Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Negara G20 'Setengah Hati' Turunkan Penggunaan Energi Fosil, Indonesia Termasuk?

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 23 Juli 2023 | 14:22 WIB
Negara G20 'Setengah Hati' Turunkan Penggunaan Energi Fosil, Indonesia Termasuk?
Ilustrasi. Para negara maju yang tergabung dalam G20, termasuk Indonesia tampaknya setengah hati dalam kampanye untuk menurunkan penggunaan energi fosil.

Suara.com - Para negara maju yang tergabung dalam G20, termasuk Indonesia tampaknya setengah hati dalam kampanye untuk menurunkan Penggunaan energi fosil.

Hal tersebut terjadi usai pertemuan negara-negara anggota G20 di India yang gagal dalam mencapai kesepakatan soal pemangkasan bahan bakar fosil.

Pada Sabtu (23/7/2023) kemarin, pertemuan yang berlangsung di India itu tak mencapai mufakat untuk menghentikan secara bertahap penggunaan energi fosil lantaran ada protes dari negara-negara produsen.

Kegagalan ini membuat jengkel para ilmuan maupun aktivis lingkungan. G20 dinilai lamban dalam mencegah pemanasan global, bahkan ketika saat ini cuaca ekstrem menghantam Amerika Serikat (AS) hingga China.

Negara-negara anggota G20 dinilai bertanggung jawab atas lebih dari tiga perempat emisi global. Karena itu, upaya kumulatif kelompok untuk mendekarbonisasi sangat penting dalam perang global melawan perubahan iklim.

Mengutip Reuters, Minggu (23/7/2023) media tersebut menerima salinan draf yang berisi pentingnya upaya menyetop bahan bakar fosil secara bertahap, sejalan dengan keadaan nasional yang berbeda.

Namun, pejabat G20 pada Sabtu kemarin malah membuat rilis tentang kekhawatiran beberapa negara anggotanya terkait rencana itu. Pernyataan ini tidak ada dalam draf sebelumnya.

"Negara lain memiliki pandangan berbeda tentang masalah yang akan ditangani oleh teknologi pengurangan dan penghilangan masalah tersebut," kata Menteri Ketenagalistrikan India R.K. Singh.

Penggunaan bahan bakar fosil menjadi tema perdebatan dalam G20 kali ini. Rencananya, para anggota bakal mengeluarkan komunike bersama akhir pertemuan G20.

baca juga

Namun, hal tersebut batal karena perbedaan suara terkait pengurangan energi fosil itu, termasuk soal target peningkatan energi terbarukan hingga tiga kali lipat pada 2020.

Singh mengatakan beberapa negara ingin menggunakan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS) dari pada pengurangan bertahap bahan bakar fosil.

Namun, ia tak menyebut negara mana saja yang mengusulkan ide itu.

Adapun produsen bahan bakar fosil utama yang merupakan anggota G20 antara lain Arab Saudi, Rusia, Cina, Afrika Selatan, dan Indonesia. Negara-negara ini diketahui menentang tujuan tiga kali lipat kapasitas energi terbarukan dekade ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Ini Rata-rata Transaksi Investor Main Saham Tembus Rp9,7 Triliun

Pekan Ini Rata-rata Transaksi Investor Main Saham Tembus Rp9,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 23 Juli 2023 | 10:29 WIB

Daftar 7 Pemain yang Dicoret Bima Sakti dari Seleksi Timnas Indonesia U-17, Empat di Antaranya Pemain Diaspora

Daftar 7 Pemain yang Dicoret Bima Sakti dari Seleksi Timnas Indonesia U-17, Empat di Antaranya Pemain Diaspora

Bola | Sabtu, 22 Juli 2023 | 20:42 WIB

Timnas Indonesia U-17 Berkekuatan 30 Pemain Saat TC di Jerman

Timnas Indonesia U-17 Berkekuatan 30 Pemain Saat TC di Jerman

Bola | Sabtu, 22 Juli 2023 | 16:35 WIB

Terkini

Gak Cuma Cookies, Ini Dia 4 Olahan Dubai Chewy yang Wajib Kamu Coba!

Gak Cuma Cookies, Ini Dia 4 Olahan Dubai Chewy yang Wajib Kamu Coba!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:15 WIB

Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan

Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:11 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini

Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:10 WIB

Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI

Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:10 WIB

Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat

Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:09 WIB

Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%

Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:08 WIB

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:07 WIB

Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu

Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:06 WIB

Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan

Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan

Video | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:05 WIB

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:02 WIB

×