Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Bahlil: Hanya Prabowo dan Soeharto Presiden yang Resmikan Kilang Minyak

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 12 Januari 2026 | 18:12 WIB
Bahlil: Hanya Prabowo dan Soeharto Presiden yang Resmikan Kilang Minyak
Presiden Prabowo Subianto di peresmian 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). (Ist)
  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan Proyek RDMP Balikpapan pada 12 Januari 2026, setelah 32 tahun peresmian sebelumnya.
  • Proyek senilai USD 7,5 miliar ini meningkatkan kapasitas kilang menjadi 360 ribu barel per hari, kualitas BBM Euro V.
  • Dampaknya meliputi penghematan devisa sekitar Rp 60 triliun dan penghentian impor solar pada Semester II-2026.

Suara.com - Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang berada di Kalimantan Timur diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 12 Januari 2026.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut peresmian proyek RDMP terakhir dilakukan pada 1994 oleh mantan Presiden ke 2 Soeharto

"Jadi dalam sejarah bangsa, pasca orde lama, cuma dua presiden yang meresmikan RDMP. Satu adalah Presiden Pak Harto (Soeharto)   pada tahun 1994,  dan 32 tahun kemudian Presiden Prabowo Subianto meresmikan RDMP pada 2026," kata Bahlil dalam sambutannya. 

Bahlil menyebut, peresmian RDMP Kilang Balikpapan sejalan dengan Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo. 

Kilang RDMP Balikpapan
Kilang RDMP Balikpapan

"Dalam perspektif itu maka kami sebagai pembantu bahwa Presiden selalu melakukan terobosan untuk bagaimana bisa meningkatkan lifting," ujarnya. 

Bahlil menjelaskan, pembangunan proyek RDMP Kilang Balikpapan menelan biaya sebesar USD 7,5 miliar atau setara Rp 123 triliun, dan menjadi proyek RDMP terbesar di Indonesia. 

Melalui proyek RDMP, kapasitas produksi Kilang Balikpapan akan meningkat dari sebelumnya 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel. 

Kualitas BBM yang dihasilkan juga turut meningkat dari standar Euro II dengan kandungan sulfur 2.500 ppm menjadi standar Euro V dengan kandungan sulfur 10 ppm. 

"Dan ini menuju kepada Net Zero Emission," kata Bahlil menambahkan. 

Tak kalah penting, kata Bahlil dengan diresmikannya RDMP Kilang Balikpapan akan  berkontribusi terhadap penghematan devisa kurang lebih Rp 60 triliun. 

Sebab menurutnya, dengan meningkatnya kapasitas produksi sebesar 100 ribu barel dapat menghasilkan bensin sekitar 5,8 juta kiloliter per tahun. Adapun konsumsi bensin nasional, kata Bahlil, sebesar 38 juta kiloliter. 

"Dengan bensin, produksi dalam negeri kita itu 14,25 juta kiloliter. Dengan penambahan 5,8 juta, maka impor kita terhadap bensin itu tinggal 19 juta kiloliter," ujarnya. 

Kemudian dengan beroperasinya RDMP Kilang Balikpapan, Indonesia akan menghentikan impor solar pada trimester II 2026. Dan diperkuat dengan penerapan mandatori ri B50 yang akan mulai berjalan pada semester II 2026. 

"Karena kebutuhan solar kita totalnya 38 juta. Sekarang B40 dan B50.  Sekarang dengan ini kita menambah kurang lebih sekitar hampir 5 juta. Impor kita tinggal 5 juta, Pak. Jadi sudah tertutupi, bahkan surplus 1,4 juta," pungkas Bahlil. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM

Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 14:31 WIB

Bahlil: Kewajiban E10 Paling Lambat Berlaku pada 2028

Bahlil: Kewajiban E10 Paling Lambat Berlaku pada 2028

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 14:56 WIB

Lifting Minyak Bumi Lewati Target APBN, Pertama dalam Satu Dekade Terakhir

Lifting Minyak Bumi Lewati Target APBN, Pertama dalam Satu Dekade Terakhir

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 12:34 WIB

Terkini

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB

MSCI Berlaku Hari Ini, IHSG Berakhir di Zona Merah ke Level 6.127

MSCI Berlaku Hari Ini, IHSG Berakhir di Zona Merah ke Level 6.127

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:50 WIB

Naik ke Papan Utama, Emiten Berpeluang Diburu Investor Asing

Naik ke Papan Utama, Emiten Berpeluang Diburu Investor Asing

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:11 WIB

Begini Cara Emiten TAPG Perkuat Aspek ESG

Begini Cara Emiten TAPG Perkuat Aspek ESG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:02 WIB

Tak Hanya Pertamina, Pemerintah Justru Bolehkan Lemigas Impor Minyak Mentah

Tak Hanya Pertamina, Pemerintah Justru Bolehkan Lemigas Impor Minyak Mentah

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:52 WIB

Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI

Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:10 WIB

Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!

Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:29 WIB