Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Achmad Fauzi

Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
Ilustrasi Coffee Shop (Pexels/Afta Putta Gunawan)
baca 10 detik
  • Muhammad David mendirikan Sekata Kopi dengan menerapkan konsep rumah kedua untuk menghadapi ketatnya persaingan bisnis kedai kopi.
  • Strategi bisnis ini lahir melalui riset mendalam di Jakarta dan Medan guna menciptakan pengalaman emosional bagi pelanggan.
  • Penerapan konsep tersebut berhasil membangun basis pelanggan loyal serta menciptakan ruang komunitas yang nyaman bagi berbagai kalangan.

Suara.com - Persaingan bisnis kedai kopi kini sangat tinggi dan berisiko. Karena, setiap gang di suatu daerah kini memiliki kedai kopi, sehingga perlu strategi untuk bertahan di bisnis ini.

Para pelaku usaha kedai kopi bisa menggunakan strategi konsep 'Rumah Kedua' dalam jalankan bisnis. Hal ini yang dilakukan oleh Sekata Kopi yang didirkan oleh Muhammad David.

David menjelaskan, ide tersebut lahir dari hasil riset panjang yang dilakukannya sebelum membuka usaha. Saat pandemi Covid-19 melanda dan bisnis event organizer (EO) yang digelutinya terpukul, ia mulai mencari peluang usaha baru yang lebih menjanjikan.

Sebelum memutuskan terjun ke industri kopi, David melakukan riset ke 15 coffee shop di Jakarta dan lima coffee shop di Medan. Tujuannya sederhana, membangun bisnis yang efisien namun memiliki konsep yang kuat.

"Saya duduk di seafood pinggir jalan melihat karyawannya 6 orang. Tapi omzetnya sama dengan kita yang modalnya miliaran rupiah ini. Dari situ saya melihat, membangun bisnis F&B itu tidak perlu uang yang gede-gede, sih. Tapi yang paling penting adalah riset dan konsep yang pas," ujar David seperti dikutip, Minggu (21/6/2026).

Ilustrasi gambar kedai kopi (Pexels)
Ilustrasi kedai kopi (Pexels)

Berbekal riset tersebut, ia kemudian membangun Sekata Kopi dengan modal di bawah Rp150 juta. Alih-alih bersaing lewat harga atau menu yang rumit, David fokus menciptakan pengalaman emosional bagi pelanggan.

Menurutnya, coffee shop saat ini tidak lagi sekadar tempat membeli kopi, tetapi juga ruang untuk bekerja, bertemu teman, hingga mencari kenyamanan.

"Bagaimana caranya kita buat yang feel like home. Mulai dari barista yang menyambut konsumen layaknya kawan. Jadi ketika jalan ke sini kayak, oke, saya balik ke rumah. Kalau saya enggak di rumah, ya saya punya rumah kedua yaitu Sekata Kopi. Kita tidak hanya menjual kopi, tapi seperti hashtag kita sebagai rumah kedua," tutur David.

Strategi tersebut dianggap terbukti efektif. Di tengah maraknya kedai kopi, Sekata Kopi berhasil membangun basis pelanggan loyal yang datang bukan hanya untuk menikmati kopi, tetapi juga untuk berinteraksi dan membangun komunitas.

baca juga

David bahkan mengaku tidak lagi melihat coffee shop lain sebagai pesaing langsung. Baginya, setiap pelaku usaha F&B memiliki pasar dan keunikan masing-masing.

Konsep 'Rumah Kedua' juga membuat Sekata Kopi berkembang menjadi ruang berkumpul berbagai komunitas. Mulai dari komunitas olahraga hingga kelompok-kelompok kreatif rutin menjadikan tempat tersebut sebagai lokasi kegiatan mereka.

Selain mengandalkan suasana yang nyaman, Sekata Kopi juga berupaya menangkap perubahan perilaku konsumen melalui berbagai inovasi. Salah satunya dengan menyediakan area khusus bagi pengguna produk tembakau alternatif seperti vape dan produk tembakau yang dipanaskan.

Menurut David, langkah tersebut diambil setelah melihat semakin banyak pelanggan yang beralih menggunakan produk tembakau alternatif dibanding rokok konvensional.

"Produk tembakau alternatif tidak seperti rokok, enggak membuat bau dan menimbulkan asap. Jadi, pas buat coffee shop-nya kita sehingga pengunjung lain tidak akan terganggu," ujar David.

"Yang paling penting adalah ketika punya ide, yang paling penting adalah buat business plan. Bisnis apa pun, sekecil apa pun, business plan itu harus dibuat. Dan enggak ada yang enggak mungkin," pungkas David.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selangor Bawa 150 Delegasi ke Bandung Untuk Forum Bisnis ASEAN

Selangor Bawa 150 Delegasi ke Bandung Untuk Forum Bisnis ASEAN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:05 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 06:00 WIB

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

×