Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya Teridentifikasi, Pernah Culik Pilot dan Pembantaian Karyawan

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 11 September 2026 | 15:03 WIB
Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya Teridentifikasi, Pernah Culik Pilot dan Pembantaian Karyawan
Ilustrasi KKB Papua. (Ist)
baca 10 detik
  • Tiga ASN Dinas Pertanian di Jayawijaya ditembak oleh kelompok yang diduga TPNPB-OPM untuk menebar teror.
  • Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz mengidentifikasi dua pelaku berinisial PN dan KT pada Jumat (11/9/2026).
  • Kedua pelaku yang telah diidentifikasi merupakan DPO kasus penculikan pilot dan pembantaian PT Istaka Karya.

Suara.com - Tiga orang aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian di Jayawijaya ditembak oleh orang tidak dikenal. Diduga pelaku merupakan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Sebab, salah satu pelaku penembakan sempat melakukan panggilan video call terhadap salah satu keluarga korban tewas, menggunakan ponsel korban.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengatakan saat ini pihaknya telah mengidentifikasi pelaku.

“Salah satunya yang sudah kita identifikasi, namanya inisialnya PN yang satu KT,” kata Yusuf, kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Yusuf mengatakan, kedua orang yang sudah teridentifikasi ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Sebab, keduanya disinyalir pernah melakukan penculikan pilot pada 2023 silam.

“Kedua orang ini masuk dalam DPO kita, terkait dengan kasus penculikan. Penculikan pilot yang berhasil kita bebaskan tahun lalu 2024, kejadian penculikannya di 2023,” ucap Yusuf.

Personel TNI AU dan Satpol PP mengangkat peti berisi jenazah Wili Mbuik yang tiba di Bandara El Tari Kupang, Provinsi NTT, Jumat (11/9/2026). [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/app/YU]
Personel TNI AU dan Satpol PP mengangkat peti berisi jenazah Wili Mbuik yang tiba di Bandara El Tari Kupang, Provinsi NTT, Jumat (11/9/2026). [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/app/YU]

Sebelum kasus ini, kedua pelaku juga telah masuk DPO akibat kasus pembantaian PT Istaka Karya di tahun 2019.

Saat itu mereka melakukan perampokan serta menculik dan membunuh puluhan pegawai PT Istaka Karya yang pada saat itu sedang melakukan pembangunan trans jalan di Papua.

Yusuf mengatakan, penembakan terhadap tiga ASN ini diduga dilakukan secara acak. Tujuannya untuk menebar teror di tengah masyarakat Papua.

baca juga

“Biasanya mereka melakukannya itu secara random. Jadi, kalau modus yang mereka lakukan, ini mereka memang selalu menebar teror dengan ancaman kekerasan maupun tindakan kekerasan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baku Tembak di Yahukimo: 4 Anggota OPM Batalyon Eden Sawi Tewas saat Markasnya Digerebek

Baku Tembak di Yahukimo: 4 Anggota OPM Batalyon Eden Sawi Tewas saat Markasnya Digerebek

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:03 WIB

Ancam Hak Adat dan Pangan Lokal! Mahasiswa Papua Tolak Program Cetak Sawah 2.000 Hektare

Ancam Hak Adat dan Pangan Lokal! Mahasiswa Papua Tolak Program Cetak Sawah 2.000 Hektare

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:03 WIB

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya

OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×