Pertamina Geothermal (PGEO) Cetak Laba Rp1,39 Triliun, EBITDA Naik 13,3 Persen

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 27 Juli 2023 | 11:10 WIB
Pertamina Geothermal (PGEO) Cetak Laba Rp1,39 Triliun, EBITDA Naik 13,3 Persen
Pertamina Geothermal Energy.

Suara.com - Bersamaan dengan ekspansi dan beban utang, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melaporkan laba bersih sebesar 92,7 juta dolar AS atau sekitar Rp1,39 triliun pada semester I tahun 2023.

Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 30,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 71,3 juta dolar AS atau sekitar Rp1,07 triliun.

Tidak hanya itu, perusahaan juga berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 11,9 persen dari sebelumnya, yaitu 184,7 juta dolar AS atau sekitar Rp2,77 triliun, menjadi 206,7 juta dolar AS atau sekitar Rp3,10 triliun.

Bahkan, EBITDA perusahaan juga mengalami kenaikan sebesar 13,3 persen menjadi 175,5 juta dolar AS atau sekitar Rp2,64 triliun per Juni 2023.

Direktur Keuangan PGEO, Nelwin Aldriansyah mengungkapkan, pertumbuhan laba dan pendapatan tersebut berhasil diraih berkat ekspansi dan penurunan beban utang perusahaan.

"Nelwin mengungkapkan bahwa komitmen PGE sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia terbukti dengan peningkatan kinerja PGEO dalam mendapatkan pendapatan dari pengembangan energi panas bumi," kata Nelwin, dikutip pada Kamis (27/7/2023).

Menurut dia, dengan posisi saat ini, perusahaan berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan dengan penguatan operasional dan program efisiensi yang dijalankan.

"Posisi keuangan yang solid ini mendorong kami untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, guna menyediakan energi hijau yang andal dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia," imbuh dia.

Dari segi produksi, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini juga mencatat angka positif dengan produksi sebesar 2.397,2 GWh, naik sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Terbang ke Level 6.946 Sore Ini

Sementara itu, total utang perusahaan mengalami penurunan dari 935 juta dolar AS menjadi 731 juta dolar AS, dengan utang bersih yang menurun drastis menjadi hanya 66,95 juta dolar AS. Hal ini menyebabkan debt to equity ratio (DER) menurun menjadi 39 persen dari akhir tahun 2022 yang sebesar 75 persen.

Nelwin menyatakan bahwa pencapaian positif ini menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mengelola keuangan dengan baik. PGEO akan terus memperkuat posisinya di sektor energi baru dan terbarukan, khususnya dalam bidang geothermal, serta memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan energi hijau dan masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI