Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Jangan Cuma Jadi Penonton, Indonesia Harus jadi Pemain Utama Industri Halal Global

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 26 September 2023 | 15:55 WIB
Jangan Cuma Jadi Penonton, Indonesia Harus jadi Pemain Utama Industri Halal Global
Konfrensi Pers ISEF dan HEI 2023 (Fadil)

Suara.com - Agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam industri halal global, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) pun kembali digelar pada 25-29 Oktober 2023 di Jakarta Convetion Center (JCC) Jakarta.

Gelaran ISEF ke-10 yang berkolaborasi dengan Halal Expo Indonesia (HEI) 2023 bertajuk 'Accelerating Sharia Economy an Finance Through Digitalization for Inclusive and Sustainable Grrowth'.

"Kolaborasi ISEF dan HEI diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah demi mewujudkan Indonesia menjadi pusat halal dunia 2024," kata Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Wahyu Purnama dalam konfrensi persnya di St Regis, Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Wahyu mengatakan, berdasarkan Global Islamic Economy Indicator 2022, Indonesia menempati peringkat keempat ekonomi syariah terbesar setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Amarat (UEA).

Indonesia juga menempati urutan kedua di bidang makanan halal (halal food), peringkat ketiga untuk fesyen muslim, peringkat keenam untuk keuangaj syatiah, dan peringkat kesembilan untuk farmasi dan kosmetik halal.

Merujuk catatan Islamic Finance Development Indicator (IFDI), Wahyu mengatakan, posisi Indonesia dalam 5 tahun mengalami kenaikan peringkat dari posisi 10 pada 2018, menjadi ketiga di tahun 2023.

"Bahkan Indonesia berhasil meraih posisu pertama pada Global Muslim Travel Index pada 2023," ujar Wahyu.

Wahyu menjelaskan, dilihat dari total aset keuangan syariah, rata-rata tumbuh sebesar 11,3% selama 6 tahun terakhir. Market share keuangan syariah meningkat dari 8,5% menjadi 11%.

Selain itu, sudah terbentuk tiga Kawasan Industri Halal (KIH) di Banten, Jawa Timur, dan Kepualauan Riau.

"Kawasan ini menjadi salah satu pondasi penting untuk menjadikan Indonesia sebagai Global Halal Hub," katanya.

Tak hanya itu kata dia saat ini total ekspor produk halal Indonesia pada tahun 2022 tercatat USD15,87 miliar yang terus meningkat setiap tahunnya.

Sementara itu CFO PT Halal Expo Indonesia Aryo Wibisono mengatakan, melalui event HEI dan ISEF 2023, para pelaku usaha akan difasilitasi untuk bisa mengeskpor produknya ke sejumlah negara, terutama negara-negara Timur Tengah.

"Bagi pelaku usaha yang ingin bermitra dengan produsen dari luar, juga terbuka kesempatan sebab di ajang ini akan menghadirkan paviliun dari negara sahabat," ujar Aryo.

Menurut Aryo HEI telah menjadi mitra dengan beberapa International Halal Expo dan Halal Authority seperti Saudi International Halal Expo, Halal Expo Nigeria, Halal Expo London, Malaysia International Halal Showcase (MIHAS), Korea Halal Authority, Halal Control Germany, Vietnam Halal Center, Japan Halal Certification Promotion Organization, dan Cape Malay Consultant.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres: Ekonomi Syariah RI Tumbuh Pesat

Wapres: Ekonomi Syariah RI Tumbuh Pesat

Bisnis | Kamis, 24 Agustus 2023 | 12:09 WIB

HSI Buka Jalan Menuju Pertumbuhan Produk Halal dan Ekonomi Syariah di Indonesia

HSI Buka Jalan Menuju Pertumbuhan Produk Halal dan Ekonomi Syariah di Indonesia

Bisnis | Rabu, 28 Juni 2023 | 15:08 WIB

Sri Mulyani Ingin Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sri Mulyani Ingin Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Bisnis | Minggu, 28 Mei 2023 | 14:21 WIB

Terkini

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:36 WIB

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB