Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Negara G20 'Setengah Hati' Turunkan Penggunaan Energi Fosil, Indonesia Termasuk?

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 23 Juli 2023 | 14:22 WIB
Negara G20 'Setengah Hati' Turunkan Penggunaan Energi Fosil, Indonesia Termasuk?
Ilustrasi. Para negara maju yang tergabung dalam G20, termasuk Indonesia tampaknya setengah hati dalam kampanye untuk menurunkan penggunaan energi fosil.

Suara.com - Para negara maju yang tergabung dalam G20, termasuk Indonesia tampaknya setengah hati dalam kampanye untuk menurunkan Penggunaan energi fosil.

Hal tersebut terjadi usai pertemuan negara-negara anggota G20 di India yang gagal dalam mencapai kesepakatan soal pemangkasan bahan bakar fosil.

Pada Sabtu (23/7/2023) kemarin, pertemuan yang berlangsung di India itu tak mencapai mufakat untuk menghentikan secara bertahap penggunaan energi fosil lantaran ada protes dari negara-negara produsen.

Kegagalan ini membuat jengkel para ilmuan maupun aktivis lingkungan. G20 dinilai lamban dalam mencegah pemanasan global, bahkan ketika saat ini cuaca ekstrem menghantam Amerika Serikat (AS) hingga China.

Negara-negara anggota G20 dinilai bertanggung jawab atas lebih dari tiga perempat emisi global. Karena itu, upaya kumulatif kelompok untuk mendekarbonisasi sangat penting dalam perang global melawan perubahan iklim.

Mengutip Reuters, Minggu (23/7/2023) media tersebut menerima salinan draf yang berisi pentingnya upaya menyetop bahan bakar fosil secara bertahap, sejalan dengan keadaan nasional yang berbeda.

Namun, pejabat G20 pada Sabtu kemarin malah membuat rilis tentang kekhawatiran beberapa negara anggotanya terkait rencana itu. Pernyataan ini tidak ada dalam draf sebelumnya.

"Negara lain memiliki pandangan berbeda tentang masalah yang akan ditangani oleh teknologi pengurangan dan penghilangan masalah tersebut," kata Menteri Ketenagalistrikan India R.K. Singh.

Penggunaan bahan bakar fosil menjadi tema perdebatan dalam G20 kali ini. Rencananya, para anggota bakal mengeluarkan komunike bersama akhir pertemuan G20.

Namun, hal tersebut batal karena perbedaan suara terkait pengurangan energi fosil itu, termasuk soal target peningkatan energi terbarukan hingga tiga kali lipat pada 2020.

Singh mengatakan beberapa negara ingin menggunakan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS) dari pada pengurangan bertahap bahan bakar fosil.

Namun, ia tak menyebut negara mana saja yang mengusulkan ide itu.

Adapun produsen bahan bakar fosil utama yang merupakan anggota G20 antara lain Arab Saudi, Rusia, Cina, Afrika Selatan, dan Indonesia. Negara-negara ini diketahui menentang tujuan tiga kali lipat kapasitas energi terbarukan dekade ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Ini Rata-rata Transaksi Investor Main Saham Tembus Rp9,7 Triliun

Pekan Ini Rata-rata Transaksi Investor Main Saham Tembus Rp9,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 23 Juli 2023 | 10:29 WIB

Daftar 7 Pemain yang Dicoret Bima Sakti dari Seleksi Timnas Indonesia U-17, Empat di Antaranya Pemain Diaspora

Daftar 7 Pemain yang Dicoret Bima Sakti dari Seleksi Timnas Indonesia U-17, Empat di Antaranya Pemain Diaspora

Bola | Sabtu, 22 Juli 2023 | 20:42 WIB

Timnas Indonesia U-17 Berkekuatan 30 Pemain Saat TC di Jerman

Timnas Indonesia U-17 Berkekuatan 30 Pemain Saat TC di Jerman

Bola | Sabtu, 22 Juli 2023 | 16:35 WIB

Terkini

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:40 WIB

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:10 WIB

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 21:55 WIB

Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi

Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:59 WIB

RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun

RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:59 WIB

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:52 WIB

OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto

OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:45 WIB

CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional

CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:42 WIB

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:32 WIB

Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju

Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:26 WIB