Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Anak Usaha Delta Dunia Makmur Gelar Seminar Edukasi untuk Tingkatkan Kapasitas SDM Berdaya Saing Global

Iwan Supriyatna

Jum'at, 08 September 2023 | 18:56 WIB
Anak Usaha Delta Dunia Makmur Gelar Seminar Edukasi untuk Tingkatkan Kapasitas SDM Berdaya Saing Global
Seminar Edukasi bertema “Pembelajaran untuk Masa Depan yang Berkelanjutan” dan Ekshibisi “BISA Ruang Vokasi (BRV) Learning Experience”.

Suara.com - PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), anak perusahaan PT Delta Dunia Makmur Tbk. (Delta Dunia Group), menggelar Seminar Edukasi bertema “Pembelajaran untuk Masa Depan yang Berkelanjutan” dan Ekshibisi “BISA Ruang Vokasi (BRV) Learning Experience”.

Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid dan dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Daerah, pelaku industri tambang dan nontambang, serta lembaga pendidikan dan peserta didik.

Kegiatan ini bertujuan mendorong kolaborasi multi sektor dalam meningkatkan pengembangan karakter dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) berdaya saing global dan siap terjun ke dunia industri, khususnya industri pertambangan.

“BIRU adalah anak usaha Delta Dunia Group yang memiliki fokus pada pendidikan vokasi dan pengelolaan daur ulang limbah. Kehadiran BIRU sebagai perusahaan sosial inovatif merupakan wujud nyata komitmen environment, social, and governance (ESG) jangka panjang Perseroan. Memahami pentingnya tenaga kerja terampil dan siap diserap oleh industri, kami berupaya terus mendorong kolaborasi multi sektor dalam meningkatkan aspek karakter, pengetahuan, serta keterampilan siswa kejuruan agar memenuhi kebutuhan industri. Melalui kegiatan hari ini, kami berharap dapat mendorong sinergi antar sektor, khususnya sektor pendidikan dan industri, dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan tenaga kerja terampil dan berkualitas di Tanah Air.” kata Dian Andyasuri, Komisaris BIRU ditulis Jumat (8/9/2023).

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada kuartal II tahun 2023 mencapai 6,84% atau meningkat secara signifikan dari periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu 3,62%.

Sektor ekstraktif yang menjadi pilar penting bagi perekonomian Kaltim, menyumbang sekitar 40,69% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara keseluruhan.

Sebagai salah satu kota yang terletak di Kaltim, Balikpapan merupakan salah satu kota yang juga mengandalkan sektor pertambangan dan industri. Peningkatan ekonomi yang signifikan ini melahirkan lebih banyak kebutuhan akan tenaga kerja terampil di sektor pertambangan dan energi.

Atok Aryanto, Praktisi Pendidikan sekaligus Direktur Kubik Leadership yang menjadi salah satu narasumber dalam Seminar Edukasi, mengatakan, salah satu kunci peningkatan serapan tenaga kerja dalam industri adalah kolaborasi multi sektor mulai dari penggerak ekosistem pendidikan, pelaku industri serta peserta didik.

"Kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran berbasis keterampilan yang efektif, sesuai dengan kebutuhan industri, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.” kata Atok.

baca juga

Narasumber lainnya, Indah Shafira Zata Dini, Konsultan Pendidikan, menyatakan, pelatihan dan pembelajaran dengan duplikasi lingkungan tempat kerja memainkan peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan berdaya saing.

"Duplikasi lingkungan tempat kerja ini tak hanya mampu menciptakan SDM yang adaptif, tapi juga mampu memenuhi kualifikasi kebutuhan industri atau bahkan mampu berkontribusi dalam menciptakan solusi bagi industri terkait.” ucapnya.

Sementara itu, Nanang Rizal Achyar, Wakil Presiden Direktur PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), yang juga merupakan anak usaha Delta Dunia Group, mengungkapkan, BIRU, melalui BISA Ruang Vokasi (BRV), berkolaborasi dengan BUMA dan bekerja sama dengan sejumlah SMK dan pemain industri untuk mengatasi kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja industri dan kompetensi tenaga kerja, serta membuka akses pelatihan yang inklusif melalui konsep link and match antara Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dengan dunia pendidikan.

"Kami percaya, kolaborasi ini akan memberikan manfaat luas dan jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.” tutur Nanang.

BRV merupakan produk pelatihan kompetensi berbasis industri yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan lulusan SMK agar sesuai dengan kebutuhan industri.

Nantinya, BIRU akan menghadirkan BRV platform, sebuah program e-learning berbasis kompetensi industri yang diperkuat dengan pendekatan virtual reality dalam praktik pembelajaran.

Platform yang dapat diakses secara daring ini akan memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam sekaligus meningkatkan literasi digital melalui berbagai modul dan pemanfaatan perlengkapan multimedia yang interaktif, seperti video dan simulasi virtual.

Lulusan BRV akan mendapatkan sertifikat berstandar nasional (BNSP) yang mendukung kesesuaian lulusan siswa dengan kebutuhan industri yang semakin meningkat.

Ke depannya, BIRU akan terus mengembangkan program peningkatan kompetensi SDM dan memperluas jangkauan ke sektor-sektor lainnya yang membutuhkan tenaga kerja vokasi siap kerja, seperti program pilot yang sedang digarap untuk sektor pariwisata dan perhotelan.

Selain itu, BIRU juga akan memperkuat kompetensi pembelajaran dengan program Bahasa Inggris, apprenticeship atau pelatihan praktis, keduanya bersertifikasi internasional.

“Dengan roadmap tersebut, kami yakin BIRU akan menjadi inisiator pengembangan SDM Indonesia yang inovatif, komprehensif dan bernilai unggul, serta berdaya saing global. Langkah perluasan bisnis Delta Dunia Group juga turut memperbesar peluang kebutuhan tenaga kerja terampil ke depannya, di mana BIRU turut mendorong praktik keberlanjutan serta melengkapi ekosistem Perseroan dari sisi pemenuhan SDM berkualitas di tengah perkembangan industri yang dinamis. Dengan turut membantu mempersiapkan calon tenaga kerja yang terampil dan sesuai dengan kebutuhan industri, kami berharap dapat turut memberikan kontribusi positif bagi industri serta pertumbuhan ekonomi nasional.” tutup Dian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahanan Finansial Masyarakat Indonesia Harus Ditingkatkan

Ketahanan Finansial Masyarakat Indonesia Harus Ditingkatkan

Bisnis | Jum'at, 01 September 2023 | 11:09 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM, Ganjar Lepas Mahasiswa Magang Perusahaan ke Republik Ceko

Tingkatkan Kualitas SDM, Ganjar Lepas Mahasiswa Magang Perusahaan ke Republik Ceko

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2023 | 16:31 WIB

Lewat Sekolah Vokasi, Ganjar Siapkan SDM Terampil Buat Bangun Infrastruktur Hijau di Masa Depan

Lewat Sekolah Vokasi, Ganjar Siapkan SDM Terampil Buat Bangun Infrastruktur Hijau di Masa Depan

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2023 | 11:28 WIB

Terkini

Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026

Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:58 WIB

Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896

Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:26 WIB

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:17 WIB

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:59 WIB

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:49 WIB

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:43 WIB

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB