Pastikan Layak Huni, Ganjar Cek Langsung Realisasi Bantuan Penanggulangan Kemiskinan

Iwan Supriyatna

Senin, 07 Agustus 2023 | 06:48 WIB
Pastikan Layak Huni, Ganjar Cek Langsung Realisasi Bantuan Penanggulangan Kemiskinan
Program Tuku Lemah Oleh Omah yang digagas Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo masih terus berjalan untuk menanggulangi kemiskinan di Jateng.

Suara.com - Program Tuku Lemah Oleh Omah yang digagas Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo masih terus berjalan untuk menanggulangi kemiskinan di Jateng. Setelah berhasil membangun 639 rumah untuk warga miskin sejak 2020 sampai 2022, kini 615 rumah mulai dibangun pada 2023.

Untuk memastikan realisasi program ini berjalan lancar dan sesuai tujuan, Ganjar menginap langsung di salah satu rumah penerima bantuan Tuku Lemah Oleh Omah di Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jateng.

“Kalau kita bicara yang program Tuku Lemah Oleh Omah, seperti apa sih. Kali ini saya mau cobain yang pertama kali. Setelah rumah jadi kayak apa, saya mau numpang tidur,” kata Ganjar ditulis Senin (7/8/2023).

Rumah yang diinapi Ganjar adalah milik Agus dan Novita, sepasang suami istri yang tinggal bertiga bersama sang anak. Rumah tersebut tampak sederhana dengan tembok bangunan yang berdiri tanpa cat.

Sebagaimana konsep program beli tanah dapat rumah itu, kediaman Agus dan Novita berjenis rumah panel instan (Ruspin). Pasangan ini tinggal merapikan rumah yang dibangun Pemprov Jateng.

“Rumah yang kita bangun sebenarnya lebih pada stimulan ya dengan teknologi ruspin tinggal dirangkai sangat cepat sekali. Rata-rata di antara mereka menambah dan kemudian merapikan sendiri sesuai dengan selera,” kata Ganjar.

Di Desa Tanjunganom sendiri sebanyak 17 warga kurang mampu menerima bantuan 8 ini. Penerima manfaat Tuku Lemah Oleh Omah di desa ini berikhtiar membeli tanah untuk mendapatkan rumah layak dari Pemprov Jateng dengan cara menabung.

Ganjar pun menegaskan bahwa pembangunan rumah dari program ini masih terus berlanjut. Pria berambut putih itu pun berharap rumah-rumah yang sudah dibangun membawa kebahagiaan di hati warga kurang mampu di Jateng.

“Mudah-mudahan ini akan berlanjut terus sehingga masyarakat yang tidak atau belum punya rumah dia berikhtiar bisa mendapatkan tanahnya. Rumahnya dari Pemprov,” kata Ganjar.

baca juga

Sementara itu, Agus mengaku tak pernah menyangka bisa mendapatkan memiliki rumah sendiri. Pasalnya, penghasilannya sebagai tukang las dan sang istri yang berjualan es boba dirasa belum cukup membiayai pembangunan rumah.

“Tidak menyangka punya rumah sebagus ini. Saya pekerjaannya tukang las, tidak disangka-sangka punya rumah begini. Penghasilan saya sehari 120, kadang tidak sampai,” kata Agus.

Sang istri, Novita, juga tak pernah berpikir bisa punya rumah bagus sendiri. Terlebih rumah yang baru dibangun itu diinapi langsung oleh Ganjar selaku gubernur Jateng.

“Kaget ya, tidak menyangka (diinapi Ganjar). Persiapannya bersih-bersih saja biar Pak Ganjarnya nyaman. Waktu itu dengar ada program beli tanah dapat rumah, terus saya tanya sama perangkat desa, terus didaftarkan. Alhamdulillah dapat,” jelas dia.

Namun di samping itu, Novita dan suami berterima kasih kepada Ganjar yang telah menggulirkan program ini. Keduanya pun mendoakan kesehatan dan keselamatan Ganjar yang kini sudah berada di ujung akhir masa jabatan.

“Buat Pak Ganjar terima kasih, berkat program dari Pak Ganjar Tuku Lemah Oleh Omah, saya dan suami saya bisa punya rumah sendiri,” kata Novita.

Selain mengecek realisasi Tuku Lemah Oleh Omah, Ganjar juga menyempatkan diri ngopi bareng ratusan warga setempat. Bersama warga, Ganjar tampak guyub dengan menyanyikan lagu ‘Kemesraan’ bersama-sama.

Sebagai informasi, Tuku Lemah Oleh Omah merupakan salah satu program Ganjar Pranowo untuk menangani kemiskinan di Jateng. Program tersebut turut andil menurunkan jumlah penduduk miskin Jateng sebesar 66,73 ribu jiwa per Maret 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kemiskinan Ekstrem Diperkirakan Turun 0,8 Akhir 2023

Angka Kemiskinan Ekstrem Diperkirakan Turun 0,8 Akhir 2023

Sumut | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 15:30 WIB

Tekan Angka Kemiskinan di Sumut dengan Kurangi Konsumsi Rokok, Ini Kata Pengamat

Tekan Angka Kemiskinan di Sumut dengan Kurangi Konsumsi Rokok, Ini Kata Pengamat

Sumut | Jum'at, 28 Juli 2023 | 10:33 WIB

7 Daerah Paling Miskin di Sulawesi Selatan, Nomor Tujuh Bikin Kaget

7 Daerah Paling Miskin di Sulawesi Selatan, Nomor Tujuh Bikin Kaget

Sulsel | Kamis, 27 Juli 2023 | 15:12 WIB

Terkini

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

×