Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

India Hentikan Ekspor, Harga Beras di Indonesia Makin Mahal?

M Nurhadi

Kamis, 27 Juli 2023 | 16:48 WIB
India Hentikan Ekspor, Harga Beras di Indonesia Makin Mahal?
Pekerja menurunkan beras impor asal Vietnam milik Perum Bulog di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (16/12/2022). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta].

Suara.com - Negara India resmi mengumumkan akan menghentikan ekspor beras ke seluruh dunia, termasuk Indonesia per pekan lalu. Lantas bagaimana dampak penghentian ekspor beras India ini? Apakah harga beras akan makin mahal?

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menyatakan Indonesia tidak akan terpengaruh dengan kebijakan penghentian ekspor beras oleh India. Pasalnya pemenuhan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga saat ini masih banyak bergantung pada produksi dalam negeri meskipun ada tambahan dua juta ton impor. Adapun impor beras tersebut tak dibeli dari India. 

Saat ini Bulog masih menyimpan stok beras 735.000 ton ditambah dengan realisasi impor 500.000 ton sebagai penyeimbang. Sementara itu, produksi beras dalam negeri masih terus diserap oleh Bulog. Dalam tiga bulan CBP dimanfaatkan sebagai bantuan pangan beras 640.000 ton ditambah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) 600.000 ton yang telah berkontribusi positif terhadap pengendalian inflasi.

Selanjutnya pemerintah menargetkan bantuan masing-masing 10 kg beras kepada 21 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Presiden Joko Widodo juga telah memberi tugas kepada Bulog untuk menyerap 2,4 juta ton tambahan beras untuk menjamin stok hingga 2024 mendatang. 

Jumlah beras yang cenderung aman ini juga diungkapkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Kendati demikian, pemerintah tak boleh lalai, apalagi untuk menghadapi fenomena El Nino atau pemanasan suhu yang akan berdampak di berbagai wilayah di Indonesia salah satunya di bidang pertanian. 

Kebijakan Larangan Ekspor Beras India

Pemerintah India resmi melarang ekspor beras dari negara tersebut. Padahal selama ini, India menyumbang 40 persen dari total ekspor beras dunia disusul Thailand dan Vietnam.

Pemerintah India memberlakukan larangan ekspor beras non-basmati, setelah harga beras naik 3 persen dalam sebulan. Gagal panen di sentra-sentra produksi beras seperti Punjab dan Haryana, menyebabkan petani harus menanam ulang padi mereka.

"Untuk memastikan ketersediaan beras putih non-basmati yang cukup, serta untuk menahan kenaikan harga di pasar dalam negeri, maka pemerintah India mengubah kebijakan ekspor," kata Kementerian Pertanian India dalam rilis resmi, dikutip Reuters.

baca juga

Sepanjang tahun ini, pemerintah menyebut harga beras eceran sudah naik 11,5 persen. Jenis beras pecah dan non-basmati mencapai 10 juta ton dari 22 juta ton total ekspor beras India pada 2022. Adapun beras jenis pratanak, yang menyumbang 7,4 juta ton ekspor pada 2022, tidak termasuk dalam larangan tersebut.

Larangan ini menunjukkan kepekaan pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi terhadap inflasi pangan, menjelang pemilihan umum tahun depan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Film Bollywood yang Meningkatkan Semangat Belajar Kamu

3 Rekomendasi Film Bollywood yang Meningkatkan Semangat Belajar Kamu

Your Say | Minggu, 23 Juli 2023 | 18:54 WIB

Duduk Perkara Dua Wanita di India Diarak Tanpa Busana dan Diperkosa Massal

Duduk Perkara Dua Wanita di India Diarak Tanpa Busana dan Diperkosa Massal

News | Sabtu, 22 Juli 2023 | 18:50 WIB

5 Fakta Miris Dua Wanita di India Diarak Bugil dan Diperkosa Massal, Adik Dibunuh saat Menyelamatkan

5 Fakta Miris Dua Wanita di India Diarak Bugil dan Diperkosa Massal, Adik Dibunuh saat Menyelamatkan

News | Sabtu, 22 Juli 2023 | 12:43 WIB

Populer di India dan Bangladesh, Berikut 3 Fakta Unik Buah Mangga

Populer di India dan Bangladesh, Berikut 3 Fakta Unik Buah Mangga

Your Say | Sabtu, 22 Juli 2023 | 08:25 WIB

Menaker: Indonesia Berkomitmen untuk Kerja Sama dengan G20 Atasi 3 Isu Prioritas

Menaker: Indonesia Berkomitmen untuk Kerja Sama dengan G20 Atasi 3 Isu Prioritas

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2023 | 21:06 WIB

Di Sela Presidensi G20 India, Indonesia dan Jepang Bahas 4 Hal Bidang Ketenagakerjaan

Di Sela Presidensi G20 India, Indonesia dan Jepang Bahas 4 Hal Bidang Ketenagakerjaan

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2023 | 15:06 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×