Utang Indonesia Capai 403,1 Miliar Dolar AS, Investasi SBN Jadi Faktor Penentu

M Nurhadi

Kamis, 15 Juni 2023 | 14:39 WIB
Utang Indonesia Capai 403,1 Miliar Dolar AS, Investasi SBN Jadi Faktor Penentu
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada bulan April 2023 mengalami penurunan menjadi 403,1 miliar dolar AS dari 403,3 miliar dolar AS pada akhir Maret 2023.

Dengan demikian, pertumbuhan ULN Indonesia secara tahunan mengalami kontraksi sebesar 1,3 persen (year-on-year/yoy), melanjutkan kontraksi sebesar 1,8 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

Dalam pernyataan resmi di Jakarta pada hari ini, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, menyampaikan bahwa kontraksi pertumbuhan ULN ini terutama disebabkan oleh penurunan ULN sektor swasta.

Sementara itu, ULN pemerintah tetap terkendali, dengan jumlah sebesar 194,1 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya yang sebesar 194 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN pemerintah mengalami pertumbuhan sebesar 1,8 persen (yoy) setelah mengalami kontraksi sebesar 1,1 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

Perkembangan ULN ini dipengaruhi oleh investasi portofolio di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik yang terus meningkat, seiring dengan sentimen positif pelaku pasar global yang tetap terjaga.

Penarikan ULN pemerintah pada bulan April 2023 masih difokuskan pada mendukung pembiayaan sektor produktif dan prioritas, terutama untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian global.

Erwin menyatakan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mengelola ULN dengan hati-hati, efisien, dan akuntabel, termasuk menjaga kredibilitas dalam memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga secara tepat waktu. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah mencakup sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 24,1 persen dari total ULN pemerintah, administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 17,9 persen, jasa pendidikan sebesar 16,8 persen, konstruksi sebesar 14,3 persen, serta jasa keuangan dan asuransi sebesar 10,2 persen.

Posisi ULN pemerintah dianggap relatif aman dan terkendali karena sebagian besar ULN memiliki tenor jangka panjang, mencakup 99,9 persen dari total ULN pemerintah.

Sementara itu, posisi ULN swasta pada akhir April 2023 mencapai 199,6 miliar dolar AS, mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 199,9 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi sebesar 4,5 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi sebesar 2,8 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

baca juga

Pertumbuhan ULN perusahaan non-keuangan dan lembaga keuangan masing-masing mengalami kontraksi sebesar 4,7 persen (yoy) dan 3,9 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi bulan sebelumnya yang masing-masing mencapai 2,8 persen (yoy) dan 3 persen (yoy).

Berdasarkan sektor ekonomi, sektor jasa keuangan dan asuransi, industri pengolahan, pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin, serta sektor pertambangan dan penggalian, merupakan penyumbang utama ULN swasta dengan pangsa mencapai 78 persen dari total ULN swasta. ULN swasta juga didominasi oleh ULN jangka panjang, dengan pangsa mencapai 75,5 persen dari total ULN swasta.

Dengan perkembangan ini, Erwin menyatakan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini terlihat dari dominasi ULN jangka panjang, yang mencapai 87,6 persen dari total ULN.

Selain itu, ULN Indonesia pada bulan April 2023 tetap terkendali, sebagaimana tercermin dari penurunan rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 29,8 persen dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya yang sebesar 30,1 persen.

Untuk menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.000 Triliun Lebih

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.000 Triliun Lebih

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2023 | 13:18 WIB

Meski Turun, Utang Luar Negeri Indonesia Tercatat USD 403,1 Miliar Pada April 2023

Meski Turun, Utang Luar Negeri Indonesia Tercatat USD 403,1 Miliar Pada April 2023

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2023 | 11:43 WIB

Bank Indonesia Jadi Regulator Makroekonomi Terbaik di Asia Pasifik

Bank Indonesia Jadi Regulator Makroekonomi Terbaik di Asia Pasifik

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2023 | 14:48 WIB

Buat Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa Akhir Mei Turun Jadi USD 139,3 Miliar

Buat Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa Akhir Mei Turun Jadi USD 139,3 Miliar

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2023 | 10:59 WIB

Tahun Politik, Bos BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Makin Perkasa

Tahun Politik, Bos BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Makin Perkasa

Bisnis | Kamis, 08 Juni 2023 | 14:16 WIB

Indonesia Berhasil Turunkan Inflasi, Sri Mulyani Bilang Begini

Indonesia Berhasil Turunkan Inflasi, Sri Mulyani Bilang Begini

Linimasa | Kamis, 01 Juni 2023 | 19:35 WIB

Terkini

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

×