Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Marak Jalan Rusak, Jokowi Butuh Anggaran Rp82 Triliun Untuk Perbaiki

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 06 Juni 2023 | 12:28 WIB
Marak Jalan Rusak, Jokowi Butuh Anggaran Rp82 Triliun Untuk Perbaiki
Presiden Jokowi saat meninjau ruas jalan Seputih Raman - Seputih Banyak - Simpang Randu, Lampung, Jumat (5/5/2023). (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Maraknya jalan rusak disejumlah daerah Indonesia hingga ada beberapa kasus yang viral membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) gerah.

Pemerintah pun berencana untuk memperbaiki jalan rusak tersebut. Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengungkapkan pemerintah harus merogoh duit negara hingga Rp82,7 triliun untuk membangun dan memperbaiki jalan yang sulit diselesaikan.

Target pembangunan jalan tersebut pun ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Suharso membagi data tersebut ke dalam baseline di 2019, target 2023, prognosa 2024 berdasarkan pagu indikatif, dan target 2024 di RPJMN.

Ia merinci target pembangunan jalan era Jokowi mencakup tiga bagian, yakni jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Jalan tersebut kudu masuk dalam kondisi mantap jalan untuk mencapai target RPJMN tersebut.

"Target 2024, 97 persen relatif jalan nasional bisa dicapai, jalan provinsi (75 persen) relatif juga bisa dicapai, tapi jalan kabupaten/kota yang ini (65 persen) sulit dicapai. Karena itu ada instruksi presiden (inpres) terkait jalan," tuturnya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/6/2023).

Suharso merinci kondisi mantap jalan nasional sepanjang 47.603 km. Berdasarkan baseline 2019, pembangunan jalan nasional sudah mencapai 92 persen dan ditargetkan rampung 93 persen pada 2023, 95 persen di 2024 berdasarkan pagu indikatif, dan 97 persen dalam RPJMN 2020-2024.

Untuk mencapai target tersebut, Suharso mengatakan perlu tambahan alokasi anggaran. Berdasarkan perhitungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), masih ada backlog sebesar Rp77 triliun.

Lalu, ia menyebut kondisi mantap jalan provinsi sepanjang 47.874 km. Prognosa pada 2019 ada di angka 68 persen, dengan target rampung 73 persen di 2023, selesai 74 persen pada tahun depan berdasarkan pagu indikatif, dan naik ke 75 persen pada 2024 berdasarkan RPJMN.

Sedangkan kondisi mantap jalan kabupaten/kota mencapai 431.426 km. Suharso merinci baseline pada 2019 pembangunan jalan ini baru rampung 57 persen, kemudian target tahun ini 63 persen, meningkat jadi 64 persen pada 2024 berdasarkan pagu indikatif, dan harus menyentuh 65 persen pada tahun depan jika mengacu RPJMN.

baca juga

"Pelaksanaan inpres jalan daerah untuk mencapai target RPJMN dengan kebutuhan: 2023 Rp32,7 triliun dan 2024 Rp50 triliun," rinci data Suharso tersebut.

Sehingga kalau ditotal pemerintah harus menyiapkan anggaran sedikitnya Rp82,7 triliun untuk memperbaiki jalan rusak tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihadiri Jokowi, PDIP Minta Maaf Jika Rakernas Bikin Jalan Lenteng Agung Macet

Dihadiri Jokowi, PDIP Minta Maaf Jika Rakernas Bikin Jalan Lenteng Agung Macet

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 11:06 WIB

Langsung Disalami Ganjar, Jokowi Hadir di Rakernas ke-III PDIP Hari Ini

Langsung Disalami Ganjar, Jokowi Hadir di Rakernas ke-III PDIP Hari Ini

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 10:19 WIB

PDIP Gelar Rakernas III Hari Ini: Dibuka Megawati, Jokowi-Ganjar Beri Sambutan

PDIP Gelar Rakernas III Hari Ini: Dibuka Megawati, Jokowi-Ganjar Beri Sambutan

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 09:34 WIB

Terkini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB