Indonesia Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan 3rd Regional Task Force on BioFouling Management

Iwan Supriyatna

Kamis, 21 September 2023 | 13:07 WIB
Indonesia Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan 3rd Regional Task Force on BioFouling Management
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menjadi tuan rumah penyelenggaraan 3rd Regional Task Force on Biofouling Management.

Suara.com - Pemerintah Indonesia Cq. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menjadi tuan rumah penyelenggaraan 3rd Regional Task Force on Biofouling Management.

Membacakan sambutan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Dr. Hartanto menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari GloFouling Partnership Project yang diinisiasi oleh International Maritime Organization (IMO) bekerjasama dengan Global Environment Fund (GEF) dan United Nation Development Programme (UNDP) sebagai tindak lanjut dari Pertemuan Regional Task Force (RTF) on Biofouling ke-2 yang telah diselenggarakan di Filipina pada bulan November 2022.

Hartanto mengungkapkan, bahwa Regional Task Force (RTF) atau Satuan Tugas Regional pengembangan Strategi Regional mengenai Pengelolaan Biofouling di Laut Asia Timur ini telah dibentuk pada pertemuan pertama. Sedangkan pada pertemuan kedua, telah dilaksanakan peninjauan terhadap Rancangan Strategi Regional dan membahas implementasinya, termasuk inisiatif-inisiatif terkait pengelolaan biofouling yang sedang dilaksanakan oleh negara-negara dan juga sektor swasta.

“Adapun pertemuan hari ini akan membahas dan menyetujui revisi Strategi Regional serta masukan dan wawasan mengenai rekomendasi langkah Proyek selanjutnya,” jelas Hartanto dalam keterangannya, Kamis (21/9/2023).

Pada kesempatan tersebut, Hartanto kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam meningkatkan perlindungan lingkungan maritim, khususnya dalam menangani biofouling dan spesies air invasi di Laut.

“Indonesia turut mengambil tanggung jawab sebagai satu di antara 12 negara Mitra Utama Proyek Kemitraan GloFouling. Kami sangat senang dapat terlibat dalam peluang bekerjasama dengan negara dan organisasi lain di kawasan kami untuk mengatasi masalah lingkungan laut lintas batas yang sangat penting ini. Kami juga yakin bahwa Proyek ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap upaya perlindungan lingkungan laut global,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hartanto juga mengundang partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat, tidak hanya dalam pembahasan Revisi Strategi Regional, namun juga dalam penerapan langkah-langkah yang direkomendasikan untuk menciptakan lautan yang berkelanjutan dan bersih.

Hartanto juga menyampaikan terima kasih kepada IMO dan PEMSEA atas dukungan yang berkelanjutan bagi Indonesia dan negara lain yang terlibat dalam GloFouling Partnerships Project untuk menerapkan IMO Biofouling Guidelines.

“Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh IMO dan PEMSEA ini telah membantu berbagai negara, terutama industri maritimnya, untuk mendapatkan praktik terbaik dalam pengelolaan biofouling serta mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030,” tukasnya.

baca juga

Sebagai informasi, Biofouling dan Invasive Aquatic Species sendiri telah menjadi isu penting bagi dunia kelautan di berbagai negara, tak terkecuali negara-negara di kawasan EAS (East Asia Seas) Region (Asia Timur).

Negara-negara di EAS region termasuk Indonesia tergabung dalam GEF-UNDP-IMO GloFouling Partnerships Project. Program ini merupakan inisiatif global dengan menyatukan mitra kunci untuk menanggapi masalah lingkungan global, yaitu spesies air invasif yang diperkenalkan melalui biofouling.

Adapun Pertemuan RTF on Biofouling ke-3 ini dihadiri oleh kurang lebih 70 (tujuh puluh) orang peserta yang terdiri dari perwakilan 11 (sebelas) negara yang terlibat dalam Project, meliputi Brunei Darussalam, Kamboja, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Timor Leste dan Vietnam.

Selain itu hadir pula perwakilan dari IMO, Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA), akademisi dari ITS Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, IPB Bogor, BP3IP, dan Poltekpel Surabaya, Asosiasi dari INSA, IPERINDO dan WIMA Indonesia, serta industry terkait seperti PT. PAL, PT. Pelindo, PT. Bluestreak, Tas Global dan Global TestNet.

Pada pertemuan ini, Indonesia akan menyampaikan update serta sejumlah presentasi mengenai strategi, rencana aksi nasional, asesmen ekonomi, serta berbagai infisiatif terkait implementasi pengelolaan biofouling di Indonesia.

Selain itu, sebagai bagaian dari agenda pertemuan, peserta juga akan diajak untuk melakukan kunjungan lapangan ke PT.PAL dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya guna melihat langsung penerapan praktik-praktik pengelolaan dan riset-riset yang sedang dikembangkan terkait biofouling.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditjen Hubla Luncurkan Smart Buoy Pertama di Indonesia

Ditjen Hubla Luncurkan Smart Buoy Pertama di Indonesia

Bisnis | Kamis, 21 September 2023 | 12:49 WIB

Daftar Lengkap Formasi CPNS Dephub 2023, Cek di Sini

Daftar Lengkap Formasi CPNS Dephub 2023, Cek di Sini

News | Rabu, 13 September 2023 | 11:08 WIB

Rangkaian Ditambah, Masa Tunggu Kereta LRT Jabodebek Berkurang dari 50 Menit Jadi 15 Menit

Rangkaian Ditambah, Masa Tunggu Kereta LRT Jabodebek Berkurang dari 50 Menit Jadi 15 Menit

Bisnis | Selasa, 12 September 2023 | 16:03 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×