Upaya Erick Thohir Jaga Stabilitas Keamanan Liga 1 Diapresiasi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:29 WIB
Upaya Erick Thohir Jaga Stabilitas Keamanan Liga 1 Diapresiasi
Ketum PSSI Erick Thohir. (Instagram/@erickthohir)

Suara.com - Kompetisi Liga 1 2023/2024 hanya mengizinkan suporter tuan rumah menonton laga secara langsung. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, keputusan ini muncul lantaran tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 yang lalu.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf mengapresiasi upaya Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam menjaga stabilitas keamanan pada pertandingan Liga 1. Untuk itu, keputusan tersebut dinilai merupakan langkah yang tepat demi mengurangi kerusuhan suporter bola ke depannya serta membantu proses transformasi sepakbola nasional. 

Apalagi, Indonesia masih berada di bawah pengawasan ketat organisasi sepakbola tertinggi di dunia, FIFA.

“Pada prinsipnya kita hargai putusan PSSI. Saya mendapat informasi kalau kebijakan ini dibuat karena polisi meminta PSSI untuk ikut juga mengamankan jalannya pertandingan,” kata Dede Yusuf kepada wartawan, Jum'at (9/6).

Menurut politisi Demokrat ini, rivalitas antar suporter di Liga Indonesia sangat keras hingga perlu ada langkah mitigasi dari PSSI maupun aparat kepolisian. Keputusan PSSI yang disampaikan oleh ketua umumnya Erick Thohir agar laga tandang tanpa suporter dari tim tamu sangatlah tepat, demi terciptanya keamanan di sepak bola Indonesia.

“Di lapangan banyak kan rivalitas dalam suporter tim sepak bola Indonesia. Jadi tidak diketahui bagaimana jaminan keamanan dari suporter yang punya sejarah panjang rivalitasnya, nah polisi meminta agar pertandingan hanya di hadiri suporter tuan rumah agar konflik akibat rivalitas suporter ini tidak terjadi dan PSSI menerima dengan membuat kebijakan ini,” ucapnya.

Dikatakan Dede Yusuf, langkah yang diputuskan oleh Erick Thohir ini sangat tepat untuk stabilitas keamanan. Apalagi, Indonesia akan memasuki tahun politik yang sangat rentan terjadi konflik. 

Oleh sebab itu, keputusan larangan suporter tim tamu datang menonton secara langsung sangatlah tepat demi menjaga keamanan dan keselamatan suporter, apalagi antar suporter rivalitas.

“Selain itu kompetisi musim depan itu kan ada di tahun politik, nah sekecil apapun masalah ataupun kericuhan itu bisa menjadi pemantik akan terjadinya masalah yang lebih besar. Jadi saya apresiasi langkah PSSI ini yang juga mempertimbangkan hal itu,” ujarnya.

baca juga

“Tak cuma itu kan FIFA sampai sekarang masih melakukan pemantauan, artinya bisakah dalam pelaksanaan liga besok, berhasil tanpa kerusuhan suporter yang terjadi, kalau berhasil berarti kita sudah menunjukan hal positif bagi sepak bola kita kepada FIFA, tapi kalau gagal ya berarti kita tidak bisa memegang kepercayaan dari FIFA ini, karena kita sebagai DPR juga akan melakukan pengawasan agar kebijakan ini bisa terlaksana dengan baik,” jelasnya.

Diakui Dede Yusuf, mentalitas suporter Indonesia belum bisa menjadi jaminan keamanan, karena gesekan antara rivalitas sangat panas dan mudah memantik keributan. 

Buat politisi asal Jawa Barat ini, kedamaian yang sesungguhnya dalam sebuah pertandingan sepak bola adalah ikut ditonton oleh suporter perempuan dan anak-anak di tribun tanpa ada keributan.

“Ya begini kita harus jujur, bahwa suporter kita ini belum bisa dikatakan dipercaya dalam konteks damai saat menonton sepak bola. Bayangan saya untuk titik kedamaian itu aman untuk ditonton perempuan dan anak. Saya pernah jadi suporter juga dan kita sebagai penonton itu jujur saja lebih emosi ketimbang pemain di dalam lapangan, apalagi jika timnya kalah atau mainnya tidak baik, karena emosi itulah bisa terjadi kericuhan,” ungkapnya.

Atas dasar itu, Dede Yusuf mengakui Komisi X DPR RI memasukan beberapa poin dalam Undang-undang (UU) olahraga agar dilakukan pembinaan kepada suporter. 

“Kita dalam UU keolahragaan kan dilakukan untuk pembinaan kelakuan suporter untuk menjaga keamanan dari suatu pertandingan,” akuinya.

Lebih jauh Dede Yusuf mengatur, kebijakan yang dikeluarkan oleh PSSI ini sangat tepat demi menghindari kerusuhan antar suporter yang terjadi di beberapa daerah. “Ya saya nilai ini salah satu upaya agar tidak terjadi kejadian seperti Kanjuruhan atau kejadian kerusuhan suporter lainnya,” bebernya. 

“Saya yakin suporter kita yang senior sudah sering kali mendapatkan bimbingan kumpul bersama-sama tapi ada generasi baru, sekarang kenakalan anak muda yang aneh-aneh jadi lifestyle buat mereka, dan itu sebelum mereka itu jadi fans benar, fans yang benar-benar sejati semua ingin menonton. Jadi yang senior harus bisa membuat yang muda untuk lebih dewasa tidak membuat ricuh ketika timnya kalah,” jelasnya lagi.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini meyakini betul dengan keputusan PSSI terkait larangan suporter tim tamu menonton langsung di stadion. 

Buat Dede Yusuf, PSSI ditangan Erick Thohir mulai menunjukkan perubahan positif menuju kemajuan sepak bola Indonesia, dan itu terlihat dari keberhasilan Erick Thohir mendatangkan Timnas Argentina yang berstatus juara Piala Dunia 2022 ke Indonesia.

“Saya juga merasa apa yang dibangun PSSI saat ini sudah on the track, dengan berhasil mengundang Argentina itu sungguh prestasi yang cukup membanggakan, jadi harus bisa dipertahankan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Tolak Argentina Main dengan Indonesia, Anies Baswedan Dipermalukan di Depan Publik

CEK FAKTA: Tolak Argentina Main dengan Indonesia, Anies Baswedan Dipermalukan di Depan Publik

Mamagini | Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:23 WIB

Erick Thohir Ajak Jokowi dan Menpora Manfaatkan Generasi Emas, PSSI Punya 4 Program Utama

Erick Thohir Ajak Jokowi dan Menpora Manfaatkan Generasi Emas, PSSI Punya 4 Program Utama

Tasikmalaya | Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:00 WIB

Sosok Elias Dolah, Pemain Asing Liga 1 Indonesia Pernah Antar Negaranya Juara Piala AFF

Sosok Elias Dolah, Pemain Asing Liga 1 Indonesia Pernah Antar Negaranya Juara Piala AFF

Bola | Jum'at, 09 Juni 2023 | 13:50 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×