 miliar selama dua tahun ke depan. Namun, saat itu CEO GM Mary Barra mengatakan kepada investor bahwa pihaknya tidak merencanakan PHK.

Sebelumnya, perusahaan bank investasi dan jasa keuangan multinasional asal Amerika Serikat (AS) Morgan Stanley juga dikabarkan bakal melanjutkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di internal perusahaan.

baca juga

Tak tanggung-tanggung kali ini ada sekitar 3.000 karyawan yang bakal terkena PHK.

"Ini akan menandai putaran kedua PHK dalam enam bulan terakhir di Morgan Stanley. PHK pada kuartal ini karena kondisi pasar yang sulit," kata seorang sumber kepada CNN, dikutip Selasa (2/5/2023).

PHK bakal menyasar seluruh lini perusahaan, kecuali divisi manajemen kekayaan Morgan Stanley yang mencakup penasihat keuangan. Namun, perusahaan menolak berkomentar soal PHK kali ini.

Diketahui pendapatan Morgan Stanley anjlok hampir 2 persen menjadi US$14,5 miliar atau setara Rp213 triliun pada tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Investasi AS Morgan Stanley Bakal PHK 3.000 Karyawannya

Bank Investasi AS Morgan Stanley Bakal PHK 3.000 Karyawannya

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2023 | 13:06 WIB

14 Juta Pekerjaan di Dunia Akan Hilang Dalam 5 Tahun ke Depan

14 Juta Pekerjaan di Dunia Akan Hilang Dalam 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Senin, 01 Mei 2023 | 09:54 WIB

Disney Bakal PHK 4.000 Karyawan Pekan Ini

Disney Bakal PHK 4.000 Karyawan Pekan Ini

Bisnis | Selasa, 25 April 2023 | 12:23 WIB

Terkini

Revisi UU Pemilu Segera Masuk Tahap Formal, Rapim dan Bamus Digelar Selasa

Revisi UU Pemilu Segera Masuk Tahap Formal, Rapim dan Bamus Digelar Selasa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam

Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO

Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup

Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:45 WIB

×