Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Melihat Ladang Cuan Merdeka Copper Gold di Tambang Emas Tujuh Bukit

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 07 September 2023 | 16:35 WIB
Melihat Ladang Cuan Merdeka Copper Gold di Tambang Emas Tujuh Bukit
Lokasi Tambang Emas Tujuh Bukit Milik PT Merdeka Copper Gold Tbk (Fadil)

Dari informasi yang di dapat proses pengolahan tambang emas menggunakan bahan sianida dinilai lebih aman bagi penambang dan lingkungan sekitarnya. Tidak hanya ramah lingkungan, namun menggunakan sianida mampu memberikan hasil emas yang lebih banyak dari pada merkuri. 

Dimana proses ekstraksi emas menggunakan merkuri hanya mencapai 40%, sedangkan sianida bisa mencapai hingga 91% sehingga emas yang dihasilkan lebih banyak.

Sepanjang perjalanan juga terlihat tiga dam raksasa tempat pengolahan limbah cair, dimana air yang tercampur sianida tersebut kembali dinetralkan hingga menghasilkan baku mutu yang telah ditentukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebelum akhirnya dialirkan ke laut.

Pemantauan kualitas air ini dilakukan secara digital dari lokasi tambang ke pusat data pemantauan di KLHK, Jakarta secara real time. 

Akhirnya, tidak lebih dari 30 menit melintasi jalanan menanjak dan berkelok di tanah berwarna merah, rombongan sampai di puncak Pit A.

Dari sini hampir mata memandang terlihat lokasi yang begitu luas areal tambang, tepat di timur terlihat lautan luas dekat Pulau Merah. Kombinasi areal tambang yang jarang ditemukan karena berdekatan dengan laut.

"Biasanya lokasi tambang itu kan ada ditengah hutan diatas gunung. Tapi disini lokasi berbeda karena dekat dengan laut dan tempat pariwisata. Jadi ini yang bikin beda," kata General Manager of Operations PT BSI, Roelly Franza.

Selain emas dan perak kata dia saat ini BSI tengah melakukan eksplorasi mineral tambang lainnya yang di gadang-gadang menjadi masa depan BSI dan Merdeka Copper Gold yakni tembaga.

Menurut dia masa depan BSI ada di tambang bawah tanah itu. Sebab menurut kajian yang diterimanya, dari total 5 pit, cadangan mineral yang terekam di tambang bawah tanah cukup besar, yakni diestimasikan sebesar 1,9 milliar ton pada 0,45% tembaga dan 0,45g/t emas yang mengandung kira-kira 8,7 juta ton logam tembaga dan 28 juta oz emas.

"Makanya, masa depan kita ini ada di bawah. Karena masa tambangnya bisa sampai 40 tahun,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 26 Perusahaan Bakal IPO Dalam Waktu Dekat, Sektor Konsumer Terbanyak

Daftar 26 Perusahaan Bakal IPO Dalam Waktu Dekat, Sektor Konsumer Terbanyak

Bisnis | Kamis, 07 September 2023 | 12:40 WIB

Saham Sektor Ini Bikin Cuan, OJK Buktikan Datanya

Saham Sektor Ini Bikin Cuan, OJK Buktikan Datanya

Bisnis | Selasa, 05 September 2023 | 17:20 WIB

Bosnya Ditunjuk Ketua Pemenangan Ganjar, Gerak Saham INDY Bak Banteng Menyeruduk

Bosnya Ditunjuk Ketua Pemenangan Ganjar, Gerak Saham INDY Bak Banteng Menyeruduk

Bisnis | Selasa, 05 September 2023 | 12:43 WIB

Terkini

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:03 WIB

Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi

Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:59 WIB

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:58 WIB

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:23 WIB

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:15 WIB

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:12 WIB

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:39 WIB