Suara.com - Indonesia, negara dengan peluang yang tak terbatas, telah menjadi saksi lonjakan konsumen digital sejak dimulainya pandemi. Lebih dari 21 juta konsumen digital baru telah muncul, dengan 72% di antaranya berasal dari wilayah non- perkotaan.
Diperkirakan pada tahun 2025, ekonomi internet Indonesia akan mencapai nilai US$146 miliar atau setara Rp2.190 triliun dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 20%.
Untuk itu PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) menggandeng Imbee Limited perusahaan manajemen percakapan secara daring atau Chat Management guna membangun solusi percakapan bisnis atau conversational commerce yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia.
Direktur Utama FUTR, Jeremy Quek merujuk pada survei Facebook dan BCG yang mengungkapkan bahwa 94 persen dari pelanggan Indonesia lebih suka membeli produk dari penjual yang responsif terhadap obrolan/chat sebelum melakukan pembelian.
"IMBEE dan FUTR berkomitmen untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan di pasar Indonesia. Dan kami tidak sabar untuk melihat dampak dari kemitraan kami pada lanskap digital negara ini,” papar dia kepada media, Selasa (6/6/2023).
Ia bilang, FUTR dan Embee akan berkolaborasi dalam solusi conversational commerce yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Selain itu, kedua belah pihak akan Bersama sama melakukan riset dan mengembangkan model semantik yang lebih dalam serta kemampuan analisis data yang kuat dengan tetap memprioritaskan privasi data dan protokol keamanan di berbagai negara di seluruh dunia.
“Dengan menggabungkan e-commerce dan saluran media sosial, Conversational Commerce memiliki potensi yang sangat besar dalam mengubah cara bisnis berinteraksi dengan pelanggan,” terang dia.
Sedangkan, Pendiri & CEO IMBEE, Ken Chu menilai pasar Indonesia menghadirkan peluang pertumbuhan yang signifikan untuk Conversational Commerce.
“Kami sangat senang dapat bermitra dengan FUTR untuk memberdayakan bisnis di Indonesia dengan solusi kami yang akan membantu bisnis mengumpulkan dan menganalisis data percakapan dalam jumlah besar, serta mengubah wawasan bisnis yang berharga menjadi pendapatan."ungkap dia.