Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

Dibuka Dirjen PDSKP KKP, Sea Indonesia Targetkan 10.000 Pengunjung

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 15 Mei 2023 | 15:15 WIB
Dibuka Dirjen PDSKP KKP, Sea Indonesia Targetkan 10.000 Pengunjung
Sea Indonesia 2023, Pameran dan Seminar (Exibition & Conference)  bidang kemaritiman terbesar dan terlengkap di Indonesia resmi dibuka.

Suara.com - Sea Indonesia 2023, Pameran dan Seminar (Exibition & Conference)  bidang kemaritiman terbesar dan terlengkap di Indonesia resmi dibuka Direktur Jenderal PDSKP Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr. Budi Sulistyo M.Sc didampingi Johnson W. Sutjipto, Direktur Utama PT Kshatriya Piningit Kamulyan selaku Event Organizer dan Ferdianto Munir, Senior Vice President Bank Mandiri selaku main sponsor.   

Dilaksanakan di Hall B1-B2, Jakarta International Expo (JIE), Kemayoran, Jakarta, event Sea Indonesia akan berlangsung selama tiga hari yakni pada 15 hingga 17 Mei 2023. Lebih dari 150 perusahaan yang berasal dari 28 sub-sektor dalam ekosistem maritim hadir menjadi peserta pameran dan diperkirakan tidak kurang dari 10.000 orang akan berkunjung selama event ini berlangsung. 

Tidak hanya berasal dari Indonesia, peserta pameran dan pengunjung juga berasal dari luar negeri antara lain China, Korea Selatan, Jepang, Singapura dan Malaysia.  Selain pameran, juga dilaksanakan seminar yang membahas isu-isu strategis yakni Maritime Policy, Maritime Education & Research, Renewable Green Energy, Maritime Security, Maritime Enterprise dan Trade & Industri Association.

Direktur Jenderal PDSKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistyo memuji event Sea Indonesia. Melalui pameran ini, terjadi pertukaran informasi tentang perkembangan teknologi terbaru di bidang kemaritiman yang dapat diakses oleh para pelaku usaha di Indonesia.

“Kami berharap juga terjadi kerjasama bisnis dan investasi,” kata Budi ditulis Senin (15/5/2023).

Johnson W. Sutjipto, Direktur Utama PT Kshatriya Piningit Kamulyan selaku Event Organizer mengatakan  jika pemilik kapal akan membangun kapal, di sini tersedia arsitek angkutan laut untuk merancang, badan klasifikasi untuk mensertifikasi, galangan kapal untuk membangun, pemasok untuk menyediakan semua yang dibutuhkan.

Misalnya mesin utama, kotak roda gigi, baling-baling, mesin dan peralatan kapal lainnya, cat laut , minyak pelumas, juga penyedia asuransi, manajer kapal untuk mengelola kapal yang baru dibangun dan akhirnya bank menyediakan pembiayaan dan pengacara atau notaris publik untuk menyegel kesepakatan.

Bahkan, katanya,  jika seseorang sedang merencanakan liburan, kami memiliki berbagai pilihan wisata Bahari yang ditawarkan, seperti tinggal di atas kapal selam modern seperti - Gaia Love atau dengan Phinisi tradisional - seperti Samsara.

“Kami mengambil tema Maritime One Stop Shop SHOP (MOSS), The Most Exclusive Maritime Exhibition & Conference ini sesuai dengan harapan kami dimana Sea Indonesia menjadi tempat bagi bertemunya  para pengusaha kemaritiman nasional dan internasional sehingga dapat terjadi berbagai kerja sama investasi dan bisnis,” katanya. 

Pada event ini, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk hadir sebagai main sponsor.  Bank Mandiri merupakan badan usaha milik negara yang menyediakan berbagai macam layanan jasa keuangan, termasuk pembiayaan di bidang kemaritiman. Event ini akan dapat dimanfaatkan oleh pengunjung untuk mengenal lebih jauh tentang pembiayaan kemaritiman yang disediakan oleh Bank Mandiri.

Ferdianto Munir, Senior Vice President Bank Mandiri mengatakan keikutsertaan Bank Mandiri sebagai main sponsor pada event ini merupakan salah satu satu bentuk komitmen besar perseroan tersebut untuk turut serta mensukseskan visi pemerintah di bidang kelautan Indonesia.

Dia menjelaskan potensi kemaritiman Indonesia sangat besar, apalagi Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan Pemerintah memiliki tujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros Maritim dunia.

“Kita sudah membiayai sektor kemaritiman senilai lebih dari Rp50 triliun,” katanya.

Komisaris PT Kshatriya Piningit Kamulyan Siana A. Surya menjelaskan latar belakang digelarnya Sea Indonesia yang sudah diinisiasi sejak 2019 dan baru terlaksana pada 2023 karena adanya faktor wabah Pandemi Covid-19.  

Padahal, event ini sangat penting bagi Indonesia  sebagai salah satu negara kepulauan (archipelagic state) terbesar di dunia dengan jumlah  pulau mencapai 17.508 buah sehingga perlu terus digaungkan potensi maritim Indonesia dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASN Kemenhub Ini Sukses Presentasikan Inaportnet di Sidang IMO London

ASN Kemenhub Ini Sukses Presentasikan Inaportnet di Sidang IMO London

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2023 | 20:41 WIB

Indonesia Sampaikan Keberhasilan Implementasi Inaportnet Dalam Sidang IMO London

Indonesia Sampaikan Keberhasilan Implementasi Inaportnet Dalam Sidang IMO London

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2023 | 20:35 WIB

Sidang IMO FAL ke-47 Resmi Dimulai, Indonesia Ikut Bahas Pengaturan Pelayaran Internasional

Sidang IMO FAL ke-47 Resmi Dimulai, Indonesia Ikut Bahas Pengaturan Pelayaran Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2023 | 12:54 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB