SDG Sumsel Gelar Pelatihan Penanaman Budi Daya Buah di Ponpes OKI

Iwan Supriyatna

Selasa, 06 Juni 2023 | 11:54 WIB
SDG Sumsel Gelar Pelatihan Penanaman Budi Daya Buah di Ponpes OKI
SDG Sumsel mengadakan pelatihan penanaman budi daya buah di Pondok Pesantren Tazkiyatunnafsi, Desa Cahaya Maju, Kecamatan Lempuing.

Suara.com - Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumsel mengadakan pelatihan penanaman budi daya buah di Pondok Pesantren Tazkiyatunnafsi, Desa Cahaya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Acara yang menyasar ratusan santri itu dimulai dengan kegiatan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan mendoakan kemudahan bagi Ganjar Pranowo agar diberi kelancaran pada tahun depan.

Koordinator Wilayah SDG Sumsel Faisal Tanjung mengatakan, pelatihan ini digelar dengan tujuan membekali para santri mengenai ilmu budi daya pertanian, seperti tanaman buah-buahan.

"Melihat mayoritas masyarakat di daerah sini adalah petani, jadi kami mengadakan kegiatan pelatihan penanaman. Karena kita tahu bahwa setiap santri itu setelah jadi santri itu mau jadi apa," ujar Faisal ditulis Selasa (6/6/2023).

"Kebanyakan di masyarakat umum mereka menilai bahwasanya santri itu setelah lulus bakal menjadi ustaz, tapi nyatanya tidak. Mereka juga bisa menjadi seorang pengusaha, petani, atau bahkan bisa menjadi presiden sekalipun," lanjut dia.

Pada kesempatan tersebut, para sukarelawan memberikan secara simbolis bantuan sebanyak 750 bibit tanaman buah mangga, alpukat, jambu air, dan durian.

Faisal berharap, lewat kegiatan ini nantinya para santri bisa melek pertanian, sehingga dapat bermanfaat bagi mereka yang nantinya terjun berkecimpung di dunia pertanian.

"Harapannya untuk para santri putra dan santri putri, setelah lulus dari sini mereka sudah mempunyai bekal ataupun ilmu dalam pertanian dalam menanam. Jadi, bisa kami bilang mereka tidak terlalu buta untuk ilmu pertanian," ucapnya.

Sebelum dilakukan penanaman di area lingkungan ponpes, terlebih dahulu para santri diberikan edukasi pelatihan penanaman oleh penggiat petani bernama Syaikhoni.

baca juga

Dalam paparannya, Syaikhoni menjelaskan bahwa persiapan yang dibutuhkan untuk menanam bibit, yaitu terlebih dahulu tersedianya lahan, bibit yang akan ditanam, dan peralatan untuk menanam.

Syaikhoni mengungkapkan pentingnya peran petani dalam keberlanjutan kehidupan manusia. Menurut dia, profesi petani merupakan pekerjaan yang paling dibutuhkan selalu oleh manusia karena berkat para petani, ketersediaan pangan khususnya di Indonesia dapat terjaga.

Wakil Pengasuh Ponpes Tazkiyatunnafsi, Komaroni pun turut bersuara atas kedatangan para sukarelawan. Ia mengaku sangat mengapresiasi kehadiran para sukarelawan yang memberikan manfaat positif bagi para santri.

"Untuk empat buah tersebut di daerah OKI sini peminatnya sangat banyak, terutama durian. Sangat diucapkan terima kasih, memberikan bantuan tersebut yang sangat membantu di Pondok Pesantren Tazkiyatunnafsi ini, inshaallah bibit tersebut akan bermanfaat untuk pondok pesantren," kata Komaroni.

Mewakili ponpes, Komaroni juga menaruh harapan dan doa agar Ganjar Pranowo bisa memimpin Indonesia.

"Dan mudah-mudahan kepada Bapak Ganjar nanti di Pilpres 2024 bisa terpilih. Terima kasih banyak atas bantuan bibit tersebut, insha Allah bermanfaat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SDG Jatim Bekali Santri Kemampuan Fotografi dan Videografi, Siap Hadapi Transformasi Digital

SDG Jatim Bekali Santri Kemampuan Fotografi dan Videografi, Siap Hadapi Transformasi Digital

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2023 | 11:23 WIB

Tingkatkan Kualitas Peternakan, SDG Jateng Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Silase di Klaten

Tingkatkan Kualitas Peternakan, SDG Jateng Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Silase di Klaten

Bisnis | Minggu, 28 Mei 2023 | 14:09 WIB

SDG Sulsel Tingkatkan Kualitas Para Santri Lewat Pelatihan Membuat Kaligrafi

SDG Sulsel Tingkatkan Kualitas Para Santri Lewat Pelatihan Membuat Kaligrafi

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2023 | 17:46 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×