Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Presiden Jokowi Prediksi Ketum Hipmi Akbar Buchari Bakal Jadi Menteri Tahun Depan

Iwan Supriyatna

Senin, 04 September 2023 | 15:55 WIB
Presiden Jokowi Prediksi Ketum Hipmi Akbar Buchari Bakal Jadi Menteri Tahun Depan
Presiden Joko Widodo menilai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari cocok jadi menteri.

Suara.com - Presiden Joko Widodo menilai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari cocok jadi menteri. Kata Jokowi, Akbar bakal jadi menteri di pemerintahan selanjutnya.

Pernyataan ini mencuat saat Hipmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di ICE BSD, Banten. Secara momentum, Rakernas Hipmi kali ini sangat strategis. Pembahasannya pun tidak sebatas program kerja, tetapi juga menyinggung Pemilihan Presiden (Pilpres).

Diawali sambutan Akbar. Dalam pidatonya, ia mengatakan, esensi Rakernas adalah membahas program kerja organisasi di seluruh bidang yang erat kaitannya dengan kementerian/lembaga Pemerintah.

"Kami ingin menyinkronkan kebijakan pusat ke daerah. Sehingga implementasi dan eksekusi kebijakan ke depan bisa berjalan dengan baik. Kami juga melakukan MoU dengan beberapa kementerian, utamanya Kementerian Koperasi dan UKM," tutur Akbar ditulis Senin (4/9/2023).

Di hadapan Presiden, ia meminta keberpihakan Pemerintah terhadap pelaku UMKM yang selalu menjadi pejuang ekonomi rakyat. Seperti halnya kemudahan perizinan, permodalan, dan akses pasar. Ia juga meminta agar BUMN menjalin kolaborasi dengan pengusaha muda di daerah.

Hal menarik terjadi ketika Akbar mengapresiasi Presiden. Karena di era kepemimpinan Jokowi, banyak menteri dari Hipmi. Seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.

Ia menilai, alangkah lebih baik lagi jika Presiden menambah menteri dari Hipmi.

"Kami sangat terhormat diberi kesempatan itu. Tapi kami rasa masih kurang. Kalau bisa ditambah lagi pak. Biar anak-anak muda ini diberi ruang juga dalam politik nasional," seloroh Akbar, disambut tepuk tangan peserta Rakernas.

Gayung bersambut. Jokowi mengamini, banyak alumni Hipmi yang masuk di kabinet.

baca juga

"Jangan dilupakan saya ini adalah Hipmi, tapi HIPMI daerah, Hipmi kampung. Memang belum masuk ke pusat. Tapi sekali lagi, Presiden tetap Hipmi," kata Jokowi, menimpali pernyataan Akbar.

Jokowi menganggap wajar jika Akbar meminta arahan darinya. Terlebih ia merupakan senior di Hipmi.

"Jadi kalau mengarahkan nggak apa-apa. Jadi kalau cawe-cawe juga nggak apa-apa. Karena di keluarga kita sendiri. Saya jadi mikir-mikir, jangan-jangan Hipmi ini sudah menjadi Himpunan Para Menteri Indonesia," kelakar Presiden.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengakui, banyak kader Hipmi masuk di kabinet. Jokowi lantas menyebut, Akbar pun akan bernasib sama seperti senior-seniornya, masuk dalam kabinet. Terlebih, pengusaha kelahiran Medan 35 tahun silam itu dinilai cocok jadi menteri.

"Kalau masih punya kesempatan, Bung Akbar saya masukkan. Tapi ndak lah, ndak. Bung Akbar ngantre untuk tahun depan jadi menteri, bisa saya kira. Meskipun presidennya bukan saya, tapi Bung Akbar masuk, sudah," janji Jokowi.

Soal permintaan Akbar terkait permodalan, Jokowi telah mengabulkannya. Buktinya, Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun ini mencapai Rp 460 triliun dengan bunga hanya 6 persen. Hanya saya, perlu sosialisasi agar kuota tersebut bisa habiskan.

Bahkan dirinya terus mendorong kepada menteri, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar KUR ini tanpa agunan. Mestinya menggunakan sistem credit scoring. Karena biasanya, pengusaha muda belum memiliki aset.

"Jadi kalau peluang diberikan dengan sistem credit scoring itu akan lebih memudahkan. Dan, ini akan terus saya dorong," janji mantan wali kota Solo itu.

Sementara Bahlil, yang juga mendapat kesempatan berbicara di forum mengatakan, Hipmi tak bisa lepas dari ajang Pilpres. Namun, ia mengingatkan agar Hipmi tetap solid dalam menikmati pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sebagai mantan ketua umum Hipmi, Bahlil meminta seluruh kader, baik di tingkat pusat maupun daerah mengikuti instruksi Akbar.

"Pesan saya, jaga kekompakan khususnya (terkait) capres. Ini kita tunggu saja Ketum Akbar. Karena dia yang paling berhak sebagai ketum, tapi butuh juga masukan dari teman-teman," pesan Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei CPCS, 81,6 Persen Puas Terhadap Pemerintahan Jokowi

Hasil Survei CPCS, 81,6 Persen Puas Terhadap Pemerintahan Jokowi

Surakarta | Senin, 04 September 2023 | 15:51 WIB

Ada Gelaran KTT ASEAN 2023, Apa Keuntungannya Buat Masyarakat?

Ada Gelaran KTT ASEAN 2023, Apa Keuntungannya Buat Masyarakat?

Bisnis | Senin, 04 September 2023 | 10:51 WIB

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi 1 Oktober, Sudah Siap?

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi 1 Oktober, Sudah Siap?

Bisnis | Senin, 04 September 2023 | 09:59 WIB

Terkini

Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026

Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:58 WIB

Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896

Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:26 WIB

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:17 WIB

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:59 WIB

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:49 WIB

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:43 WIB

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB