Komisi X Optimis Erick Thohir Mampu Ciptakan Kompetisi Liga 1 Lebih Sehat

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 04 Mei 2023 | 14:30 WIB
Komisi X Optimis Erick Thohir Mampu Ciptakan Kompetisi Liga 1 Lebih Sehat
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. [dok. PSSI]

Suara.com - Liga 1 2023/2024 rencananya akan mulai bergulir awal Juli 2023 mendatang. Kesepakatan agenda Liga 1 tersebut sudah disepakati oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator beberapa waktu lalu.

Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir tengah berupaya untuk membersihkan praktik mafia skor dalam pertandingan kompetisi sepak bola nasional. Langkah Erick itu diwujudkan dengan membentuk dua Satuan Tugas (Satgas) untuk menjadikan PSSI lebih transparan dan akuntabel.

Anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati mengatakan, gerak cepat Erick Thohir membentuk satgas khusus menjelang pertandingan Liga 1 Indonesia menjadi momentum yang sangat tepat untuk menciptakan iklim kompetisi lebih sehat.

Selain itu, Dewi meyakini langkah strategis Erick Thohir tersebut akan mampu membersihkan praktik korupsi dan mafia pengaturan skor di dalam kompetisi sepakbola nasional.

“Saya yakin ketika praktik korupsi sudah hilang, iklim kompetisi persepakbolaan kita akan menjadi jauh lebih maju. Karena korupsi seperti misalnya dalam pengaturan skor dan perwasitan, memiliki multiplier effect yang luar biasa, tidak hanya perihal perjudian dan menang kalah, tetapi juga kepada iklim kompetisi sepak bola secara menyuluruh, dan juga prestasi sebuah club dan pemainnya,” kata Dewi Coryati kepada wartawan, Kamis (4/5).

Bahkan, kata Dewi, praktik-praktik kotor tersebut akan berpengaruh pada anarkisme suporter di lapangan, karena suporter melihat langsung ada praktik kecurangan dalam sebuah pertandingan. Untuk itu, langkah Erick Thohir membentuk dua Satgas untuk mengaudit keuangan PSSI dan PT LIB adalah langkah yang tepat.

“Belum lagi jika kita bicara kerukunan suporter. Saat ini suporter kita bisa pecah salah satu faktornya karena adanya ketidakpercayaan terhadap hasil pertandingan karena isu korupsi ini. Saya percaya kepada mas Erick Thohir,” ungkapnya.

Lanjut Dewi, pemberantasan korupsi dan mafia pengaturan skor merupakan jalan yang panjang di tubuh PSSI. Ia menyebut dua masalah tersebut membuat citra buruk di tubuh PSSI selama ini dan juga merusak iklim sepak bola Indonesia.

“Pemberantasan korupsi merupakan jalan yang panjang termasuk di PSSI. Bukan hanya pada pengaturan skor dan perwasitan saja, PSSI harus banyak berbenah, tapi memang 2 hal ini yang paling membuat citra PSSI saat ini buruk di masyarakat, karena dampaknya langsung kepada sehatnya iklim kompetisi persepakbolaan kita,” ujarnya

baca juga

Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga meyakini, Erick Thohir mempunyai kemampuan dalam menciptakan sepak bola yang bersih dan berprestasi. Hal itu karena melihat pengalaman mantan bos Inter Milan itu dalam mengelola manajemen organisasi sepak bola, sebagaimana yang pernah dilakukan di klub papan atas Eropa.

“Saya sangat mengapresiasi pembentukan 2 Satgas ini, saya yakin di tangan seorang Erick Tohir yang memang sudah lama berkecimpung di dunia persepakbolaan, PSSI akan mengalami kemajuan. Tentunya kami di DPR khususnya komisi X juga akan terus mengawal, dan juga saya mengajak masyarakat juga ikut mengawal,” ucapnya.

Dikatakan politisi asal Bangkulu ini, Erick Thohir merupakan sosok yang tepat dalam membenahi sepak bola Indonesia. Hal itu tak lepas dari kecintaan dia terhadap dunia sepak bola, dan dia (Erick Thohir-red) memiliki visi yang jauh ke depan soal kemajuan sepak bola Indonesia.

“Beliau merupakan seorang yang sangat cinta kepada persepakbolaan Indonesia, beliau juga seorang negarawan yang berdedikasi dan berintegritas tinggi, seorang yang punya visi jauh ke depan, dan kapasitas manajemen yang sudah tidak perlu diragukan lagi,” akuinya.

“Tugas kita semua hanya tinggal mengawal, karena tugas ini adalah tugas yang berat, butuh keterlibatan semua pihak termasuk para suporter dan masyarakat,” sambungnya.

Dewi juga optimis, jika kerja-kerja satgas bentukan Erick Thohir ini berhasil membersihkan praktik korupsi dan pengaturan skor di tubuh PSSI, maka sudah dipastikan Indonesia bisa bersaing di kancah internasional.

“Terkait untuk bisa bersaing di kancah internasional tentunya itu adalah cita-cita kita semua yang harus dicapai secara bertahap,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Poin Utama dalam Rencana Erick Thohir Terkait Perampingan BUMN

5 Poin Utama dalam Rencana Erick Thohir Terkait Perampingan BUMN

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2023 | 14:14 WIB

CEK FAKTA: Indonesia Dapat Slot Bertanding di Piala Dunia U-20 2023 Setelah Negosiasi dengan FIFA?

CEK FAKTA: Indonesia Dapat Slot Bertanding di Piala Dunia U-20 2023 Setelah Negosiasi dengan FIFA?

Metro | Kamis, 04 Mei 2023 | 13:50 WIB

Erick Thohir Tak Habis Fikir Lift Bandara Kualanamu Medan Makan Korban

Erick Thohir Tak Habis Fikir Lift Bandara Kualanamu Medan Makan Korban

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2023 | 12:24 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×