Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Transformasi Industri 4.0, Pupuk Kaltim Usung Smart Production di Hannover Messe 2023

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 04 Mei 2023 | 06:40 WIB
Transformasi Industri 4.0, Pupuk Kaltim Usung Smart Production di Hannover Messe 2023
Pupuk Kaltim melalui inovasi Smart Production unjuk gigi dalam Hannover Messe 2023 yang berlangsung di Jerman, pada 17-21 April 2023.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui inovasi Smart Production unjuk gigi dalam Hannover Messe 2023 yang berlangsung di Jerman, pada 17-21 April 2023. Pupuk Kaltim tergabung bersama Pupuk Indonesia Grup, yang mengusung sejumlah inovasi berbasis digital dalam aktivitas bisnis perusahaan.

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta, mengungkapkan Smart Production merupakan digital platform yang mengintegrasikan berbagai data dan informasi, untuk meningkatkan performa operasi pabrik melalui beberapa aplikasi yang dibangun secara in-house.

Hal ini menjadi bagian tak terpisahkan dalam transformasi industri 4.0 di Pupuk Kaltim, dimana Smart Production merupakan salah satu aspek utama dalam mendorong kinerja optimal, mulai dari meningkatkan keandalan pabrik, produktivitas hingga efisiensi konsumsi energi dan bahan baku.

"Smart Production di Pupuk Kaltim telah dibangun melalui berbagai aplikasi pendukung, hingga pengembangan yang dirancang saling terintegrasi satu sama lain untuk meningkatkan manfaat sekaligus efisiensi guna menghindari redundansi data," terang Hanggara ditulis Kamis (4/5/2023).

Menurut Hanggara, gagasan Smart Production sekaligus wujud dukungan Pupuk Kaltim selaku National Lighthouse 4.0 di industri petrokimia, terhadap peta jalan Making Indonesia 4.0 yang telah ditetapkan Pemerintah.

Dimana Pupuk Kaltim memberikan perhatian penuh terhadap implementasi industri 4.0 di lingkungan perusahaan, melalui Roadmap IT Master Plan yang dirancang agar tetap sesuai jalur. Didukung evaluasi berkala untuk disesuaikan dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan perusahaan.

Diantaranya peningkatan infrastruktur teknologi informasi, guna menjaga realibility aplikasi seperti Data Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC), serta meningkatkan security untuk menjaga berbagai data confidential perusahaan.

Selain itu continuous improvement juga terus dilakukan, dengan beragam aplikasi yang saling terintegrasi.

"Salah satunya pengembangan aplikasi supply chain NPK, guna menjaga availability bahan baku dan perencanaan produksi untuk meningkatkan efisiensi serta profitabilitas," terang Hanggara.

Lebih lanjut, pengembangan Smart Production juga langkah Pupuk Kaltim untuk memperkuat posisi dan berperan strategis pada pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia. Sehingga dari transformasi yang berjalan, daya saing perusahaan akan meningkat serta siap mengatasi segala tantangan industri masa kini.

Disamping itu Pupuk Kaltim selaku benchmark Industri 4.0 di bidang petrochemical, turut didorong agar semakin berperan menjadi contoh bagi industri sejenis, sehingga peningkatan daya saing perusahaan makin tinggi dalam menjangkau potensi yang lebih besar di pasar global.

"Transformasi industri 4.0 melalui Smart Production telah memberikan business impact yang baik bagi Pupuk Kaltim, utamanya meningkatkan efektivitas kinerja di segala lini secara konsisten dan berkesinambungan. Hal ini akan terus dikembangkan Pupuk Kaltim, guna mendorong transformasi bisnis yang sejalan dengan roadmap pertumbuhan perusahaan," papar Hanggara.

Selama Hannover Messe 2023, Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia Grup pamerkan sejumlah inovasi teknologi berbasis digital di bidang riset dan inovasi, hingga produksi dan rantai pasok pada sub tema Digital Ecosystem. Sedangkan di sub tema Energy Solution, Pupuk Indonesia turut berupaya menarik minat investasi dengan mempromosikan pengembangan amonia bersih dan kawasan industri hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hannover Messe 2023 Bawa Dampak Positif Bagi Indonesia

Hannover Messe 2023 Bawa Dampak Positif Bagi Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:48 WIB

Pasca Idul Fitri 2023, Pupuk Kaltim Pastikan Stok Dalam Kondisi Aman

Pasca Idul Fitri 2023, Pupuk Kaltim Pastikan Stok Dalam Kondisi Aman

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2023 | 06:44 WIB

BRI Kenalkan Start Up Plepah di Hannover Messe 2023

BRI Kenalkan Start Up Plepah di Hannover Messe 2023

Sumut | Senin, 01 Mei 2023 | 14:00 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB