Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Pembangunan LRT di Bali Diusulkan di Bawah Tanah

Achmad Fauzi

Minggu, 24 September 2023 | 13:09 WIB
Pembangunan LRT di Bali Diusulkan di Bawah Tanah
Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) melintas di jembatan rel lengkung (longspan) LRT Kuningan, Jakarta, Senin (7/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemerintah terus mempersiapkan pembangunan transportasi di Bali, salah satunya LRT. Kekinian, pembangunan LRT di Bali masuk dalam tahap kajian.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum mengatakan, ada usulan bahwa pembangunan LRT di Bali dilakukan di bawah tanah. Hal ini, karena banyaknya aturan yang dihormati dalam pembangunan infrastruktur di Pulau Bali.

Misalnya, bangunan gedung tidak boleh tinggi dan tidak boleh menggusur pura. Sehingga, pembangunan LRT di bawah tanah bisajadi pilihan yang sesuai.

"Bangunan nggak boleh tinggi daripada pohon kelapa, nggak boleh ke atas. Kalau mau pelebaran jalan di sana banyak pura. Jadi bagaimana caranya? Harus ke bawah satu-satunya cara," ujarnya dalam Diskusi Green Finance Pustral UGM, yang dikutip Minggu (24/9/2023).

Ervan menuturkan, pembangunan LRT di Bali ini memiliki urgensi yang tinggi, sebab bisa mempersingkat waktu tempuh dari dan ke Bandara Ngura Rai.

Dia memaparkan, selama ini jalan-jalan di bali tidak bisa mengimbangi jumlah kendaraaan yang ada, buntutnya kemacetan di Bali sering kali terjadi di mana-mana.

"Di Bali ini untuk sampai ke bandara kalau peak hour itu bisa 2-3 jam. Masalah waktu menjadi mahal, padahal Bali kecil kan, tapi masalah. Solusinya, salah satunya adalah menggunakan kereta untuk mempercepat mobilitas di kantong-kantong. Karena tourism kan di sana diklasterkan ada Jimbaran, Seminyak, Kuta, Nusa Dua dan Sanur," kata Ervan.

Dia menambahkan, selain desain, pembiayan juga jadi akar masalah pembangunan LRT di Bali. Pasalnya, pembanguna infrastruktur di bawah tanah bisa menelan biaya hingga 3 kali lipat dibanding pembangunan LRT dibangun layang atau sejar jalan.

"Nah kalau ke bawah itu bisa 3 kali harga kalau di atas. Misalnya dari Bandara Ngurah Rai ke Kuta itu Rp 5 triliun, padahal nggak sampai 4,9 kilometer pak. Karena lewat bawah mahal sekali," pungkas Ervan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik LRT Jabodebek Kini Bisa Bayar Pakai JakCard

Naik LRT Jabodebek Kini Bisa Bayar Pakai JakCard

Bisnis | Kamis, 21 September 2023 | 11:29 WIB

LRT Jabodebek Beroperasi Sampai Malam, Ini Jadwal Terbarunya

LRT Jabodebek Beroperasi Sampai Malam, Ini Jadwal Terbarunya

Bisnis | Kamis, 14 September 2023 | 08:48 WIB

LRT Jabodebek: Rute, Jadwal Terbaru, Cara bayar dan Tarif

LRT Jabodebek: Rute, Jadwal Terbaru, Cara bayar dan Tarif

Bisnis | Selasa, 12 September 2023 | 17:04 WIB

Terkini

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:11 WIB

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:02 WIB

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:57 WIB

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:40 WIB

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:35 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:21 WIB

Siapa Tan Kian? Bos Pacific Place dan JW Marriott yang Kembali Jadi Sorotan

Siapa Tan Kian? Bos Pacific Place dan JW Marriott yang Kembali Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:14 WIB

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:45 WIB

×