10 Target-target Jokowi Dalam RPJMN 2020-2024 Yang Terancam Tak Tercapai

Ria Rizki Nirmala Sari | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 05 Juni 2023 | 17:18 WIB
10 Target-target Jokowi Dalam RPJMN 2020-2024 Yang Terancam Tak Tercapai
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa usai rapat bersama Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/4/2023). (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebut masih banyak target Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang tidak akan tercapai. pada tahun 2024. Kebanyakan, target yang tidak tercapai berasal dari sektor kesehatan.

Setidaknya, menurut Suharso terdapat 10 target RPJMN yang tidak tercapai hingga tahun 2024.

"10 Indikator RPJMN berisiko tidak tercapai. (Pertama) Imunisasi dasar lengkap itu pada 2022 63,17 persen dari target 2024 90 persen," ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/6/2023).

Kemudian kedua, angka stunting balita yang targetnya sebesar 14 persen pada tahun 2024, tapi baru tercapai 21,6 persen pada tahun 2022.

Selanjutnya ketiga, tingkat wasting balita atau penurunan berat badan yang mencapai 7,7 persen pada 2022 dari target di 2024 sebesar 7 persen.

Setelah itu keempat, angka tuberkulosis yang ditargetkan 297 orang per 100 ribu penduduk pada 2024, tapi baru tercapai 354 orang per 100 ribu penduduk

"Kasus TB kita nomor 2 di dunia, 969 ribu kasus baru per tahun," imbuh dia.

Lalu kelima, tingkat eliminasi baru mencapai 372 per kabupaten/kota pada 2022, dari target tahun 2024 sebanyak 405 per kabupaten/kota. Keenam, tingkat eliminasi kusta baru mencapai 403 kabupaten/kota pada 2022 dari target 514 per kabupaten/kota pada 2024.

Ketujuh, tingkat merokok pada anak juga masih jauh dari target sebesar 8,7 persen di 2024, baru mencapai 9,10 persen pada tahun 2022.

Kedelapan, tingkat obesitas pada penduduk dewasa baru mencapai 21,8 persen pada 2022. Kesembilan, jumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang ditargetkan 100 persen di 2024, tapi baru mencapai 56,4 persen di tahun 2022.

Terakhir, kesepuluh, jumlah puskesmas dengan tenaga kesehatan sesuai standar juga masih sediki, baru mencapai 56,07 persen dari target 83 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Kunjung Sedot Investasi, Jokowi Minta Bappenas Rombak UU IKN

Tak Kunjung Sedot Investasi, Jokowi Minta Bappenas Rombak UU IKN

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2023 | 09:16 WIB

Hatrick, Bappenas Beri Penghargaan Pembangunan Daerah Provinsi Terbaik Pertama ke Jateng

Hatrick, Bappenas Beri Penghargaan Pembangunan Daerah Provinsi Terbaik Pertama ke Jateng

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2023 | 06:10 WIB

Ada Lowongan Kerja di Bappenas, Cek Syarat-syaratnya

Ada Lowongan Kerja di Bappenas, Cek Syarat-syaratnya

Bisnis | Senin, 06 Februari 2023 | 13:13 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB