India Hentikan Ekspor, Harga Beras di Indonesia Makin Mahal?

M Nurhadi

Kamis, 27 Juli 2023 | 16:48 WIB
India Hentikan Ekspor, Harga Beras di Indonesia Makin Mahal?
Pekerja menurunkan beras impor asal Vietnam milik Perum Bulog di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (16/12/2022). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta].

Suara.com - Negara India resmi mengumumkan akan menghentikan ekspor beras ke seluruh dunia, termasuk Indonesia per pekan lalu. Lantas bagaimana dampak penghentian ekspor beras India ini? Apakah harga beras akan makin mahal?

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menyatakan Indonesia tidak akan terpengaruh dengan kebijakan penghentian ekspor beras oleh India. Pasalnya pemenuhan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga saat ini masih banyak bergantung pada produksi dalam negeri meskipun ada tambahan dua juta ton impor. Adapun impor beras tersebut tak dibeli dari India. 

Saat ini Bulog masih menyimpan stok beras 735.000 ton ditambah dengan realisasi impor 500.000 ton sebagai penyeimbang. Sementara itu, produksi beras dalam negeri masih terus diserap oleh Bulog. Dalam tiga bulan CBP dimanfaatkan sebagai bantuan pangan beras 640.000 ton ditambah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) 600.000 ton yang telah berkontribusi positif terhadap pengendalian inflasi.

Selanjutnya pemerintah menargetkan bantuan masing-masing 10 kg beras kepada 21 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Presiden Joko Widodo juga telah memberi tugas kepada Bulog untuk menyerap 2,4 juta ton tambahan beras untuk menjamin stok hingga 2024 mendatang. 

Jumlah beras yang cenderung aman ini juga diungkapkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Kendati demikian, pemerintah tak boleh lalai, apalagi untuk menghadapi fenomena El Nino atau pemanasan suhu yang akan berdampak di berbagai wilayah di Indonesia salah satunya di bidang pertanian. 

Kebijakan Larangan Ekspor Beras India

Pemerintah India resmi melarang ekspor beras dari negara tersebut. Padahal selama ini, India menyumbang 40 persen dari total ekspor beras dunia disusul Thailand dan Vietnam.

Pemerintah India memberlakukan larangan ekspor beras non-basmati, setelah harga beras naik 3 persen dalam sebulan. Gagal panen di sentra-sentra produksi beras seperti Punjab dan Haryana, menyebabkan petani harus menanam ulang padi mereka.

"Untuk memastikan ketersediaan beras putih non-basmati yang cukup, serta untuk menahan kenaikan harga di pasar dalam negeri, maka pemerintah India mengubah kebijakan ekspor," kata Kementerian Pertanian India dalam rilis resmi, dikutip Reuters.

baca juga

Sepanjang tahun ini, pemerintah menyebut harga beras eceran sudah naik 11,5 persen. Jenis beras pecah dan non-basmati mencapai 10 juta ton dari 22 juta ton total ekspor beras India pada 2022. Adapun beras jenis pratanak, yang menyumbang 7,4 juta ton ekspor pada 2022, tidak termasuk dalam larangan tersebut.

Larangan ini menunjukkan kepekaan pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi terhadap inflasi pangan, menjelang pemilihan umum tahun depan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Film Bollywood yang Meningkatkan Semangat Belajar Kamu

3 Rekomendasi Film Bollywood yang Meningkatkan Semangat Belajar Kamu

Your Say | Minggu, 23 Juli 2023 | 18:54 WIB

Duduk Perkara Dua Wanita di India Diarak Tanpa Busana dan Diperkosa Massal

Duduk Perkara Dua Wanita di India Diarak Tanpa Busana dan Diperkosa Massal

News | Sabtu, 22 Juli 2023 | 18:50 WIB

5 Fakta Miris Dua Wanita di India Diarak Bugil dan Diperkosa Massal, Adik Dibunuh saat Menyelamatkan

5 Fakta Miris Dua Wanita di India Diarak Bugil dan Diperkosa Massal, Adik Dibunuh saat Menyelamatkan

News | Sabtu, 22 Juli 2023 | 12:43 WIB

Populer di India dan Bangladesh, Berikut 3 Fakta Unik Buah Mangga

Populer di India dan Bangladesh, Berikut 3 Fakta Unik Buah Mangga

Your Say | Sabtu, 22 Juli 2023 | 08:25 WIB

Menaker: Indonesia Berkomitmen untuk Kerja Sama dengan G20 Atasi 3 Isu Prioritas

Menaker: Indonesia Berkomitmen untuk Kerja Sama dengan G20 Atasi 3 Isu Prioritas

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2023 | 21:06 WIB

Di Sela Presidensi G20 India, Indonesia dan Jepang Bahas 4 Hal Bidang Ketenagakerjaan

Di Sela Presidensi G20 India, Indonesia dan Jepang Bahas 4 Hal Bidang Ketenagakerjaan

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2023 | 15:06 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×