Bisnis Inspiratif: Resep Eggroll Turun Temurun Jadi Sumber Penghidupan Banyak Orang

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 05 Juni 2023 | 13:00 WIB
Bisnis Inspiratif: Resep Eggroll Turun Temurun Jadi Sumber Penghidupan Banyak Orang
Pemilik UMKM Shaka Eggroll, Dyah [Suara.com/Hadi]

Suara.com - Tahun 2015 jadi momen penting bagi Dyah Novita Primasari, karena saat itu adalah estafet usahanya menuju pasar yang lebih besar setelah lolos uji makanan BPOM.

"Setelah berhenti kerja. Memutuskan untuk buka usaha, dan perizinan pada tahun 2015 dan Alhamdulillah bisa berjalan sampai sekarang," ucap Dyah, mulai menceritakan perjalanan usahanya, yakni Shaka Eggroll kepada Suara.com pada Jumat (2/6/2023).

Shaka Eggroll atau Kue Semprong Shaka adalah usaha yang dirintis oleh Dyah. Namun, jauh sebelum dirinya, sang nenek adalah sosok kunci dari usaha yang telah berkembang delapan tahun belakangan itu.

Dyah mengungkapkan, eggroll shaka buatannya merupakan resep turun temurun dari sang nenek.

"Ternyata egg roll ini banyak yang suka saat pertama kali saya tawarkan ke teman-teman. Apalagi, sebelum akhirnya punya brand sendiri, kita memang sering dipesenin egg roll," ucap dia.

Mengawali usaha tanpa modal, Dyah kini tidak banyak berkutat di bagian produksi karena sudah memiliki tiga karyawan.

"Ada tiga orang karyawan tetap. Tapi, di luar itu, ada beberapa orang yang kerja borongan kalau order lagi rame," kata Dyah.

Produksi Shaka Eggroll di Sariharjo, Ngaglik, Sleman [Suara.com/Hadi]
Produksi Shaka Eggroll di Sariharjo, Ngaglik, Sleman [Suara.com/Hadi]

Dyah tidak ingin memaksakan penjualan produknya secara masif ke banyak outlet.

"Strategi kami, tidak perlu terlalu banyak yang disebar ke berbagai outlet penjualan. Melainkan fokus pada outlet-outlet tertentu yang sudah terbukti punya ritme penjualan bagus," ungkap pengusaha yang menjalankan usahanya dari Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman tersebut.

Saat ini, ada 20 outlet yang memasarkan produk Eggroll Shaka.

Kebijakan ini, kata Dyah, bertujuan agar kualitas Eggroll Shaka yang diterima oleh pembeli tetap terjaga.

Selain itu, ia juga menerima pesanan egg roll pesanan besar tanpa label.

"Minatnya cukup besar juga. Jadi, kita menyediakan eggroll, nanti mereka pasang label mereka sendiri," kata Dyah.

Ia mengaku tidak keberatan karena secara tidak langsung eggroll buatannya tidak hanya terkenal di kalangan konsumen. Tapi juga mendapatkan kepercayaan para pelaku usaha.

Shaka Eggroll [Ist]
Shaka Eggroll [Ist]

"Reseller kita juga saat ini pemasarannya justru lebih bagus dari kita sendiri. Jadi, kita juga ikut untung," ucap Dyah, sembari tertawa.

Sebagai salah satu pengusaha yang menyadari besarnya potensi penjualan online, Dyah juga terus berusaha mengembangkan dirinya di bidang marketing online.

"Ikut agenda UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur yang diadakan BRI di Rumah Kreatif BUMN. Saya sangat terbantu untuk pembelajaran di bidang digital marketing dan packaging," kata dia.

"Rasanya benar-benar upgrade skill," sambung dia.

Melalui agenda yang dipersembahkan oleh BRI itu, Dyah berharap, ia dan para pelaku UMKM bisa mendapatkan kesempatan yang cukup untuk menimba ilmu di bidang digital marketing.

Momen Pandemi COVID-19

Usahanya yang kini dikenal banyak orang itu tidak selalu mulus. Bahkan, Dyah pernah memutuskan untuk merumahkan karyawan dan berhenti produksi secara total karena tekanan ekonomi.

