Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Sadar Lingkungan, Mak Ganjar dan Petani Gelar Penyuluhan Pertanian Pupuk Organik Cair

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 28 Agustus 2023 | 14:46 WIB
Sadar Lingkungan, Mak Ganjar dan Petani Gelar Penyuluhan Pertanian Pupuk Organik Cair
Penyuluhan pertanian pupuk organik cair di Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Suara.com - Jaringan emak-emak pendukung Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Mak Ganjar Lampung menyelenggarakan penyuluhan pertanian pupuk organik cair di Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Koordinator Wilayah Mak Ganjar Lampung Noor Nadhia Chrismaryantie mengatakan agenda bertema "Mak Peduli Lingkungan" ini dihadiri ratusan petani dari kelompok tani (poktan) di tiga kecamatan dan tokoh masyarakat setempat.

Mak Ganjar Lampung memperkenalkan pupuk organik cair buatan Indonesia yang diproses menggunakan teknologi Jepang. Di sisi lain, mereka juga mendemonstrasikan cara penggunaan dari pupuk cair tersebut.

"Emak-emak harus sadar bahwa lingkungan kami harus dilestarikan di tengah maraknya kurang pupuk dan lain sebagainya. Di Lampung Timur ini potensinya sangat besar terlebih lagi di sini ada bermacam sayuran bermacam palawija kemudian kita sekarang sedang mencoba yaitu alpukat," kata dia ditulis Senin (28/8/2023).

Nadhia mengungkapkan pupuk organik cair merupakan salah satu alternatif murah dan ramah lingkungan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.

Dengan begitu Mak Ganjar bisa mendorong produktivitas para petani supaya mampu bertahan di tengah berkurangnya pupuk bersubsidi.

"Kami harus mandiri dan solutif tidak hanya berpangku tangan tapi kami harus berupaya karena tanggung jawab lingkungan itu bukan hanya kepada pemerintah tapi juga kepada masyarakat," pungkas dia.

Salah seorang petani singkong dan jagung asal Desa Bauh Gunung Sari, Ni Wayan Nuryanti (39) merasa penyuluhan pertanian pupuk organik cair ini memang dibutuhkan oleh para petani di Kabupaten Lampung Timur.

"Untuk masalah penyuluhan pertanian tadi ini sangat membantu sekali karena mengenai untuk pupuk sangat langka dan susah juga untuk mendapatkannya dengan adanya D'Pupuk ini sangat membantu sekali dalam segi pertanian ya mudah-mudahan ke depannya lebih dilancarkan lagi lah," jelas dia.

Di sela-sela kegiatan, bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo melakukan dialog jarak jauh melalui video call. Ganjar menyapa masyarakat dan mengapresiasi kegiatan penyuluhan pertanian untuk mengatasi pengurangan pupuk subsidi.

Ganjar berharap kegiatan ini mampu mendongkrak semangat dan optimisme para petani terhadap produktivitas pertanian mereka.

Sontak, para peserta menyambut kehadiran pria berambut putih itu melalui virtual dengan melambaikan tangan dan merekam momen tersebut.

"Namun, ide ini ide brilian, kenapa? Karena kemudian proses kreatifnya muncul. Kalaulah sebuah komoditas kami tidak bisa maka kita carikan penggantinya dan pengganti ininya kalau dilatihkan kemudian ada demplotnya kemudian di uji coba dan hasilnya bagus," jelas Ganjar.

"Maka biasanya kawan-kawan kita saudara petani kita akan bisa memanfaatkan itu dengan sangat baik. Inilah yang disebut cara berpikir alternatif, cara berpikir yang sangat kreatif dan tentu pasti idenya bisa dikerjakan oleh siapapun," tutup dia.

Nadhia, selaku Korwil Mak Ganjar Lampung mengaku gembira atas atensi dari Ganjar Pranowo melalui video call. Dia berharap, Ganjar dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat dari segala sektor ketika menahkodai Indonesia di 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Milenial Diajak Turut Serta Kuatkan Ketahanan Pangan dan Galakkan Pupuk Organik

Petani Milenial Diajak Turut Serta Kuatkan Ketahanan Pangan dan Galakkan Pupuk Organik

Bisnis | Sabtu, 22 Juli 2023 | 11:00 WIB

Kelompok Tani Mekar Arum Diajarkan Cara Membuat Pupuk Organik

Kelompok Tani Mekar Arum Diajarkan Cara Membuat Pupuk Organik

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 08:24 WIB

Dukung Sektor Pertanian, SDG Banten Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Dukung Sektor Pertanian, SDG Banten Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:42 WIB

Terkini

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB