Para Pekerja Perlu Tau, Penerapan IoT Juga Tetap Membutuhkan SDM

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 05 Juli 2023 | 17:58 WIB
Para Pekerja Perlu Tau, Penerapan IoT Juga Tetap Membutuhkan SDM
Ilustrasi Internet of Things (IoT). [Shutterstock]

Suara.com - Penerapan produk dam layanan berbasis Internet of Things (IoT) di Indonesia tidaklah semudah membalik telapak tangan. Masih banyak tantangan dihadapi, antara lain keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Seperti ditunjukkan Survei Literasi Digital Kemenkominfo pada 34 provinsi (2020) kepada 1.670 responden, menunjukkan kemampuan adaptasi teknologi masyarakat relatif belum bagus.

Kemampuan ini jika ditambah kompetensi akses informasi dan literasi data, komunikasi dan kolaborasi, serta keamanan digital, survey menunjukkan skor keseluruhan literasi digital Indonesia 3,47 dari 5.

Riset Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada tahun 2021 menunjukkan, jumlah keterhubungan berbagai macam perangkat IoT lebih banyak dibandingkan jumlah smartphone yang terkoneksi.

Penelitian ini logis karena koneksi IoT secara teori dan praktek tak harus selalu dioperasikan oleh manusia melalui ponsel cerdas. Simak saja bagaimana perangkat-perangkat di pabrik, yang tanpa dioperasikan manusia, alat komputasi tersebut dapat saling mengobrol mencetak berbagai produktivitas tanpa lelah dan tanpa mengenal waktu secara mandiri, atau dengan kata lain perangkat-perangkat ini dapat bekerja otomatis.

Sekalipun demikian, menurut Vice President Startup Bandung/Chief Digital eCommerce Fintech Sharing Vision Nur Islami Javad, masih diperlukan talenta digital khusus IoT, terutama di level teknis operasional.

Hal ini karena, jumlah talenta operational IoT yang mumpuni saat ini masih terbatas, terlebih lagi kebutuhan terhadap talenta tersebut terus meningkat seiring industri IoT yang semakin berkembang.

"Kebutuhan SDM teknis operasional seperti dari SMK banyak dibutuhkan. Sebab, di level operasional startup yang saya perhatikan, belum banyak SDM level operasional yang mampu mengoperasikan, maintenance, produksi, dan seterusnya," ujarnya, Rabu (5/7/2023).

Di saat bersamaan, sambung Jeff, sapaannya, SDM level ahli di bidang IoT juga diperlukan. Hal ini terlihat dari banyak nya alumni kampus di Bandung terutama engineer dari Teknik Industri, Teknik Fisika, Fisika, MIPA, Elektro, Informatika, Matematika, dan sejenisnya, yang direkrut untuk bekerja di posisi yang berhubungan dengan IoT.

baca juga

Dia mencontohkan e-Fishery, sebuah startup akuakultur Bandung yang baru mencapai status unicorn, sebagai salah satu entitas yang aktif merekrut SDM skala ahli tersebut, namun masih kesulitan untuk bisa merekrut secara agresif SDM pada level operasional.

Iwan Hermawan, Ketua FAGI (Forum Aksi Guru Indonesia) Jawa Barat mengatakan, SDM dari SMK itu potensial walaupun sering disebut sebagai penyumbang terbesar pengangguran.

"Itu tak bisa dipukul rata. Sepengamatan saya, ada siswa SMK di Jabar itu kelas tiga saja sudah ditunggu jadi karyawan perusahaan konglomerasi besar, banyak juga yang langsung magang hingga jadi karyawan di luar negeri di salah satu negara maju seperti Jepang. Ini semua akan tergantung pada kompetensi siswa, guru, dan sekolahnya dulu," jelas dia.

Menurut dia, untuk SMK dengan prodi mapan, lulusannya yang kompeten jarang yang mengganggur. Apalagi konsep teaching factory sudah lama dijalankan, banyak SMK di Indonesia termasuk di sektor ICT, yang membuat alumni tidak gagap masuk industri.

Melihat potensi IoT dan tantangan SDM di dalam nya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), melalui Leap Telkom Digital berkontribusi aktif untuk menyiapkan SDM level operasional IoT tersebut dengan baru saja merilis Kelas Industri Digital IoT (KiDi IoT).

KiDi IoT merupakan solusi IoT di sektor pendidikan dari Antares dan merupakan salah satu brand dibawah naungan Leap Telkom Digital yang ditujukan khusus untuk pelajar dan guru SMK. Metode yang digunakan dalam pembelajaran adalah project based learning berbentuk teaching factory dalam pembuatan usecase IoT.

Perilisan KiDi IoT Antares ini juga selaras dengan tujuan Telkom yaitu untuk Mewujudkan bangsa yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

Melalui KiDi IoT Antares, Pengguna akan memperoleh antara lain industrial grade sensor, unlimited Antares platform application, unlimited hit API's, modul praktikum untuk IoT, pelatihan beserta materinya, termasuk juga pelatihan bersetifikasi baik untuk siswa maupun guru sebagai trainer/ToT.

KiDi IoT dari Antares ini diproyeksikan membantu sekolah menggali potensi siswa di bidang IOT agar memunculkan kreativitas dalam membuat berbagai macam usecase yang berhubungan dengan IoT. Selain itu metode pengajaran juga di lengkapi dengan praktik di lapangan guna mendukung teori di kelas.

"Siapa tahu di masa depan, IoT bisa dinikmati oleh semua anak-anak SMK, bahkan hingga SMP dan SD. Kalau kita lihat, anak-anak SD kelas 1,2,3, sebagian suka baca buku coding untuk anak-anak, mungkin di masa depan, satu kesatuan pergerakan ekosistem IoT ini akan menjadi menarik. Semoga KiDi IoT dari Antares ini lancar-lancar keberjalanannya dan berdampak positif bagi Indonesia," pungkas Jeff.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Schneider Indonesia Raih Nilai Tertinggi di Kategori Transformasi Digital Serta Komitmen Terhadap Kesejahteraan Karyawan

Schneider Indonesia Raih Nilai Tertinggi di Kategori Transformasi Digital Serta Komitmen Terhadap Kesejahteraan Karyawan

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2023 | 07:09 WIB

PIS Tekankan Transformasi SDM untuk Bisnis Berkelanjutan di Gelaran IHRS 2023

PIS Tekankan Transformasi SDM untuk Bisnis Berkelanjutan di Gelaran IHRS 2023

Bisnis | Kamis, 22 Juni 2023 | 20:11 WIB

Agar Bisa Bersaing Secara Global, SDM Indonesia Harus Berkarakter Pancasila

Agar Bisa Bersaing Secara Global, SDM Indonesia Harus Berkarakter Pancasila

Bisnis | Sabtu, 10 Juni 2023 | 19:26 WIB

Terkini

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:41 WIB

×