"Ikut merasakan susahnya (momen Wabah Virus Corona). Semua usaha down saat pandemi, tapi sekarang berhasil bangkit," terang dia.

Shaka Eggroll berhenti beroperas selama kurang lebih tiga bulan saat Pandemi COVID-19 melanda Indonesia pada tahun 2020 lalu.

"Saat itu, satu per satu karyawan juga tumbang karena positif COVID-19," kata dia.

Rugi tak dapat dihindari. Usaha yang dirintis oleh Dyah merugi hingga jutaan. Namun, ia tidak mau terus terpuruk. Di tengah kondisi yang sulit, Dyah masih memikirkan bagaimana nasib orang-orang yang bergantung pada usahanya.

"Produk dan bahan-bahan eggroll seperti telur dan lain-lain, semua saya berikan ke tetangga dan karyawan. Siapa saja yang membutuhkan, silahkan ambil secukupnya," terang Dyah.

Waktu tiga bulan cukup bagi Dyah untuk menyiapkan berbagai kebutuhan agar tetap produksi meski di masa pandemi.

"Kami siapkan semuanya, APD, masker, hand sanitizer dan banyak lagi. Saya siapkan agar usaha ini tetap bisa produksi," ujarnya.

Dengan etos kerjanya, sekali lagi Dyah berhasil membuat Shaka Eggroll bangkit dan kembali produksi.

Bahkan, keuntungan yang ia peroleh pasca Pandemi COVID-19 jauh lebih besar dari sebelum wabah.

"Habis COVID-19, tahun 2022 dapat omzet tertinggi sepanjang mendirikan usaha," ucap Dyah.

Selama tiga bulan berturut-turut, omzet yang dihasilkan oleh Shaka Eggroll mencapai Rp30 juta tiap bulannya.

Omzet tersebut ia peroleh dari pesanan lebih dari puluhan ribu pack dalam enam bulan.

"Saat itu, karena pesenan melonjak, kita sampai rekrutmen tambahan karyawan lepas. Dapur sampai gak muat," ungkap Dyah.

Sementara saat ini, Shaka Eggroll memiliki omzet rata-rata Rp10 juta dalam satu bulan.

"Untuk teman-teman UMKM. Jangan berhenti mencoba, ketika Anda tidak berhenti mencoba, maka di situ akan ada jalan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibuka Jam 12.00 WIB! Simak 3 Cara Beli Tiket Indonesia Vs Argentina Khusus Nasabah BRI

Dibuka Jam 12.00 WIB! Simak 3 Cara Beli Tiket Indonesia Vs Argentina Khusus Nasabah BRI

News | Senin, 05 Juni 2023 | 11:39 WIB

Tutorial Beli Tiket Nonton Indonesia vs Argentina Agar Cepat Dapat Tiket Asli

Tutorial Beli Tiket Nonton Indonesia vs Argentina Agar Cepat Dapat Tiket Asli

Bola | Senin, 05 Juni 2023 | 11:33 WIB

Ini Alasan Ketika Away di Liga 1 2023-2024 Tim Tamu Tak Bisa Didukung Suporter Langsung

Ini Alasan Ketika Away di Liga 1 2023-2024 Tim Tamu Tak Bisa Didukung Suporter Langsung

| Senin, 05 Juni 2023 | 10:08 WIB

Dibuka Hari Ini! Simak Cara Beli Tiket Indonesia Vs Argentina Khusus Nasabah BRI

Dibuka Hari Ini! Simak Cara Beli Tiket Indonesia Vs Argentina Khusus Nasabah BRI

Bisnis | Senin, 05 Juni 2023 | 11:12 WIB

942 Lapak Pasar Purwareja Klampok Ludes Terbakar, 722 Pedagang Merana

942 Lapak Pasar Purwareja Klampok Ludes Terbakar, 722 Pedagang Merana

| Senin, 05 Juni 2023 | 09:17 WIB

PSSI Dihantui Tragedi Kanjuruhan dan Sanksi FIFA, BRI Liga 1 2023-2024 Tanpa Suporter Away

PSSI Dihantui Tragedi Kanjuruhan dan Sanksi FIFA, BRI Liga 1 2023-2024 Tanpa Suporter Away

Bola | Senin, 05 Juni 2023 | 08:56 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB