Begini Penilaian Analis Terkait Modal Kerja PGEO Negatif

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 30 Mei 2023 | 10:36 WIB
Begini Penilaian Analis Terkait Modal Kerja PGEO Negatif
Ilustrasi saham [Shutterstock]

Suara.com - Manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dinilai belum mampu mangatur tata kelola keuangan. Hal ini dibuktikan dengan modal kerja (working capital) yang pada kondisi negatif.

Head of Research Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma menganalisis, kondisi seperti ini biasa terjadi akibat tata kelola keuangan yang kurang baik, salah satunya dalam mengatur pengeluaran dana operasional yang berlebihan tanpa perhitungan yang matang.

"Bisa saja perseroan sudah membeli sejumlah inventory untuk pengembangan proyek misalnya, tapi ternyata proyeknya belum berjalan optimal atau belum dapat menghasilkan income, nah ini jadi duit mati istilahnya," ujarnya kepada wartawan yang dikutip, Selasa (30/5/2023).

Melalui prospektusnya, PGEO menyampaikan bahwa pendanaan seluruh kegiatan operasional perseroan mendapat dukungan finansial dari induk usahanya, yakni Pertamina. Namun, Suria berpendapat bahwa kondisi ini juga tidak sepenuhnya ideal.

"Ya kalau diklaim ditanggung atau disubsidi oleh holding-nya, ini juga bukan posisi yang ideal karena bisa menggerus Pertamina juga," jelas dia.

Lebih lanjut Suria menegaskan, kondisi modal kerja negatif ini mempunyai risiko yang besar jika berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.

"Jika ini terjadi terus menerus, akhirnya perseroan harus tutup lubang gali lubang melalui berbagai macam instrumen pendanaan," kata dia.

Bahkan Suria khawatir kalau kondisi ini dapat menjadi sinyal buruk bagi kinerja saham perseroan, terlebih bagi rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usaha Pertamina lainnya dalam waktu dekat ini.

Sebab, lanjut Suria, kinerja PGEO saat ini saja belum dapat optimal menilik harga sahamnya yang masih berada di bawah harga IPO. Padahal, kapitalisasi pasar perseroan saat ini jauh berada di bawah subholding upstream tersebut.

baca juga

"Kalau lihat kondisi saham PGEO saat ini bisa memberikan sentimen negatif untuk saham PHE nanti saat mau IPO. Istilahnya kan size yang lebih kecil saja harganya turun, apalagi dengan size yang yang lebih besar. Jual satu ayam saja harganya turun, apalagi mau jual ayam satu kandang? Kan lebih susah jualnya," imbuh dia.

Sebelumnya, Corporate Secretary PGEO, Kitty Andhora menyebut, fundamental perseroan cukup solid untuk menjalankan bisnis dengan operasional yang kuat dan profitabilitas berkelanjutan.

Dia melanjutkan, fundamental tersebut diturunkan melalui strategi bisnis yang unggul, optimalisasi wilayah kerja panas bumi (WKP) yang ada, pengembangan area baru, dan perluasan value chain panas bumi.

"Sehingga PGE memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban keuangan termasuk membayar utang," pungkas Kitty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGEO Terbitkan Obligasi Buat Bayar Utang, Begini Kata Analis

PGEO Terbitkan Obligasi Buat Bayar Utang, Begini Kata Analis

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2023 | 13:13 WIB

Potensi Energi Hijau Indonesia Melimpah, PGEO Jajaki Kerjasama dengan Perusahaan Jepang

Potensi Energi Hijau Indonesia Melimpah, PGEO Jajaki Kerjasama dengan Perusahaan Jepang

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2023 | 05:35 WIB

Tak Laporkan Kelebihan Permintaan Green Bonds, Begini Kata Manajemen PGEO

Tak Laporkan Kelebihan Permintaan Green Bonds, Begini Kata Manajemen PGEO

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 10:52 WIB

Terkini

Catatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Portugal di Piala Dunia U-15 Sore Ini: Punya Modal 8 Gol

Catatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Portugal di Piala Dunia U-15 Sore Ini: Punya Modal 8 Gol

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Pelanggan Daihatsu Asal Lampung Raih Mobil Modifikasi Langka Ayla Modern Vintage

Pelanggan Daihatsu Asal Lampung Raih Mobil Modifikasi Langka Ayla Modern Vintage

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Apa Manfaat Lulur Kocok Mustika Ratu? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Lulur Kocok Mustika Ratu? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini

Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api

Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan

Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:55 WIB

×