Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

186 Bank AS Terancam Bangkrut Susul First Republic Bank dan Silicon Valley

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 05 Mei 2023 | 08:45 WIB
186 Bank AS Terancam Bangkrut Susul First Republic Bank dan Silicon Valley
Amerika Serikat [Shutterstock]

Suara.com - Riset yang menguji kerapuhan sistem perbankan AS menemukan setidaknya 186 bank berisiko gagal bahkan jika hanya setengah dari deposan mereka yang tidak diasuransikan memutuskan untuk menarik dana mereka.

"Dengan kegagalan tiga bank regional sejak Maret, dan satu lagi tertatih-tatih di tepi jurang, akankah Amerika segera melihat serangkaian kegagalan bank?" USA Today melaporkan pada Kamis (4/5/2023).

Mengutip dari Bloomberg, PacWest Bancorp yang berbasis di San Francisco kini tengah mempertimbangkan penjualan, dengan nilainya turun dengan margin yang besar.

Pada minggu lalu, First Republic Bank menjadi bank ketiga yang bangkrut jadi kegagalan bank terbesar kedua dalam sejarah setelah Washington Mutual, yang ambruk pada 2008 di tengah krisis keuangan. Sementara, Silicon Valley Bank dan Signature Bank sebelumnya sudah dinyatakan bangkrut pada Maret lalu.

"Bank-bank regional gagal karena kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif untuk meredam inflasi telah mengikis nilai aset bank seperti obligasi pemerintah dan sekuritas yang didukung hipotek," catat laporan tersebut dikutip melalui Antara.

Awal bulan ini, The Fed lagi-lagi menaikkan suku bunga sebesar seperempat persentase poin pada Rabu (3/5/2023) dalam langkah ke-10 berturut-turut dalam perang melawan inflasi yang cepat.

Sebagian besar obligasi membayar suku bunga tetap yang menjadi menarik saat suku bunga turun, menaikkan permintaan dan harga obligasi, menurut laporan tersebut. D

i sisi lain, jika suku bunga naik, investor tidak akan lagi memilih suku bunga tetap yang lebih rendah yang dibayarkan oleh obligasi, sehingga menurunkan harganya.

Mayoritas bank memilih untuk meningkatkan kepemilikan obligasi mereka selama pandemi, ketika simpanan berlimpah tetapi permintaan dan imbal hasil pinjaman lemah. 

"Penurunan baru-baru ini dalam nilai aset bank sangat signifikan meningkatkan kerapuhan sistem perbankan AS untuk menjalankan deposan yang tidak diasuransikan," tulis para ekonom dalam makalah baru-baru ini yang diterbitkan di Social Science Research Network.

Penarikan dana besar-besaran di bank-bank ini dapat menimbulkan risiko bahkan bagi deposan yang diasuransikan - mereka yang memiliki 250.000 dolar AS atau kurang di bank - karena dana asuransi simpanan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) mulai mengalami kerugian, tulis para ekonom. Skenario ini hanya akan berjalan jika pemerintah AS memilih untuk diam.

"Jadi, kalkulasi kami menunjukkan bank-bank ini tentu saja memiliki risiko potensial untuk penarikan dana besar-besaran, tidak adanya intervensi atau rekapitalisasi pemerintah lainnya," tulis para ekonom dalam riset terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpilih Wakili Indonesia di Hannover Messe 2023, Berikut Perjalanan Bisnis Plepah

Terpilih Wakili Indonesia di Hannover Messe 2023, Berikut Perjalanan Bisnis Plepah

Surakarta | Kamis, 04 Mei 2023 | 19:30 WIB

Berhasil Naik Kelas dengan Cepat, Plepah Wakili Indonesia di Hannover Messe 2023

Berhasil Naik Kelas dengan Cepat, Plepah Wakili Indonesia di Hannover Messe 2023

Bekaci | Kamis, 04 Mei 2023 | 19:09 WIB

Berikut Perjanan Start Up Plepah yang Wakili Indonesia di Hannover Messe 2023

Berikut Perjanan Start Up Plepah yang Wakili Indonesia di Hannover Messe 2023

Sulsel | Kamis, 04 Mei 2023 | 18:30 WIB

Mantan Bos Mastercard Ajay Bangga Jadi Presiden Bank Dunia yang Baru

Mantan Bos Mastercard Ajay Bangga Jadi Presiden Bank Dunia yang Baru

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2023 | 13:58 WIB

TJSL BNI Memberi Dampak bagi Sosial dan Lingkungan

TJSL BNI Memberi Dampak bagi Sosial dan Lingkungan

Jatim | Kamis, 04 Mei 2023 | 11:43 WIB

Riset BRIN: Pelaku Usaha Mikro Terbukti Tangguh ketika Menikmati Layanan KUR di Tengah Masa Pandemi

Riset BRIN: Pelaku Usaha Mikro Terbukti Tangguh ketika Menikmati Layanan KUR di Tengah Masa Pandemi

Bekaci | Kamis, 04 Mei 2023 | 12:00 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB